ZenFone Max Pro M2 dan ROG Phone Menggebrak Dunia Gaming Mobile

Sebelumnya sosok itu pernah bercerita bahwa dirinya pernah Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft di Bandung. Sayang, dia gagal menemui pengantin pria dan wanitanya. Meski begitu, dia teramat senang bisa bertemu dengan sang adik dari Microsoft, yaitu Windows 10. Bertahun-tahun berselang, entah mengapa dia masih terbayang dengan senyum manis dan keramahan Win, panggilan akrab dari Windows 10. Itulah mengapa selama perjalanan dari Tanah Abang ke Tomang, hatinya agak berdesir dan terus bertanya-tanya apakah dirinya bakal bertemu kembali dengan Win. Ya, pada Selasa (11/12/2018) siang yang tidak terlalu panas, dia telah berada di boncengan motor Fahri (adik iparnya). Sudah empat hari ini dia memang berada di Jakarta.

Berdiri di depan Hotel Pullman membuat dirinya canggung. Bawaannya begitu banyak, ada ransel dengan laptop dan baju-baju masih bersih di punggungnya … plus tentengan merah berisi baju-baju kotornya. Sosok itu memastikan dirinya bahwa penampilannya sudah pantas untuk masuk. Tak dinyana, ada Dedew dan Teh Ida yang sama-sama berdiri di depan lobby hotel. Kedua kawan baik dari Bandung itu katanya baru sampai dengan menggunakan jasa kereta api Argo Parahyangan. Oke, paling tidak ada kawan seiringan. Setelah tersenyum ramah dengan sang sekuriti yang meminta para pengunjung untuk diperiksa tas bawaannya, dia pun bisa masuk ke dalam lobby Hotel Pullman. Hawa dingin menyeruak ke seluruh permukaan kulitnya. Belum sempat menarik nafas panjang, sebuah suara merdu menyambutnya, “Bang!” Dia gelagapan dan menoleh ke kanan-kiri. Seorang gadis cantik dengan balutan pakaian yang glamour berlenggak-lenggok ke arahnya. “Win … kamu, apa kabar?” Windows 10 tersenyum memperlihatkan deretan giginya yang putih bersih, “Aku baik. Bang Aswi sendiri bagaimana? Kapan dari Bandung?”

Launching ASUS dan ROG Phone

Keseruan Blogger yang difoto oleh kamera Katerina S

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Sosok itu teramat bahagia bahwa dirinya bisa berjumpa lagi dengan Win. Obrolan hangat semacam wedang jahe atau wedang uwuh tersaji begitu saja. Rasa hangat yang tidak hanya terasa di mulut, tetapi juga sampai masuk ke kerongkongan hingga ke dalam perut. Rasa hangat itu kemudian menjalar ke seluruh tubuh. Entah mengapa dia merasa nyaman dan asyik saja. Satu per satu kawan-kawan blogger berdatangan dari penjuru Jakarta dan Bandung. Ada Bagus, Hilman, Yulia, Dzulfikar, Mira, dan tentu saja Katerine yang mengundangnya. Sang pecinta traveling ini baik banget telah mengundangnya. Hatur nuhun yaaa … dan suasana hangat berpencar ke seluruh bagian hotel. Persaudaraan dan tawa-canda terpancar dan membahana. Aura putih yang menolak bala awan hitam yang kini menggelayut di langit Jakarta. Di luar boleh hujan, tetapi di dalam hotel jangan lah.

Banner_038

Lagi asyik ngobrol dengan Win, seorang gadis berhijab datang membawa wanginya. “Hai, Win, masuk ke dalam yuk,” sapanya renyah. Sosok itu mengernyit. ‘Asa kenal,’ bisik hatinya. “Ayuuuk … ohya, Zen, kenalin dulu. Ini Bang Aswi, blogger dari Bandung,” ucap Win kemudian. “Halo, Bang, saya Zen,” gadis berhijab itu mengulurkan tangan. Dan dia pun seperti mendapatkan cahaya baru. “Oiya, kamu ZenBook Flip S kan? Adik satu-satunya ASUS. Dulu pernah melihat kamu di Bandung, saat pernikahan ASUS dengan Microsoft,” ujarnya. Zen mengangguk, “Duh maaf ya belum sempat kenalan pada saat itu. Tetapi … saya bukan adik satu-satunya ASUS, lho.” Win dan Zen kemudian menggamit tangannya dan mengajaknya ke dalam Ballroom. Antrian panjang terlihat saat registrasi. Begitu banyak undangan yang datang. Para blogger, jurnalis, Zen Fans, para distributor, dan lain sebagainya. Bakal ramai benar acara ini. Selepas registrasi dan mendapatkan ID Card, para undangan bisa menyantap makan siang dengan nikmat.

Sambil makan, Zen pun bercerita bahwa adik ASUS itu banyak. Mungkin beberapa bukan adik kandung, tetapi semua dipanggilnya dengan sebutan adik. Kebetulan untuk acara kali ini, empunya hajat adalah ZenFone Max Pro M2 atau biasa dipanggil Max. Max gak sendirian karena ia juga mengajak sepupunya yang memang terkenal maniak dengan ‘gaming mobile‘, yaitu ROG Phone. Dengan adanya Max dan ROG, dunia gaming mobile di Indonesia mulai menancapkan tonggak sejarahnya. Mereka berdua adalah pemain game terbaik di kelasnya dan gak heran berani mengusung #NextGenerationGaming saat ini. “Kamu tahu gak, Bang, kalau Jimmy Lin (Country Manager ASUS Indonesia) sampai bilang kalau Max itu lebih powerful dari pendahulunya dan peluncurannya akan menjadi yang pertama di wilayah Asia Pasifik,” cerita Zen tentang salah satu adiknya.

Next Generation Gaming

Sepupunya Max, lebih edan lagi. ROG itu spesial dan cenderung suka milih-milih. Gak heran kalau ia adalah smartphone gaming premium pertama yang dirilis resmi di Indonesia. ROG dirancang khusus sebagai perangkat mobile gaming terbaik yang ada saat ini. “ROG Phone merupakan salah satu mahakarya ASUS yang kembali menghadirkan standar baru untuk industri gaming mobile,” ujar Jimmy. Masih ada lagi adiknya Max yang bakal berdiri di depan panggung nanti, yaitu ZenFone Max M2 yang cocok untuk pemain game entry level. ASUS menegaskan bahwa siapa pun berhak bermain game, tanpa kecuali dan tanpa hambatan. Sosok itu mengangguk-angguk. Dia mengakui kalau game mobile makin asyik aja. Dulu dia hanya mengenal dunia game lewat gimbot, nintendo, dan PS. Lalu beranjak ke peralatan PC yang membuatnya mengenal CnC sebagai game andalannya. Red Alert dan Commandos adalah dua game kesukaannya, bahkan masih dimainkan hingga sekarang. Meski sudah tamat, gak bosen untuk diulang-ulang.

Zen dan Win kemudian mengajak sosok itu ke salah satu booth foto. Agendanya adalah foto bareng, agar menjadi ‘unforgettable moment‘. Beres foto, Zen bercerita lagi tentang ROG. Katanya, ROG aktif di Komunitas Republic of Gamers. Gak heran kalau logonya terpampang jelas di punggungnya. Merah menyala. Di komunitas inilah ROG terus mengembangkan diri menjadi jauh lebih baik lagi. Kini, ROG sudah dibekali dengan SoC Qualcomm Snapdragon 845 speed binned, yang mampu berjalan dengan kecepatan hingga 2,96 GHz, lebih cepat dari SoC Snapdragon 845 versi standar. Gaya hidup dan berpakaiannya juga makin oke. Rajin olahraga biar makin sehat. Konektivitas 4G LTE-nya membuat kehidupannya lebih stabil, begitu pula kehadiran WiFi 802.11ad yang membuatnya mampu berlari lebih kencang. Kalau sudah panas, ROG cepat dingin, kok. Teknologi GameCool yang menggabungkan 3D vapor-chamber cooling dengan heat speader berbahan tembaga membuatnya gak mudah panasan. Kabar berita hoax dari para haters gak ngaruh lagi.

ZenFone Max Pro M2

“Di Komunitas Republic of Gamers, ROG makin gak terbendung. Ia terus berkolaborasi dengan banyak orang. Gak heran kalau dirinya menjadi sorotan para gamer di seluruh dunia. Di sana, abang bakal kenal dengan GameVice Controller, Mobile Desktop Dock, dan TwinView Dock. Ketiga perangkat itu hanya bekerjasama dengan ROG. Eksklusif.” Zen tersenyum ramah pada semua tamu yang bersua, sambil terus bercerita. “ROG kayak gak ada matinya. Kalau diibaratkan baterai, kapasitasnya mencapai 4.000 mAh yang didukung teknologi Qualcomm Quick Charge 4.0 dan HyperCharge untuk pengisian daya super cepat dan aman.”

Banner_039

Tepat pukul 14:00, acara dimulai. Lampu-lampu bersorot menciptakan visual yang indah. Video pada dua layar screen yang besar tampak ‘wah’ dengan format animasi yang keren. Bangga dia bisa hadir di tempat tersebut. Zen dan Win tampak menikmati di sebelahnya. Beberapa orang penting ASUS memperkenalkan siapa Max dan ROG. Seperti dijelaskan Zen di atas, ROG memang rajanya di dunia gaming mobile. Namun sosok itu lebih menyukai Max. Bisa jadi dikarenakan Max sudah menguasai dunia kamera smartphone di kelasnya. Atau bisa jadi karena Max tampil lebih elegan. Ada banyak kelebihannya. Sulit untuk mencari kekurangannya. Kalau pun ada, itu biasanya karena faktor subjektif belaka, tidak bisa dipukul rata. Max dengan tools andalannya, adalah smartphone gaming mid-range dengan performa terbaik.

Max tampil gagah di atas panggung. Bajunya berkilauan biru dan merah, bergantung ke arah mana ia memandang. Cakep bener, dah, wave pattern-nya. Performanya jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Fiturnya lebih kaya dibanding sebelumnya. Desainnya pun lebih elegan dibanding sebelumnya. Kalau lagi bercermin, ia tampak terang benderang laksana cahaya azimut. Cermin dengan layar all-screen display (19:9) serasi dengan resolusi Full HD (2280×1080 pixel). Makin enak dipandang mata. Sosok itu kemudian membelalakkan mata pada sosok di samping Max yang meraksasa. ‘Siapa itu?‘ bisiknya. Tampilannya besar dan seperti melindungi. Tampak seperti bodyguard yang bakal memayungi Max. Senyumnya garang laksana Gorilla. Zen pun berbisik, “Itu Gorilla Glass 6.” Zen seperti tahu saja apa yang dipikirkannya. Pantas saja. Gorilla adalah kawan baik yang sudah lama mengenal Max.

ASUS ZenFone Max Pro M2

Gorilla dengan Max membuatnya menjadi semakin tangguh. Tahu sendiri kan bahwa manusia itu bukan makhluk sempurna. Sesekali bahkan beberapa kali mereka selalu saja menjatuhkan smartphone andalannya meski sudah dijaga dengan hati-hati. “Riset kami menunjukkan rata-rata pengguna menjatuhkan smartphone-nya 7 kali dalam setahun dan hal tersebut sangat berbahaya,” ujar Scott Forester, Division Vice President, Marketing and Innovation Products, Gorilla Glass. Tuh, kan. Gorilla adalah kawan sekaligus pelindung Max. Mereka berdua seperti sudah ditakdirkan untuk menjadi sahabat sejati. Sama seperti ROG, Max juga rajin berolahraga. Wajar kalau performanya begitu fit dan strong. Asupan SoC Qualcomm Snapdragon 660 AIE dijamin membuat Max tidak hanya tampil powerful, tetapi juga lebih cerdas.

Dan satu hal yang begitu disukai sosok itu pada diri Max adalah kemampuannya di bidang fotografi. Sensor kamera yang dipakainya makin premium, yaitu menggunakan Sony IMX486 beresolusi 12MP dengan bukaan lensa besar f/1.8. Dengan sensor yang memiliki ukuran pixel 1,25µm tentu Max akan mampu menangkap cahaya lebih baik sehingga foto yang dihasilkan akan lebih bagus. Foto di malam hari atau cahaya rendah dijamin tidak khawatir lagi. Zen pun bercerita bahwa dirinya pernah diajak Max dalam pemotretan malam hari, dan hasilnya memuaskan banget. Gak ada lagi titik-titik kabut yang sering mengganggu kalau pemotretan malam. Resolusi besar dengan bukaan besar adalah dua faktor yang begitu paripurna dalam dunia fotografi. Cahaya yang masuk akan lebih banyak dan membuat objek foto semakin terang laksana di siang hari. Sosok itu pun ternganga dengan spesifikasi komplit itu.

Bagi yang gemar banget foto portrait, ada kamera utama kedua yang beresolusi 5MP. Adanya dua kamera tentu memberikan keuntungan sendiri, karena otomatis akan berfungsi sebagai ‘depth sensor‘. Tingkat kedalaman sebuah objek akan diukur dengan baik, dan hasilnya tentu adalah sebuah foto potrait dengan efek bokeh yang natural. Semua manusia suka dengan hal ini, takterkecuali sosok itu. Efek bokehnya bisa diatur-atur sedemikian rupa seperti halnya kamera DLSR profesional. Kepala Win mendekat. Ia berbisik, “Max juga berkolaborasi dengan teknologi AI, Bang.” Dia mengangguk. Artinya bakal ada pilihan 13 jenis foto yang tersedia tanpa harus capek-capek mengatur secara manual. Cocok banget buat mereka yang baru belajar tentang fotografi. Benar-benar bakal direkomendasikan ke penjuru dunia bahwa Max cocok banget untuk mereka yang begitu mendewakan foto bagus di IG.

Mobile Gaming

Kelebihan lainnya dari sosok Max adalah ia cocok diajak sebagai kawan seperjalanan. Tahu sendiri kalau sosok itu adalah seorang travel blogger yang butuh tools dengan tenaga besar. Smartphone yang dikit-dikit dicharge atau dicolok pada powerbank. Ribet dan gak efektif. Max pun menunjukkan baterainya yang superbesar. Kapasitas 5.000mAh tetapi dengan bobot ringan. Kalau dibuat nge-game, bakal awet hingga 10 jam atau sekitar dua kali lebih tahan lama dari smartphone lain di kelasnya. Kalau dibuat jalan, kayaknya bakal kuat berhari-hari deh asal jaringannya dimatikan. Cocok kalau diajak ke daerah-daerah pelosok yang amat begitu disukai Sang Pejalan. Cocok kalau diajak berolahraga bareng seperti bersepeda atau lari-larian hehehe. Sosok itu menunduk dalam. Salut dengan pencapaian ASUS dan keluarga besarnya. Mereka telah mencatat tonggak sejarah baru pada tahun ini. Semoga saja … dirinya bisa berjodoh untuk jalan bareng dengan Max suatu hari nanti. Amiiin.[]

Advertisements

One thought on “ZenFone Max Pro M2 dan ROG Phone Menggebrak Dunia Gaming Mobile

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s