Mencari Harta Karun ASUS ZenBook

Entahlah. Sosok itu mencoba mengingat-ingat mengapa dia ada di tempat itu. Awalnya dia hanya ingin ke Hotel Pullman Central Park di bilangan Tomang untuk menghadiri sebuah undangan spesial. Pada saat memasuki gerbang scan di depan pintu masuk, cahaya yang begitu terang membuat pandangannya menjadi gelap. Butuh waktu agak lama bagi dirinya agar bisa melihat kembali. Mengerjapkan matanya beberapa kali, berharap ada pemandangan.

Namun dia begitu terkejut saat matanya bisa melihat kembali. Hanya pepohonan lebat yang mengelilinginya, laksana hutan. Suara alam berkumandang dari berbagai arah. “Ya Rabb,” dia menelan ludahnya. Pandangannya kemudian tertuju pada apa yang ada di hadapannya. Semacam prasasti batu dengan tulisan bijak dari seorang Antoine de Saint-Exupery. Di bawahnya ada layar hijau dan panel berupa tombol angka, mirip dengan tombol mesin ATM. Kode dan jalan rahasia?

Antoine de Saint-Exupery

Banner_009

“Ini semacam riddle atau teka-teki,” bisiknya sendiri. Dia yakin bahwa kata-kata bijak dari Antoine itu adalah petunjuknya. perfection is Achieved, not when there is nothinG
more to add, but whEn there is nOthing leFt to take away ~ Antoine de Saint exUpery’S. Quotes yang bagus, tetapi dia tidak mengerti apakah itu teka-teki atau bukan. Sosok itu kemudian jadi teringat dengan Le Petit Prince atau Pangeran Kecil, sebuah fabel anak-anak karya Antoine.

Antoine menulis cerita tersebut pada 1943, masa yang sama dengan Perang Dunia II. Cerita yang kemudian hari membuat namanya menjadi terkenal di seluruh dunia, meski hidupnya sendiri hanya berusia setahun setelahnya karena pesawatnya hilang di Corsica. Pangeran Kecil diceritakan tinggal di sebuah planet kecil dengan dua gunung berapi, pohon baobab, dan sekuntum mawar. Pangeran berkelana ke beberapa planet, termasuk Bumi.

Pangeran Kecil bertemu dengan beberapa manusia dan hewan. Manusia yang paling dekat dengannya adalah seorang pilot pesawat tempur, sedangkan hewan yang paling dekat adalah rubah. Mereka berdua menjadi sahabat dekatnya. Meski begitu, Pangeran Kecil juga bertemu dengan raja, orang yang angkuh, peminum, pengusaha, penyulut lampu, geografer, ular, bunga berkelopak tiga, gaung, kebun bunga, penjaga pos kereta api, pedagang pil, dan bahkan sumur.

Pangeran Kecil

Aneh sekali, bukan? Akan tetapi itulah yang terjadi dengan Pangeran Kecil. Ia tidak hanya bertemu dengan semua itu, tetapi juga berbicara dengan mereka. Makin aneh. Bagaimana ia berbicara dengan ular, bunga berkelopak tiga, gaung, kebun bunga, dan sumur? Tidak ada yang aneh bagi Antoine de Saint-Exupery yang tampaknya sudah teramat jenuh dengan Perang Dunia. Antoine menulis kisah Pangeran Kecil pasti memiliki makna. Ada maksud dalam ceritanya.

Sebentar … pada prasasti itu tertulis Antoine de Saint exUpery’S padahal nama sebenarnya adalah Antoine de Saint-Exupery, tanpa ada huruf S di belakangnya. Ini juga aneh. Jelas bahwa huruf tambahan tersebut adalah sebuah petunjuk. Mengapa harus S? Sosok itu lama mengernyitkan dahinya. Ssss…. hingga, aha! Huruf S tambahan itu kapital alias huruf besar. Dan beberapa huruf pada kata-kata bijak Antoine juga tidak semuanya huruf kecil. Ada beberapa huruf kapital di sana.

Maka dia pun segera mengumpulkan huruf-huruf kapitalnya saja. Huruf A pada Achieved, huruf G pada nothinG, huruf E pada whEn, huruf O pada nOthing, huruf F pada leFt, huruf A pada Antoine, huruf S pada Saint, huruf U pada exUpery, dan terakhir huruf S. AGEOFASUS. Apa ini? Ageo Fasus. Age Ofas Us. A Geof Asus. Apa artinya? Jangan-jangan ini berhubungan dengan ASUS? Ageof ASUS. Sebentar … Age Of ASUS. Ya, ini maksudnya. Usia dari ASUS.

Banner_010

Kata-kata bijak Antoine de Saint-Exupery adalah tentang kesempurnaan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Namun … kesempurnaan bisa tercapai kalau terus-terusan ada usaha untuk mewujudkannya. Konsisten. Terus berinovasi. Sosok itu tahu sekali bahwa sebagai sebuah perusahaan, ASUS terus berinovasi untuk menciptakan produk yang baik. Produk-produk yang diusahakan mendekati titik kesempurnaan. Itulah yang terus dilakukan ASUS selama 30 tahun ini.

Dia sadar kembali bahwa tujuannya ke Hotel Pullman Central Park yang berubah menjadi hutan lebat karena undangan spesial dari ASUS. Semua ini saling berhubungan. Maka dengan hati-hati, dia pun mengetikkan angka 30 pada panel di depannya. Lalu pelan-pelan, dia memencet tombol hijau, lalu menunggu. Tanah bergetar. Daun-daun saling bergesek. Sosok itu meraba-raba mencari pegangan. Bebatuan di belakang prasasti bergoncang hebat, lalu terbelah.

Kekuatan getaran perlahan-lahan melemah. Debu akibat batu yang jatuh sudah makin menghilang. Lobang besar di bebatuan tampak laksana pintu. Meski ragu, keinginan kuat sosok itu membuatnya berani melangkah memasuki lobang. Ya, tidak ada lagi yang bisa dilakukannya di tengah hutan belantara. Dingin menyergap. Cahaya makin berkurang saat dirinya masuk makin dalam … dan akhirnya gelap gulita. Dia terdiam. Menunggu. Entah apa yang ditunggunya.

Setitik cahaya muncul di atasnya. Lumayan menerangi keadaan di sekelilingnya meski masih redup. Cahaya itu kemudian makin terang. Terus benderang hingga beberapa sudut makin tampak dan makin jelas. Hingga kemudian … sosok itu ternganga. Matanya membesar, memandang takjub pada keadaan di dalam goa yang sebenarnya. Eh, bukan goa. Ini ruangan besar di dalam hotel. Semacam ballroom. Hanya warna biru dan ungu yang mendominasi. Beberapa laptop terpajang bermandikan cahaya.

ASUS ZenBook

Takdinyana, ada manusia yang masuk dari arah sosok itu masuk. Tidak hanya satu. Berturut-turut beberapa manusia masuk dan ikut-ikutan memandang takjub. Suara musik mulai terdengar, menambah seru suasana. Makin banyak manusia yang masuk. “Selamat datang, rekan-rekan semua. Izinkan kami menyambut Anda semua dalam rangka memperkenalkan seri ZenBook terbaru dari ASUS, yaitu ZenBook 13, ZenBook 14, dan ZenBook 15.”

“Ketiganya merupakan ultrabook premium yang menggunakan desain frameless NanoEdge Display yang menghadirkan bezel ultra-tipis. Bezel tersebut membuat tiga ultrabook ini dapat menghadirkan pengalaman visual tanpa batas dengan screen-to-body ratio mencapai 95%. NanoEdge Display juga membuat tiga seri laptop ini memiliki bodi yang lebih ringkas di antara laptop sekelasnya. ZenBook terbaru kami bukan hanya sekadar canggih tetapi juga elegan.”

Banner_011

Suara yang langsung saja menggaung dan mampu menggetarkan hati. Itulah suara Jimmy Lin (Regional Director ASUS South East Asia) yang tiba-tiba saja sudah ada di atas panggung utama. Tepuk tangan segera bergema panjang. Sosok itu sendiri lalu menuju ke salah satu sudut yang bercahaya. Di sana ada beberapa laptop yang telah disebutkan Jimmy. ZenBook 13, ZenBook 14, dan ZenBook 15. Namun dia paling suka dengan ZenBook 13 yang ukurannya tidak lebih besar dari Kertas A4.

ZenBook 13 juga terlihat begitu ringan. Sosok itu sendiri begitu terkejut saat mengangkatnya. Tidak akan memberatkan kalau dia sedang traveling. Di atas panggung, Jimmy mendapatkan sebuah amplop coklat yang biasa digunakan untuk pengiriman dokumen. Dokumen apa? Pada saat dibuka, ternyata isinya bukan dokumen, melainkan ZenBook 13 yang begitu kecil. Bakan Jimmy langsung memegangnya dengan satu tangan saja, dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Super pisaaan.

ZenBook 13

Ada 10 keunggulan ZenBook 13

  1. Hadir dengan numpad virtual yang bisa diaktifkan melalui tombol khusus. Pada saat tombol ditekan, numpad akan muncul di touchpad yang menggunakan LED khusus dan menggantikan fungsinya. Keren.
  2. Sudah dilengkapi dengan kamera 3D infra-merah yang terintegrasi untuk memindai wajah meski dalam kondisi gelap, sehingga bisa face-login menggunakan Windows Hello.
  3. Ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 yang hemat daya sekaligus memiliki performa tinggi. Ultrabook ini juga sudah dilengkapi dengan chip grafis dari NVIDIA dan sitem penyimpanan besar (512GB) dan cepat (RAM 16GB).
  4. Memiliki bodi yang lebih kokoh dari sebelumnya dengan mengantongi sertifikasi standar militer, seperti uji ketinggian, uji suhu dan kelembapan, hingga uji banting dan getaran.
  5. Paling kompak dan paling ringan di kelasnya karena memiliki dimensi yang paling ringkas berkat penggunaan teknologi NanoEdge Display.
  6. Desain bodinya menggunakan konsep Zen dengan spun-metal finish di bagian belakang layarnya. Dua pilihan warna seperti Royal Blue, Icicle Silver, dan Burgundy Red dijamin akan memberikan kesan mewah, premium, unik, dan tentu saja elegan.
  7. ZenBook terbaru hadir dengan fitur ErgoLift Design yang mampu mengangkat bodi laptop dengan membentuk sudut tiga derajat saat digunakan. Sudut yang memberikan kenyamanan saat mengetik, sistem audio yang maksimal, dan pendinginan terbaik.
  8. Fitur konektivitasnya terbaru, yaitu USB 3.1 tipe A, USB 3.1 Gen 2 tipe C, ASUS WiFi Master Technology, dan Bluetooth 5.0.
  9. Baterainya mampu bertahan hingga 14 jam, sangat cocok untuk pengguna yang tingkat mobilitasnya tinggi.
  10. Pembeli akan mendapatkan bonus tas eksklusif dari Sebastian Gunawan jika periode pembeliannya sebelum 17 Februari (selama persediaan masih ada).

Bang Aswi

Tidak ada yang lebih membahagiakan bahwa dia bisa hadir di sana. Sosok itu percaya bahwa ASUS memang selalu berinovasi untuk menciptakan produk yang mendekati sempurna. Cucoks. Dia berharap semoga dirinya bisa berjodoh dengan salah satu produk ASUS. Sama halnya bahwa Pangeran Kecil begitu cocok dengan pilot pesawat tempur dan rubah. Acara seremonial ASUS selesai, cahaya ruangan pun mulai meredup. Suara musik menghilang. Satu persatu, manusia juga menghilang.

Semua kembali senyap. Sosok itu kemudian teringat dengan pilot pesawat tempur yang menulis tentang Pangeran Kecil. “Ini, bagiku, adalah pemandangan paling indah dan paling menyedihkan di dunia. Ini pemandangan yang sama seperti pada halaman sebelumnya, tetapi aku menggambarnya sekali lagi untuk menunjukkannya kepadamu dengan lebih jelas. Di sinilah Pangeran Kecil muncul di Bumi, dan kemudian menghilang.”[]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s