Mencari Pelangi di Big Bad Wolf Bandung

Pada saat Bumi masih terbilang baru, Nanabozho melihat keluar rumahnya yang berada di samping air terjun. Ia baru menyadari kalau seluruh bunga yang ada di padang rumputnya berwarna pucat. Sungguh mengesalkan! Ia pun kemudian mengambil alat-alat catnya dan segera keluar rumah.

Nanabozho duduk di padang rumput dan mulai mengecat bunga-bunganya. Ia mengecat bunga violet dengan warna nila, bunga lili dengan warna jingga, bunga mawar dengan warna merah, bunga bakung dengan warna kuning, dan bunga tulip dengan warna-warna yang diingatnya.

Nanabonzho kemudian melihat ada dua ekor burung kecil sedang bermain. Pada saat burung pertama melewatinya, sayap kanannya terkena cat warna merah. Sedangkan burung kedua, sayap kirinya terkena cat warna jingga. Nanabonzho memarahi kedua burung itu tetapi mereka berdua tampak tidak peduli.

Baca juga….
Wisata Syuting Film di Jogja
5 Alasan Kenapa Traveling Itu Baik Buat Kita
Gorila Sport, Membaca Olahraga Lewat Kartun

Tak lama, kaki dan bulu-bulu mereka sudah terkena cat berbagai warna. Nanabonzho marah dan segera mengusir mereka jauh-jauh. Kedua burung tersebut kemudian terbang ke arah air terjun. Mereka kemudian melewati kabut cipratan air terjun yang tiba-tiba saja mencipta langit dengan berbagai macam warna.

Kakak Matahari bersinar terang dan cahayanya lalu membentuk warna-warna indah berbentuk setengah lingkaran mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu di atas air terjun. Nanabonzho tersenyum pada dua ekor burung kecil dan berkata, “Kalian telah menciptakan pelangi.”

Nah, sejak saat itu hingga sekarang, ketika Kakak Matahari bersinar terang setelah hujan atau terkena kabut air seperti di dekat air terjun, ada pelangi yang tercipta di sana. Itu adalah refleksi dari pelangi pertama yang terus ada di dekat rumah Nanabonzho.

Myths and Legends

Oya, tahu nggak kalau cerita di atas adalah dongeng rakyat dari Amerika, tepatnya dari salah satu suku Indian. Sosok itu membacanya dari buku “Myths and Legends” karangan Collins yang menceritakan semua dongeng atau cerita rakyat dari seluruh dunia. Buku itu ada lho di Big Bad Wolf (BBW) Bandung.

Banner_034

BBW adalah ajang bazar buku terbesar di dunia. Dimulai dari negara Malaysia, bazar buku ini akhirnya sampai juga di Indonesia, tepatnya ke kota Bandung (meski hanya di tepian, yaitu di Padalarang). Dan kali ini, BBW 2019 hadir di Kota Bandung dari tanggal 28 Juni hingga 8 Juli 2019.

Alkisah ada seekor serigala yang menyamar menjadi nenek tua agar bisa memangsa seorang gadis kecil bertudung merah. Namun ia gagal! Kisah legendaris itulah yang kemudian menginisiasi Andrew Yap, pengusaha buku dari Petaling, untuk menggelar BBW.

Messi Challenge

BBW Bandung mengambil tempat di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan. Seperti biasa, ada diskon besar-besaran untuk buku-buku impor (60-80%) selama 24 jam penuh. Jadi, BBW ini memang benar-benar nakal dan menarik. Bazar itu bakal memangsa banyak orang yang suka dengan buku.

Namun, ada yang menarik juga di BBW 2019 selain belanja buku. Apa itu? Berburu foto Lionel Messi, seorang pemain bola asal Argentina. Caranya gampang, kok. Pertama download dulu apps Messi Challenge IM3 di Google Play dan bersiaplah memenangkan TRIP KE BARCELONA dan hadiah menarik lainnya.

Kemudian, pas pintu masuk bakal ada poster/pamflet dengan gambar Messi. Ambil deh fotonya pake apps tadi. Tidak hanya di pintu masuk, foto Messi bakal tersebar di sekeliling Hall Area. Cari aja deh dan kumpulkan poinnya. Share juga ya di medsos biar makin bertambah poinnya plus mampir ke booth IM3 Ooredoo.

IM3 Ooredoo

Di sana bakal ada games Mindwave dengan syarat minimal poin 150. Fokus aja pada hadiah yang kamu inginkan seperti Totte Bag, USB, atau Buku Anak. Dijamin seruuu deh. Oya, tiga poin tertinggi sampai akhir tahun nanti, bakal terbang ke Barcelona gratisss. Mau kaaan?![]

Advertisements

2 thoughts on “Mencari Pelangi di Big Bad Wolf Bandung

  1. Paling enak mmg di Tangsel, tempatnya di ICE BSD udah pas banget dan lega pisan. Klo lihat di foto, di Bandung ini kayaknya heurin pisan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s