Menjajal Kehebatan Kamera ROG Phone II

Kalau ada yang bertanya, sejak kapan sosok itu menyukai dunia fotografi, maka jawabannya adalah sejak berkuliah di ITB. Oke dirinya memang sudah mengenal kamera sejak belum kuliah. Lupa kapan pastinya karena yang dia ingat, dirinya begitu suka dengan foto-foto bagus yang ada di album foto keluarganya. Juga beberapa kali almarhum bapaknya membawa kamera meski bukan miliknya.

Hingga kemudian dirinya suka dengan dunia fotografi saat masuk kuliah. Berkenalan dengan kawan-kawan yang memiliki hobi sama dan memiliki kamera sendiri. Dulu kamera adalah barang mewah, jadi sulit untuk memilikinya sendiri. Kamera yang sebenarnya ya, yaitu berjenis SLR atau Single Lens Reflection. Meski hanya bermodalkan kamera pinjaman, sosok itu akhirnya jadi paham tentang ilmu fotografi.

View this post on Instagram

#ROGPhone2 ini memang bener² #HapenyaSultan … percaya gak? Sini, sosok itu bakal ngasih tahu. Bayangin aja … sampai pukul 12 siang ini sudah 91 orang yang mengantri untuk membeli produk anyar ini. . Apa sih kelebihannya? Salah satunya adalah fitur layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 1ms. Fitur tersebut memang tidak pernah diusung oleh produsen smartphone lainnya karena konsentrasi utama mereka bukanlah gaming. . Untuk gamer, layar dengan refresh rate tinggi dan memiliki respon cepat sangat penting keberadaannya. Refresh rate merupakan kemampuan layar untuk melakukan refresh dan menampilkan frame dalam satu detik yang ditampilkan dalam bentuk frekuensi dengan satuan Hertz (Hz). . Gamer membutuhkan frame rate yang tinggi saat bermain game karena hal tersebut sangat berpengaruh pada setiap aksi yang dilakukannya. Gak bakal patah². Sedangkan Response Time adalah waktu yang diperlukan layar untuk menampilkan perintah atau masukan (input) gamer menjadi animasi di dalam game. . Jadi … kalau kamu gamer sejati, sudah sepantasnya harus memiliki smartphone ini. Ini bukan smartphone biasa. Ini hapenya Sultan #ASUSROGID #WeOwnTheGame #ROG2Launch @asusrog.id

A post shared by Sang Pejalan (@bangaswi) on

Zaman berganti dan bertransformasi. Teknologi fotografi pun mengalami perubahan yang siginifikan. Film 35 mm pun tergantikan oleh teknologi digital. Lambat laun, kamera DSLR sedikit tersaingi oleh kamera pocket yang berteknologi digital. Kamera mirrorless menjadi banyak yang meminatinya. Tidak hanya itu, ponsel yang awalnya hanya bisa menerima teks SMS dan telepon kini telah bertransformasi menjadi smartphone.

Banner_060

ASUS ROG Phone II hadir dengan sangat istimewa di Indonesia melalui acara peluncuran yang sangat meriah. Bertajuk “We Own The Game”, acara grand launching ROG Phone II ini dimeriahkan oleh ROG Master yang terdiri dari tim eSports Rex Requm Qeon (RRQ) dan Aerowolf, serta YouTuber terkenal Atta Halilintar. Selain itu hadir pula aktris sekaligus penyanyi Pevita Pearce yang merupakan ROG Ambassador.

Satu tamu istimewa di acara ini adalah Chairman ASUS, Jonney Shih. Kehadiran Jonney Shih menegaskan bahwa ASUS tetap serius menghadirkan produk smartphone di Indonesia. Buktinya adalah bentuk kepedulian ASUS dalam membahas refresh rate dan response time di ROG Phone II. Refresh rate adalah istilah yang sering muncul ketika membahas sebuah layar digital.

Pevita Pearce

Refresh rate merupakan kemampuan layar untuk melakukan refresh dan menampilkan frame dalam satu detik yang ditampilkan dalam bentuk frekuensi dengan satuan Hertz (Hz). Refresh rate erat kaitannya dengan berapa banyak frame yang bisa ditampilkan layar dalam satu detiknya. Sebagai contoh, jika sebuah layar memiliki refresh rate 60Hz, maka layar tersebut hanya bisa menampilkan 60 frame per detiknya (60fps).

Semakin tinggi refresh rate maka jumlah frame yang dapat ditampilkan semakin banyak, dan semakin banyak frame yang ditampilkan maka tampilan visual dan animasi akan terlihat semakin halus. “Para gamers membutuhkan frame rate yang tinggi saat bermain game karena hal tersebut sangat berpengaruh pada setiap aksi yang dilakukannya,” jelas Jimmy Lin. Sebagian besar gamers eSport sudah terbiasa dengan standar refresh rate 144 dan 240Hz.

Sementara di lini mobile gaming, ROG Phone II ingin menaikkan standar gaming melalui layar 120Hz yang mampu menampilkan frame rate hingga 120fps. Tak hanya itu, response time-nya pun diset ke angka yang luar biasa. Bagaimanapun, response time juga dianggap sebagai faktor kemenangan seorang gamer. Response time adalah waktu yang diperlukan layar untuk menampilkan perintah atau masukan (input) gamer menjadi animasi di dalam game.

Republic of Gamers

Response time yang tinggi membuat input dari gamer terlambat untuk ditampilkan sehingga menimbulkan fenomena jeda input atau input lag. Setiap milidetik bagi gamer adalah pertaruhan hidup atau mati dan menang atau kalah, sehingga perangkat yang memiliki layar dengan response time lebih rendah tentu saja lebih diminati. Inilah beberapa kekuatan dan keistimewaan ROG Phone II, selain yang sudah dijelaskan di artikel ROG Phone II, Smartphone Gaming Terkini.

Banner_062

Memang pada umumnya, smartphone gaming tidak terlalu fokus pada kamera karena kualitas bermain game tidak berhubungan langsung dengan kameranya. Namun perlu diketahui bahwa ASUS juga sebelumnya sudah mengeluarkan Zenfone 6 yang kualitas kameranya mumpuni. Nah, apakah kamera ROG Phone II juga memiliki kualitas yang sama? Kamera ROG Phone II menggunakan sensor Sony IMX586 dengan kualitas 48MP Quad Bayer.

Kamera ini berukuran 1/2″ dan 0.8µm pixel pitch. Lalu bukaan lensanya f/1.8 yang kurang lebih sama dengan lensa 26mm tanpa OIS. Untuk pemotretan biasa ataupun dengan mode ultrawide, terdapat EIS yang cukup lah. Berbicara soal mode ultrawide, kamera ini bisa bekerja pada kualitas 13MP dengan sudut lensa 125 derajat (sama dengan lensa 11mm), tetapi dengan titik fokus yang tidak bisa diubah-ubah.

Pada bagian atas dari interface kamera, terdapat shortcut yang bisa membantu pengambilan gambar sesuai yang diinginkan. Di sana ada tombol settings, mode HDR, aspect ratio, flash, dan filters. Sedangkan pada interface utama–selain mode pemotretan biasa atau ultrawide–terdapat pilihan video, foto, portrait atau selfie, panorama, malam, dan pro. Khusus mode malam, jelas amat membantu mereka yang awam soal kamera saat cahaya kurang.

Hasil Kamera ROG Phone II

HDR+ Auto f/1.8, ISO 36, 1/1754s

Uniknya, fungsi ultrawide juga bisa digunakan pada mode malam. Sosok itu suka dengan smartphone keluaran ASUS karena memiliki mode pro yang membuat smartphone menjadi seperti kamera manual. Shutter speed dapat diatur hingga 16s. Ini keren abis karena Zenfone 4 yang dimilikinya hanya terbatas sampai 1/3s. Sementara ISO-nya bisa disetel dari angka 25 hingga 1600.

Setting kamera sama dengan seri-seri smartphone ASUS sebelumnya, hanya saja untuk pilihan resolusi kamera ada 7MP, 9MP, 12MP, dan 48MP. Khusus untuk pilihan 48MP, tidak didukung oleh mode HDR atau efek tertentu. Tidak ada pengaturan anti-flicker sebagai bagian dari AI scene detection, tetapi cukuplah untuk mengatasi hal-hal dasar seperti kapan smartphone ini menggunakan tripod atau target yang bergerak cepat.

Baca Juga:
Mengenal ROG Series, Laptop Gaming Masa Depan
ZenBook Blogger Gathering Bandung 2019
Mencari Harta Karun ASUS ZenBook

Sama seperti kamera pada Zenfone 6, ROG Phone II memiliki kamera yang dapat memotret pada mode HDR Auto+ dengan hasil yang amat baik (pencahayaan cukup). Ada banyak detail yang tertangkap di sana dan lumayan bebas noise. Warnanya juga makin cerah dan mendekati aslinya. Tentu inilah yang diharapkan dari Sony IMX586. Di sini, sosok itu hanya memberikan dua contoh foto objek diam yang begitu detail dengan mode HDR.

Sejauh ini sih, dia cukup puas dengan hasil fotonya. Namun jika dibandingkan dengan hasil foto normal, dia lebih suka dengan hasil foto yang menggunakan mode HDR. Asal syarat pencahayaannya benar-benar cukup. Kalau pencahayaannya kurang, cukuplah langsung diganti dengan mode malam atau night. Secara keseluruhan, masih lebih baik kamera pada Zenfone 6 tetapi karena ROG Phone II adalah smartphone khusus gaming, jadi masih wow.

Hasil Kamera ROG Phone 2

HDR+ Auto f/1.8, ISO 26, 1/1983s

Sedangkan untuk video, ASUS tetap yang terbaik. Okelah di Zenfone 4 kualitas audionya terbilang jelek karena kalau harus merekam konser musik (merekam yang berasal dari pengeras suara) pasti hasilnya bakal seperti kaleng rombeng. Pecah gak beraturan. Namun dengan ROG Phone II hasil audionya jauh lebih baik, yang terekam secara pada angka 192kbps. Kualitas videonya pun makin bagus jika dibandingkan dengan seri 4 atau 5. Detailnya luar biasa.

Pada rekaman 1080p/30fps, hasilnya terlihat tajam jika dibandingkan dengan yang 60fps. Kamera ultrawide-nya tidak bisa digunakan untuk 4K60, tetapi hasil rekaman 4K30-nya dijamin keren. Memang agak noisy, tapi hanya sedikit pisan. Video yang diambli dengan resolusi FullHD pada mode ultrawide, ternyata masih bisa menangkap detail dengan baik. Jadi, bermain game sambil membuat konten video di medsos dijamin gak ketinggalan zaman, deh.

Banner_061

Baiklah … inilah momen yang paling ditunggu oleh para tamu undangan saat acara “We Own The Game” kemarin. Dan sosok itu yakin, ini juga momen yang ditunggu oleh para pembaca di sini, yaitu soal harga dari ROG Phone II. Harga smartphone gaming ROG Phone II dengan RAM 8GB dan memori internal 128 dibanderol dengan harga Rp 8.499.000, sedangkan harga ROG Phone II dengan RAM 12GB dan memori internal 512GB dibanderol dengan harga Rp 12.499.000.

Alhamdulillah ini bukan barang ghaib jadi sudah tersedia di berbagai toko online dan offline di Indonesia. Sedangkan untuk beberapa aksesoris yang begitu menawan, harganya adalah sebagai berikut. ROG Charger 30 W dibanderol dengan harga Rp 399.000, AeroActive Cooler II dibanderol dengan harga Rp 799.000, harga Profesional Dock ROG Phone II adalah Rp 899.000, dan harga Lighting Armor Case di angka Rp 599.000.

TwinView Dock II yang membuat main game terasa nyaman banget, dibanderol dengan harga Rp 2.999.000, ROG Kunai Gamepad harganya Rp 899.000, Mobile Desktop Dock diberi harga Rp 2.299.000, dan ROG Phone Bag dibanderol dengan harga Rp 599.000. Wow! Harga tersebut dijamin sesuai dengan kualitasnya, tentu saja. Kalau ingin beli paketan ada Console Gamer Package dengan harga Rp 2.696.000 (dapat ROG Kunai Gamepad, AeroActive Cooler II, 30W ROG Charger, dan ROG Phone Bag).

Spesifikasi ROG Phone 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s