Jualan di Social Commerce ala AVANA

Berdagang atau jualan, sampai kapan pun tidak pernah hilang. Dari metode barter hingga akhirnya ditemukan cara bertransaksi dengan menggunakan uang. Dari pertemuan dua orang di pasar hingga akhirnya tidak harus bertemu pun, bisa jualan. Konsep jualan tidak berubah: ada orang yang punya barang untuk dijual dan ada pembeli. Hanya saja caranya yang berubah, disesuaikan dengan teknologi.

Zaman memang makin canggih dan serba elektronik. Ya, sistem perniagaan zaman ini telah berubah pesat seiring berkembangnya perkembangan teknologi dan informasi. Dari cara jualan yang menggunakan metode klasik seperti yang ada di pasar-pasar tradisional, hingga akhirnya dunia online shopping memulai karirnya lewat media sosial. Para pelaku usaha pun mulai berjualan di sana.

Facebook adalah salah satu media sosial yang disentuh. Satu, dua, tiga penjual mulai bermunculan. Hingga kemudian muncullah yang namanya marketplace, sebuah laman yang menyatukan para penjual online. Sistem pembayarannya dimulai dari sistem COD-an sampai transfer. Namun di sisi lain, marketplace ini menjadi bumerang tersendiri bagi pengusaha online. Kok bisa?

AVANA

Jelas, salah satunya adalah persaingan yang tidak sehat sehingga terjadi banting-bantingan harga. Lalu ada juga brand pengusahanya tidak begitu dikenal, tetapi brand marketplace-nya yang malah terkenal. Otomatis jadi sulit mengembangkan diri. Belum adanya ‘tetangga’ yang tiba-tiba saja suka akuisisi foto barang. Begitulah persaingan yang luar biasa di dunia usaha online.

Banner Social Commerce

Berkaca dari hal di atas, muncullah konsep social commerce. Ya, social commerce ini memang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Padahal, inilah wadah yang sangat cocok bagi mereka untuk mengepakkan sayap bisnisnya tanpa harus berada di ketiak marketplace. Nah, salah satu brand social commerce yang tepercaya dan banyak digunakan adalah AVANA. Mudah banget mengucapkannya.

Avana Login

AVANA Indonesia adalah social commerce platform yang mempermudah para pengusaha, pelaku UKM, dan UMKM untuk berjualan online. Dengan memodernisasikan media sosial seperti Facebook, Messenger, dan Instagram, pelanggan bisa melakukan transaksi pembelian sampai pembayaran di media sosial. Sekali lagi … semuanya sudah lengkap tersedia di media sosial.

Pelanggan atau calon pembeli kini tidak perlu meninggalkan laman media sosial penjual ketika melakukan proses pemesanan dan pembayaran. Mereka bisa melakukan semua proses ini langsung di media sosial penjual. Mau tahu detailnya? Di sana ada tiga toko online utama AVANA, yaitu Webstore, Facebook Store, dan Messenger Store. Webstore adalah toko online website. Ya … mirip-mirip website pada umumnya lah.

Avana New Store

Facebook Store adalah toko online facebook page. Konsepnya sama seperti facebook store, tetapi sepenuhnya sudah terintegrasi ke webstore. Konsep pembayarannya juga bisa langsung di sini. Messenger Store dari AVANA memberdayakan konsep chatting untuk berjualan. Fungsinya tidak hanya sekadar broadcast pesan atau melakukan percakapan online, tetapi bisa dijadikan katalog bisnis online.

Memudahkan banget, kan? Sebagai percobaan, Sosok itu sudah mencoba Social Commerce Indonesia yang free trial. Gak salah untuk coba-coba kan. Pertama kali dia masuk dulu ke situs http://manage.avana.asia/ dan langsung login melalui akun facebook-nya. Setelah itu ‘Create a New Store‘, lalu menambahkan produk yang akan dijual, yaitu Siliwangi Bolu Kukus. Semudah itu.

Avana Facebook Store

Setelah dicek, hasilnya sudah bisa dilihat di facebook page miliknya. Uniknya, semua pembelian yang terjadi di ketiga toko online tersebut bisa dimonitoring dan diproses hanya di satu dasbor AVANA. Dasbor ini juga berfungsi untuk mengelola toko-toko online itu, mulai dari upload barang, ganti tema, buat promosi, rekap penjualan dan pembelian, dan lain-lain.

Barang yang di-upload di dasbor ini akan secara otomatis juga tampil di tiga toko. Stok, kategori produk, dan deskripsi produk juga akan tampil. Jika banyak yang membeli di webstore, apakah stok barang di Facebook Store dan Messenger Store akan berubah? Ya, stok barang akan secara otomatis berkurang. Bahkan, jika sampai stok yang terekam di dasbor kosong (nol) maka pembeli tidak bisa membeli lagi.

Siliwangi Bolu Kukus

Oya, ada satu hal lagi yang mau ditekankan. Social Commerce milik AVANA sudah dilengkapi dengan Facebook Pixel Integration, yaitu sistem yang dapat mengatur retargeting audience saat bermain Facebook Ads. Ga perlu lagi deh masuk ke Facebook Business Manager karena sudah cukup mengaturnya dari dasbor AVANA. Tuh, makin mudah dan gak terlalu ribet, kan.

Banner AVANA

Produk AVANA akan selalu mendukung dan mewadahi perkembangan bisnis online para pengusaha online Indonesia. Mengingat zaman 2020 perkembangan media sosial sangat pesat dan menjadi pusat kegiatan semua orang, AVANA bisa membuat keuntungan dengan cara mengubah media sosial menjadi toko online berkualitas. Ini terobosan yang keren pisan.

Nah, dalam kesempatan ini, AVANA ingin mengajak para blogger atau siapapun yang terbiasa menulis di media online untuk berpartisipasi di acara AVANA Blog Competition. Kegiatan ini tentunya akan menjadi saluran untuk memperluas jaringan bisnis dan wawasan seputar bisnis online terkini. Ini adalah ajang untuk mengasah pemahaman bisnis dan perkembangan teknologi informasi.

Tentu saja dikaitkan dengan usaha online. Inilah waktu yang tepat bagi kamu (ya kamu) yang ingin mengepakan sayap bisnis lebih besar melalui media sosial. Jadi ajang ini tidak hanya ajang untuk mengasah kemampuan menulis kamu, tetapi juga sejauh mana kamu memahami dunia bisnis online. Bahkan kalau perlu kamu bisa mempraktikkannya langsung dengan berjualan online. Pasti bisa, dong.

AVANA Blog Competition

Kamu berkesempatan untuk memenangkan hadiah menarik dari AVANA. Apa sajakah itu? Pemenang pertama akan mendapatkan Rp3.000.000 + Avana Advance Plan 3 Months. Pemenang kedua akan mendapatkan Rp2.000.000 + Avana Advance Plan 3 Months. Sedangkan pemenang ketiga akan mendapatkan Rp1.000.000 + Avana Advance Plan 3 Months. Tuh, menarik pisan hadiahnya.

Syarat dan ketentuannya bagaimana? Gampang kok. Poin-poin pentingnya adalah artikel minimal 500 kata. Boleh lebih tapi tidak boleh kurang. Artikel harus didukung oleh gambar yang original buatan sendiri. Kalau gambarnya diambil dari luar, maka tuliskan sumbernya. Sematkan dua hyperlink ke halaman Avana yang sesuai dengan topik yang telah dipilih, di blog kamu.

Link yang dimaksud adalah http://campaign.avana.id/avana-g-ads/ dan http://campaign.avana.id/avana. Ingat loh, artikel harus buatan sendiri. Jangan mencontek atau meniru dari orang lain. Harusnya sudah mengerti sih. Jika artikel sudah berhasil di-upload di blog, peserta wajib mengisikan data diri dan artikel di formulir yang telah disediakan di https://bit.ly/avanablogcomp.

Avana Social Commerce

Setelah itu, sebarkan artikel kamu di semua media sosial. Who knows, semakin banyak kamu membagikan artikelmu, semakin besar juga poin yang akan kamu dapatkan. Oya, artikelnya harus dalam bahasa Indonesia dan satu orang hanya bisa mengirimkan satu artikel ya. Catat ini juga: ide dan kualitas artikelmu harus unik, kualitas landing page, jumlah pembaca, jumlah referral dan sharing di media sosial, serta jumlah potensi traffic tertinggi.[]

14 thoughts on “Jualan di Social Commerce ala AVANA

  1. Social Commerce sebenernya udah familiar di dunia internet marketing, cuma bagi yang bukan pebisnis emang awam banget. Semoga dengan adanya Avana ini banyak membantu para UKM dan masyarakat yang mempunyai olshop.

  2. Semoga di masa sulit begini, Avana bisa membantu para pengusaha kecil dan menengah ya melalui sistem penjualan onlinenya. Kasihan akutu pas zaman corona gini, banyak UKM tutup bahkan gulung tikar karena nggak bisa jualan secara offline.

  3. Social commerce istilah baru yang perlu dipantengi oleh semua pelaku usaha kecil dan menengah. Melihat platform-nya merangkul tiga sosial media dalam satu tempat. Praktis pastinya

  4. iya, rasanya penasaran deh gimana avana ini, soalnya konsepnya unik. Moga ke depannya banyak yg pakai karena emang memudahkan ya, gak mesti bolak-balik ninggalin medsos.

  5. Alhamdukillah terimakasih atas informasinya jadi tau kan cara baru jualan disosial media..bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s