OMRON Nebulizer, Sang Penyelamat

Anak kecil itu asyik bermain kelereng di salah satu lapang yang takjauh dari rumahnya. Satu dua kawannya sudah mulai mundur dan tidak berani lagi meneruskan permainan dengannya. Untuk ukuran anak seusianya, dia terlalu jago. Hampir semua kawan-kawan sebayanya sudah menyerah duluan saat tahu akan berhadapan dengan siapa. Dia tidak kidal, dan semua jari kanannya bisa digunakan sebagai senjata yang ampuh saat bermain kelereng. Tangan kirinya? Jago juga, tapi tidak seperti kehebatan tangan kanannya. Orang yang berani melawannya bermain kelereng hanyalah yang lebih tua dan juga punya kemampuan seimbang. Dengan kehebatannya itu, anak kecil tersebut bisa memiliki kelereng satu kaleng dari hanya 2 kelereng di awal, dalam waktu singkat.

Di sana, anak kecil itu sedang mengincar satu kelereng bercorak planet yang berjarak dua meteran. Tidak mudah, tetapi berdasarkan latihan yang setiap hari dilakukannya, pasti kena. Belum sempat dia melepas tembakannya, satu suara yang khas memanggilnya. Dia menoleh dan menghentikan bidikannya, lalu berdiri. “Gus, kamu pulang dan langsung mandi. Ibu mau melayat. Teman kamu….” Anak kecil itu tidak terlalu jelas mendengar lanjutannya. Dia hanya tahu kawan satu angkatannya di SDN 01 Pagi Tanjung Priok baru saja meninggal. Kawannya itu memang beda kelas tetapi sama-sama duduk di kelas 4. Dan penyebab meninggalnya … sakit asma. Penyakit yang sama diderita Agus. Sebuah penyakit gangguan pernapasan.

Sakit AsmaWaktu berkelebat cepat, bertahun-tahun kemudian, menuju malam yang tidak ada bintang. Agus atau yang kini dikenal dengan sosok itu berusaha menarik napas. Terputus-putus. Susah sekali mengambil napas hanya dengan satu kali tarikan. Dadanya sakit. Perasaan kesal bercampur aduk, ingin menangis tetapi tidak bisa. Dia lelah tapi tidak bisa berbaring. Serba salah. Tidak berapa lama bapaknya datang berlari dari arah luar, “Ayo berangkat! Itu mobilnya sudah ada.” Sosok itu lalu digandeng oleh ibunya meninggalkan rumah. Di luar, beberapa rumah sudah hancur, beberapa belum tapi sudah tidak ada penghuninya. Sebagian warganya memang sudah harus pindah mengingat tempat tersebut harus rata dengan tanah demi perluasan PLTU Tg. Priok. Dia yang baru duduk di kelas 1 SMA akhirnya dibawa oleh mobil kantor menuju RS Koja. Di sana, dia disuntik lalu diberikan nebulizer sampai akhirnya bisa bernapas dengan lega.

Berpuluh tahun kemudian, semua kejadian itu seolah berulang kembali. Seorang anak bersusah payah menarik napas, satu persatu. Begitu susahnya menarik napas panjang agar bisa mendapatkan udara bagi paru-parunya. Sang Belahan Jiwa memeluknya erat sambil terus mengusap-usap punggungnya dengan lembut. Sosok itu terus memacu motornya dengan cepat, sambil berhati-hati agar tidak celaka. Dia tahu benar bagaimana rasanya susah bernapas hanya karena ada saluran yang menyempit di jalur pernapasannya. Dan kini asma itu menurun pada anak keduanya. Cobaan yang berat. Sampai akhirnya mereka bertiga sampai di RS Muhammadiyah Bandung. Mereka masuk UGD dan kemudian, Adik Anin mendapatkan pertolongan pertama dengan cara di-nebulizer. Lambat laun, pernapasannya sudah kembali normal.

OMRON NEBULIZER, TERAPI PERNAPASAN TERBAIK

“Asmanya sudah dari sejak lahir?” tanya petugas kesehatan kepadanya. Sosok itu mengangguk. “Iya, menurun dari saya. Saya pun dari lahir mengidap asma.” Yang bertanya mengangguk. “Kalau Bapak bagaimana? Sering mendapatkan serangan?” Sosok itu tersenyum, “Alhamdulillah sudah jarang. Dalam setahun ini paling cuma sekali. Saya sudah terapi gangguan pernapasan dengan menggunakan obat kontroler. Itu … resep dari dr. Herudian. Selain itu, saya juga mulai rajin berolahraga.” Sang petugas kesehatan mengangguk, “Ya, itu bagus. Tapi kalau buat anak susah. Belum bisa dikontrol.” Sosok itu menanti pernyataan berikutnya. “Ada baiknya sih di rumah ada nebulizer, buat jaga-jaga aja. Kalau mau bagus dan lumayan murah, coba Omron Nebulizer.”

NebulizerSosok itu mengangguk. Hatinya mengiyakan. Dia sudah sering melihat merek Omron di rumah sakit. Nebulizer yang pernah dipakai pun pasti ada nama Omron-nya. Kebetulan yang dipakai Adik Anin malam itu juga bermerek Omron. Dari hasil berselancar di dunia maya, dia jadi tahu bahwa alat itu diproduksi oleh Omron Healthcare Co. yang berpusat di di Kyoto, Jepang. Tidak hanya nebulizer, perusahaan tersebut juga memproduksi beberapa alat kesehatan lainnya seperti digital tensimeter, termometer, atau bahkan alat pijat (massager). Dari banyaknya rumah sakit atau orang yang memakai Omron nebulizer, tampaknya alat tersebut sangat efektif sebagai alat terapi pernapasan terbaik. Ya, Omron nebulizer adalah partner terbaik untuk mempermudah terapi gangguan pernapasan. Namun bagi sosok itu, kendalanya masih di keuangan.

“Ahhh … kapan saya bisa memiliki alat tersebut?” tanya hati sosok itu. Sudah sedari kecil dia begitu akrab dengan alat tersebut, dan karena Omron Nebulizer-lah yang membuat hidupnya masih bertahan hingga kini. Sampai dirinya bisa menikah dan menghasilkan keturunan dua putri yang cantik. Namun penyakit asma juga menurun pada anak keduanya. Anak pertamanya juga punya asma, tapi alhamdulillah menghilang seiring kedewasaan dirinya. Meski di rumah ada alat semprot, itu pun obat kontroler, yang hanya efektif agar penyakitnya tidak kambuh. Kalau sudah kambuh, tentu harus ada nebulizer sebagai pertolongan pertama. “Ya, Allah … semoga saja nanti ada rezeki sehingga bisa membelinya,” bisiknya yakin. Amiiin.[]

Baca juga artikel yang berkaitan atau melihat daftar isi

Kelebihan Andromax B dengan OS Marshmallow

Perangkat komunikasi 4G menjadi keseriusan Smartfren
untuk memperkuat kiprah kami di pasar smartphone
~ Derrick Surya

Kehidupan dunia terus berputar dan bergerak. Teknologi semakin berkembang, guna membantu manusia mencapai tujuannya. Jika dulunya manusia menggunakan kekuatan kuda untuk menarik gerobak maka kini mereka tidak hanya menciptakan sepeda, motor, dan mobil tetapi juga menciptakan pesawat. Semua itu digunakan untuk mempermudah manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Teknologi komunikasi juga begitu. Jika dulu hanya menggunakan jasa pos, kini berkirim kabar hanya dengan satu sentuhan saja dan sudah dipakai oleh hampir semua manusia. Itulah teknologi smartphone saat ini. Tidak hanya di satu pulau, tetapi sudah merambah di satu negara dan satu bumi. Di mana saja dan kapan saja.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun turut menikmati teknologi komunikasi tersebut. Baik Kakak Bibin yang memang sudah duduk di tingkat SLTP, Adik Anin yang masih duduk di kelas 4 SD pun turut menikmatinya. Anak sekarang jangan ditanya soal bisa atau tidak menggunakan smartphone sekarang. Entah lewat orangtua, saudara, atau bahkan kawan-kawannya, mereka cepat paham bagaimana menggunakan teknologi itu. Adik Anin sudah bisa mengutak-atik smartphone, yang bahkan abinya sendiri belum tentu bisa. Namun yang namanya anak-anak tetaplah seperti itu adanya. Belum bisa bertanggung jawab secara penuh. Ada saja kejadian dimana mereka lalai dan akhirnya malah merusak ponsel pintar yang dimilikinya.

Salah satu kejadian adalah saat Kakak sedang asyik-asyiknya bermain game, sang Adik iseng mengganggunya. Gangguan yang tidak main-main karena tiba-tiba saja Sang Kakak marah dan tanpa sadar melempar smartphone-nya ke arah adik. Hasilnya? Wow! Ponsel pintar itu langsung mati. Yang tampak terlihat jelas adalah layarnya yang terlihat rengat atau retak cukup parah. Setelah coba dinyalakan, alhamdulillah masih berfungsi dengan baik, hanya saja secara visual tidak enak dipandang. Untuk permainan tertentu atau untuk tujuan yang apa adanya, alat itu masih bisa digunakan. Seperti biasa, dengan pandangan yang sayu, mata mereka seolah-olah berkata, “Bi, kalau ada rezeki, jangan lupa ya beli hape yang baru. Gak usah mahal-mahal, yang penting bisa main game dan bersosmed.” Baiklah.

review-07

ANDROMAX B, SMARTPHONE ENTRY LEVEL BERKUALITAS

Bermodalkan selancar di dunia maya dan tanya teman, akhirnya pilihan mengerucut pada salah satu produk provider merah. Apalagi sosok itu memang tahu benar kalau Smartfren selalu tidak pernah berhenti berinovasi. Hal ini sesuai yang dikatakan oleh Derrick Surya, VP Brand & Marketing Communication Smartfren, bahwa perangkat komunikasi 4G menjadi keseriusan mereka untuk memperkuat kiprahnya di pasar smartphone. Apalagi survei APJII telah membuktikan kalau pertumbuhan handset 4G kian pesat dan diprediksi melampaui kontribusi penjualan handset 3G. Mereka tidak OMDO, buktinya adalah Andromax B, yang dirancang untuk menjembatani migrasi pengguna jaringan CDMA/2G/3G yang ingin merasakan jaringan 4G LTE.

Sosok itu lalu melihat kemasan boksnya yang menarik. Tidak ada yang berubah dari seri sebelumnya. Ciri khasnya sudah ada sebagai brand dan varian dari Andromax Smartfren, yaitu merah dengan tulisan besar. Kesemuanya eye catching. Materialnya sudah bagus dan boksnya kuat sehingga aman jika harus dikirimkan melalui jasa kurir. Urutan dan pengemasan asesoris sudah baik, hanya saja bagi dia, lem plastiknya terlalu kuat sehingga saat barang sudah dikeluarkan, agak sulit untuk dimasukkan kembali karena plastiknya sudah rusak. Ya, siapa tahu kalau tidak digunakan lagi bisa diberikan pada saudara dengan kondisi plastik seperti tampak baru, dan bukannya sobek. Itu adalah bentuk penghargaan bagi orang yang diberi. Handset-nya pas digenggam di tangan, pas juga dengan berat dan ketebalannya. Semua fasilitasnya sudah menjadi ciri khas Andromax, baik itu tombol power, volume, port charger dan earphone. Tidak ada masalah saat membuka backcover, memasang dan melepas SIM atau SD card. Semua berjalan dengan baik dan bagi yang biasa memakai Andromax, it’s ok.

review-08

Andromax B memiliki keunikan/kelebihan sebagai smartphone entry level. Ya, apalagi kalau bukan karena OS 6 Marshmallow-nya. Semua itu memang untuk memanjakan para pelanggan Smartfren, khususnya bagi yang baru mengenal perangkat komunikasi berteknologi 4G LTE. Itulah wujud keseriusan mereka dan berharap kehadirannya dapat memberikan angin segar bagi masyarakat Indonesia untuk dapat menikmati konten-konten multimedia terkini. Bagi sosok itu yang memang menggemari dunia fotografi ponsel, resolusi kamera utama 5 MP (AF) pada Andromax B sudah dianggap keren, apalagi produk ini dibanderol hanya Rp849ribu. Pas dengan sebutan bahwa smartphone tersebut adalah jembatan bagi pengguna 3G ke 4G.

Kelebihan lainnya adalah Smartfren tidak hanya puas dengan fitur Voice over Long Term Evolution (VoLTE) yang pernah di-launching tahun lalu. Mereka terus mengembangkan diri hingga melalui produk barunya ini, diperkenalkanlah Voice over WiFi (VoWiFi). Hartadi Noviyanto, Mass Product Dept. Head Smartfren, menjelaskan, “VoWiFi memudahkan pengguna yang misalnya sedang di dalam ruangan dan sinyal lemah, tetapi ada koneksi WiFI. Pengguna bisa mengaktifkan fitur ini untuk melakukan panggilan telepon.” Kalau mau tahu caranya, tarik terlebih dahulu toggle yang terdapat di bar navigasi. Saat fitur itu aktif, maka panggilan melalui koneksi WiFi otomatis bisa dilakukan. Intinya, fitur ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon ke operator seluler dan PSTN tanpa menggunakan aplikasi tertentu dengan memanfaatkan jaringan WiFi. VoWiFi dijamin bisa memangkas biaya roaming internasional untuk panggilan telepon ke luar negeri.

review-09

KUALITAS KAMERA ANDROMAX B

Sebelum membahas soal kamera, yuk kita bahas soal kestabilan sinyal dan penggunaan kartu GSM. Pada Andromax B, saat sinyal lemah, tanda yang muncul adalah tanda G (paling sering). Namun pernah terjadi juga saat sosok itu dalam perjalanan sinyal terlihat 4G terus tetapi tidak bisa mengakses internet. Kalau hal itu terjadi, silakan di-reboot ulang dan sinyal akan kembali normal. Aktivitas mengakses media juga nyaman-nyaman saja menggunakan perangkat ini. Dia menonton tiap malam di salah satu aplikasi penyedia film dan hasilnya lancar tanpa buffering. Nonton youtube juga sama. Apalagi setelah membeli Andromax B langsung mendapatkan program GIS (Gratis Internet Setahun) yang juga berlaku setelah membeli Andromax A dan L. Syaratnya adalah langsung mengisi pulsa minimal Rp60ribu. Bonusnya adalah kuota internet dengan total 30GB selama seee … tahun. Mau?

Sosok itu juga mencoba provider kuning (GSM) pada slot 2, hasilnya lancar-lancar saja. Buat nelpon maupun SMS tidak ada masalah yang berarti. Kualitas penerimaan sinyal juga baik dan stabil. Hanya saja khusus untuk slot GSM terlihat sinyalnya hanya G. Berbeda dengan seri Andromax lain yang bisa sampai 2G. Performa sistem juga baik-baik saja. Hanya saja perlu menjadi perhatian jika perangkat ini diberikan pada anak-anak. Tahu sendiri kalau mereka suka sekali mengunduh game yang tidak hanya didapat dari aplikasi resmi. Mereka sering sekali mengunduh lewat perangkat ‘bluetooth’ atau ‘share it’ dimana file ‘apk’ game bisa jadi telah crash. Akibatnya jangan heran kalau nanti bakal ada pesan “Sayangnya, Launcher3 telah berhenti” setelah membuka aplikasi (apa saja), lalu sistem berhenti dengan tiba-tiba. Saat dipencet tombol OKE, pesan itu muncul lagi. Begitu seterusnya. Untuk menghilangkannya sesaat, bisa dengan cara di-reboot, tapi nanti biasanya akan muncul kembali dan hal ini jelas sangat mengganggu. Cara terakhir adalah dengan Factory Reset dan memulainya lagi dari awal.

review-10

Nah, soal kamera. Ini bagus banget untuk ponsel kategori entry level. Fokus otomatis bekerja baik dan cepat (kurang dari 1 detik). Gambar yang diambil dari jarak dekat (kurang dari 5 cm) hasilnya tidak fokus dan pecah. Hasil maksimal didapat dengan jarak minimal 10 cm. Begitu pula dengan zoom, hasil menjadi pecah meski untuk pembesaran maksimal 1.5x masih terlihat bagus. Moda HDR terbilang cukup dan memuaskan, khususnya untuk foto alam. Panorama bagus dengan hasil luar biasa, apalagi saat dicoba untuk memotret objek 1 orang namun terlihat ada 2 orang. Kalaupun ada cacatnya, hal ini dimungkinkan karena objeknya yang bergerak agak lambat. Lampu flash juga kurang maksimal. Flash hanya menerangi beberapa bagian dengan jarak tertentu (sampai sekira 5-10 cm) dan selebihnya gelap. Kelebihan Andromax B terletak pada layarnya yang sudah berteknologi SVI atau Sunlight Visibility Improvement, sehingga bisa dipakai di bawah sinar matahari langsung dimana layar LCD masih terbaca dengan baik (setelah pencahayaan layar diatur pada level maksimum).

Perlu dicatat bahwa baterai terasa cepat panas, apalagi jika digunakan beberapa aplikasi online. Bahkan langsung muncul peringatan ‘over heating’ saat dimulai charging. Maksudnya baterai terasa panas dan dayanya sudah hampir habis, terus di-charge dan muncullah peringatan tersebut. Oke, kita main data soal ketangguhan baterai Andromax B. Dari daya 87% sampai 100% memerlukan waktu sekira 55 menit. Artinya perlu waktu 55 menit untuk mengisi daya sebanyak 13%. Daya tahan baterai juga terlihat cepat menurun. Dari sejak dinyalakan yang awalnya memiliki daya 71% tiba-tiba saja jadi turun 66% hanya dalam waktu kurang lebih dua menit, dengan kondisi didiamkan (tanpa membuka aplikasi lain). Untuk mengatasinya, jangan lupa mengaktifkan battery optimizer di bagian setting.

review-11

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, handset ini memiliki kinerja yang baik untuk kategori entry level. Sosok itu terkejut sekali dengan kualitas kameranya, sangat bagus untuk kategori entry level. Beberapa kelebihan Andromax B yang telah dijelaskan di atas, adalah 1) OS Android 6 Marshmallow; 2) Dual SIM dan berjaringan 4G LTE Advanced – GSM; 3) Audio Snapdragon Audio+; 4) Layar LCD Touchscreen 4.5” IPS LCD dengan fitur SVI; 5) Internal memori 8GB ROM + 1GB RAM yang mendukung eksternal memori Micro-SDHC sampai 32 GB; 6) Fitur VoWiFi; dan 7) Bonus kuota internet dengan total 30GB setahun.[]

Semua Bisa Menjadi Bartender Pro

Semua bisa menjadi bartender pro, lho. Dan buktinya adalah sosok berbaju kuning itu yang sedang mendekatkan minumannya ke arah dada. Genggaman kedua tangannya menutupi hampir seluruh permukaan cangkir. Dia hanya berharap panas dari minuman itu menjalar ke seluruh tubuhnya. Menghangatkan dari rasa dingin yang menyerang bertubi-tubi. Ya, dia baru saja menembus hujan yang turun tiba-tiba, membasahi sebagian pakaiannya. Hot Latte pilihannya paling tidak memang mujarab. Panasnya cangkir menjalar ke beberapa bagian tubuh yang ingin dihangatkan. Begitu pula saat dia menyeruput minumannya, kehangatan langsung mengalir ke dalam tenggorokan, lalu menjalar perlahan mengikuti aliran darah. Segar. Seolah ratusan kunang-kunang langsung bermunculan memeriahkan ruangan dimana dia duduk. Malam yang hangat. Malam yang meriah.

produk-48

Selasa, 27 September 2016. Sore hari yang agak mendung, dengan angin yang begitu kencang menerpa dari berbagai arah. Dedaunan berjatuhan dan melayang terbang, debu-debu takberbatas lagi berhamburan. Sosok itu dengan sepedanya berpacu tidak hanya dengan waktu, tetapi dengan cuaca yang tidak bersahabat. Dan benar saja, belum sampai melewati gerbang GOR Saparua, gemericik air hujan telah membasahi bumi. Sudah tidak ada waktu lagi untuk berteduh. Dia hanya berharap hujan tidak segera melebat. Kayuhannya dipercepat dan sang Spidi meluncur meliuk di jalan protokol kota Bandung. Ahhh … seandainya ada lebih banyak orang yang tahu betapa nikmatnya naik sepeda daripada kendaraan bermotor, sudah pasti mewujudkan Bandung sebagai kota sepeda semudah membalikkan tangan. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Perlu perjuangan untuk meyakinkan mayoritas warganya. Bahkan turun tangannya sang wali kota untuk membuktikan bahwa beliau bersepeda pun masih dijawab dengan komentar miring. Sudahlah.

Azan berkumandang bersamaan dengan tutupnya tirai sang matahari. Hujan makin menderas saat sosok itu sampai di sebuah kafe kecil, takjauh dari Taman Lansia. Bergegas dia menggembok sepedanya, lalu berlari kecil menaiki tangga agar tidak banyak lagi bagian tubuhnya yang dibasahi hujan. Dia tersenyum pada dua gadis yang berdiri di belakang meja. Dia tidak heran kalau keduanya memasang wajah kosong saat melihat dirinya. Saat ditanya, dia menjawab dengan senyuman manisnya, “Blogger Bandung.” Baju batik B2W Bandung warna kuning yang dikenakan menunjukkan bahwa dia adalah seorang pesepeda. Yang pasti bakal menyilaukan mata. Lalu, setelah drama saling sapa dan mengumbar senyum, sampailah dia pada titik sedang menikmati Hot Latte. Kalau saja ada biskuit dengan rasa gingerbread, tentu minuman panasnya itu makin paripurna. Oya, tahu tidak kalau dia membuat sendiri hot latte-nya? Benar, semua itu bisa terwujud dengan Nescafe Dolce Gusto, sehingga percayalah … bahwa Semua Bisa Menjadi Bartender Pro.

Produk-49.jpg

NESCAFE DOLCE GUSTO

Mayoritas orang Indonesia pasti sudah mengenal dengan brand Nescafe. Beberapa produknya memang banyak mengeluarkan sediaan kopi instan. Cara membuatnya mudah, tinggal buka kemasannya lalu tuang ke wadah gelas dan campur dengan air panas. Jadilah minuman penghangat di kala lelah. Namun manusia memang tidak pernah puas. Masih saja beberapa butuh untuk nongkrong manja di kafe atau restoran. Tujuannya bukan hanya menikmati minuman kesukaannya, tetapi karena suka dengan suasana dan sajian yang berbeda. Mengapa berbeda? Ini karena kopi buatan kafe/restoran itu lebih artistik. Adanya lapisan-lapisan di gelasnya. Adanya foam yang berbentuk lucu. Atau hiasan berupa gambar yang terbuat dari krim susu. Sebagai penikmat, mayoritas tidak bisa membuatnya. Harus menjadi bartender pro agar bisa melakukan itu semua.

Nah, di sinilah Nescafe melihat ada peluang yang terbuka lebar. Berbekal pengalaman puluhan tahun, mereka akhirnya bisa memperkenalkan sebuah alat yang portable. Alat pembuat kopi/teh yang kemampuannya membuat orang biasa menjadi bartender pro. Dan pada akhirnya … Semua Bisa Menjadi Bartender Pro. Wah! Kopi yang bernuansa seni pun bisa dibawa ke rumah masing-masing. Ya, inilah era the modern art of coffee. Alat tersebut bernama Nescafe Dolce Gusto, mesin pembuat kopi/teh yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan sajian yang berkualitas dan tentu saja bernuansa seni tinggi. Tidak hanya mesinnya, tetapi juga kapsulnya yang sudah dipersiapkan dan mudah didapatkan. Sajian apapun bisa dibuat. Dari yang sederhana hingga yang paling sulit sekalipun. Mudah, praktis, nyaman, dan aman. Waktu pun tidak terbuang percuma saat ingin berleha-leha di rumah selepas bekerja.

Produk-50.jpg

Sosok itu melihat sendiri bagaimana pihak Nescafe memperkenalkan varian mesinya di malam tersebut. Ada DROP yang bentuknya mirip dengan tetesan air. Ada GENIO yang memiliki kapasitas air paling besar, yaitu 1 liter. Ada OBLO yang bentuk fisiknya kotak dan paling berbeda. Lalu ada MINI ME yang paling praktis dan termurah. Dia sendiri kebetulan membuat Hot Latte dengan menggunakan Nescafe Dolce Gusto Mini Me. Varian ini memiliki pilihan dua warna, putih abu-abu dan hitam abu-abu. Dengan berat hanya 2,1 kg dan kapasitas air 800 mL, alat ini hanya membutuhkan daya listrik maksimal 1500 watt saja. Kelebihannya? 1. Bisa digunakan 5 detik setelah level airnya diatur; 2. Bisa digunakan untuk membuat minuman panas dan dingin; 3. Bisa diatur tekanannya hingga 15 bar; 4. Otomatis akan mati sendiri setelah 5 menit kalau tidak digunakan. Sip, kan?

Mau tahu bagaimana dia membuat Hot Latte dengan Nescafe Dolce Gusto Mini Me?

  1. Masukkan air ke dalam mesinnya. Jangan lupa untuk mencolokkan kabelnya ya.
  2. Masukkan kapsul kopi Cappuccino ke dalam mesin dan segera atur airnya di level 1, tekan tombol merah ke arah kanan (panas). Air kopi akan keluar sendiri setelah 5 detik.
  3. Keluarkan kapsul sisa, lalu masukkan kapsul susu Cappuccino ke dalam mesin dan segera atur air di level 7, tekan tombol merah ke arah kanan. Air susu akan keluar sendiri.
  4. Minuman Hot Latte telah tersaji dengan baik. Sosok itu pun dengan tenang meminumnya manja.

Produk-51.jpg

CARA MENDAPATKAN KAPSUL

Bagaimana kalau kapsulnya habis? Oya, setiap pembelian Nescafe Dolce Gusto selalu mendapatkan bonus kapsul. Coba cek di kardusnya atau tanya langsung ke pegawai tokonya hehehe. Jika sudah habis, sila pergi ke beberapa toko besar di Bandung, misalnya Carrefour, Transmart, atau Yogya Junction. Beli online juga bisa lewat Lazada dan Blibli. Kalau di Jakarta mah lebih banyak lagi pilihannya, seperti Best Denki, Hero, Metro, Sogo, dan lain-lain. Kapsul dijual per box dengan harga Rp110.000 dimana bisa untuk membuat 16 gelas Espresso Intenso-Grande Intenso-Cafe Au Lait-Nestea Peach dan 8 gelas Cappuccino-Mocha-Milo-Green Tea Latte. Dah ah … cari aja langsung Nescafe Dolce Gusto yang disuka, sementara sosok itu mau bersantai dulu di rumah sambil menikmati sajian lain yang menyegarkan. Slurp.[]

Blogger vs Pariwisata Halal Indonesia

: Ngeblog hanyalah sebuah alat, satu dari sekian banyak media, yang bisa digunakan untuk mengubah dunia atau hanya sekadar menunjukkan apa hobi dan makanan kesukaanmu. (Bang Aswi)

We Are Social (Januari 2016) merilis bahwa pengguna internet dunia saat ini sudah mencapai 3,419 miliar jiwa dan yang aktif di media sosial ada 2,307 miliar jiwa. Dari jumlah itu, platform teratas yang sering dipakai adalah Facebook dan WhatsApp. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Dengan jumlah penduduk sebesar 259,1 juta jiwa, ternyata yang sudah melek internet baru 88,1 juta jiwa dan yang aktif bermedia sosial ada 79 juta jiwa. Dan … platform teratas yang sering dipakai di Indonesia adalah BBM. Setelahnya baru Facebook dan WhatsApp. Kalau fokus pada FB saja, pengguna terbanyak adalah pada rentang usia 20-29 tahun. Yang kedua pada rentang usia 13-19 tahun. Kalau dari jenis kelamin, mayoritas masih dipegang laki-laki. Tanya kenapa?

Itulah beberapa data yang sosok itu sampaikan di acara “Optimalisasi Peningkatan Wisata Halal Melalui Media Sosial” pada hari Sabtu, 6 Agustus 2016, di The Green Forest Resort. Dia mewakili blogger yang alhamdulillah dipercaya oleh Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia sebagai mitra untuk memajukan pariwisata Indonesia, khususnya yang berlabel halal. Nah, kenapa juga dengan kehalalan wisata? Apakah berarti ada juga wisata haram? Ini sih kata salah seorang blogger yang langsung nyahut saat mendengar istilah ‘wisata halal’ hehehe…. Oya, data pada paragraf pertama itu penting dibeberkan untuk menunjukkan bahwa pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan tiada hari tanpa berinternet, baik menggunakan PC atau smartphone. 43% masyarakat Indonesia sudah menggunakan smartphone dengan rata-rata pemakaiannya adalah 3 jam 33 menit setiap harinya, lho.

Produk-30

PARIWISATA HALAL DI INDONESIA

Baik, sekarang kita fokus pada pariwisata Indonesia, khususnya wisata syariah atau wisata halal. Pariwisata Halal merupakan tujuan wisata baru di dunia saat ini. Utilizing the World Tourism Organization (UNWTO) menunjukkan bahwa wisatawan Muslim mancanegara berkontribusi 126 miliar dolar AS pada 2011. Jumlah itu mengalahkan wisatawan dari Jerman, Amerika Serikat dan Cina. Menurut data Global Muslim Traveler, wisatawan Muslim Indonesia masuk dalam 10 besar negara yang paling banyak berwisata. Namun pada 2014, Indonesia tidak termasuk dalam 10 tempat destinasi kunjungan Muslim. Oke, kita lihat dua tahun kemudian.

Potensi wisata halal ini sangat terbuka, baik potensi Indonesia sebagai destinasi wisata halal maupun potensi wisatawan asing yang akan datang ke Indonesia. Jumlah umat Islam dunia saat ini mencapai 1,7 miliar jiwa dan mereka ternyata lebih nyaman jika berwisata ke daerah dengan predikat wisata halal. Mengapa menyasar wisatawan Muslim? Thomson Reuters dan Dinar Standar mengeluarkan data bahwa belanja Muslim dunia untuk wisata halal pada 2012 mencapai 137 miliar dolar AS. Angka itu pada 2018 diperkirakan akan naik menjadi 181 miliar dolar AS. Global Muslim Travel Index 2015 juga menyebutkan segmen wisata Muslim memiliki nilai 145 miliar dolar AS dengan jumlah 108 juta wisatawan Muslim. Angka tersebut diprediksi akan naik menjadi 150 juta jiwa pada 2020 dengan nilai pasar 200 miliar dolar AS.

Inilah yang digenjot Kemenpar untuk menaikkan pamor Indonesia yang sudah kadung dikenal sebagai negara mayoritas Muslim. Pada ajang The World Halal Travel Summit/Exhibition 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang diikuti 200 negara yang melombakan 14 kategori itu, Indonesia berhasil membawa pulang tiga kategori, yakni World’s Best Halal Tourism Destination (Pulau Lombok), World’s Best Halal Honeymoon Destination (Pulau Lombok), dan World’s Best Family Friendly Hotel (Hotel Sofyan Jakarta). Atas prestasi tersebut, Indeks Wisata Muslim Global MasterCard-CrescentRating (GMTI) 2016 memasukkan Indonesia sebagai negara keempat terpopuler yang dikunjungi wisatawan Muslim dunia. Indonesia berhasil naik dua peringkat dan menempati posisi keempat dunia setelah Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki. Coba bandingkan dengan dua tahun lalu. Pulau Lombok pun kini sudah makin terkenal.

Tidak hanya Lombok, Bandung dan Jawa Barat pada umumnya juga harus diperkenalkan. Bu Katijah, Kepala Bidang Target Pasar yang mewakili Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara, memaparkan bahwa Jawa Barat terpilih untuk dijadikan objek wisata halal karena memiliki banyak potensi destinasi wisata yang belum diperkenalkan kepada dunia. Beliau berharap sekali kepada para komunitas yang hadir untuk membantu melakukan promosi wisata halal melalui media sosialnya masing-masing. “Saya berharap kerja sama dengan komunitas-komunitas untuk mempercepat proses promosi wisata melalui medsos. Karena saya yakin semua anggota komunitas ini adalah pengguna media sosial yang aktif,” paparnya. Setuju, Bu. Dan sosok itu tampaknya harus banyak belajar dari Siti Chotijah, MA alias Mbak Jhe yang merupakan Team leader dari GenPI Wonderful Lombok Sumbawa.

Produk-31.jpg

PERAN BLOGGER MENGGAUNGKAN WISATA HALAL

Don Kardono, Staf khusus Bidang Publikasi Optimalisasi Peningkatan Wisata Halal Melalui Media Sosial menjelaskan bahwa pihak Kemenpar memiliki empat channel yang dipakai untuk memajukan pariwisata Indonesia. 1) Paid Media atau media berbayar; 2) Own Media atau media yang kita miliki sendiri; 3) Social Media atau media sosial; dan 4) Endorser Media atau menggunakan orang berpengaruh untuk mempromosikan destinasi. Blogger? Jelas masuk dalam poin ketiga, beberapa bahkan sudah masuk ke poin keempat. Dari data yang sudah dijelaskan pada bagian prolog, peran blogger jelas berpengaruh di media sosial. Meski mungkin jumlahnya belum mencapai seperempat dari total pengguna internet di Indonesia, tetapi pengaruhnya begitu besar. Sudah banyak bukti betapa pengaruh media sosial begitu berperan dalam beberapa kebijakan, termasuk hukum. Brand-brand besar terbukti sudah mulai melirik para blogger untuk memasarkan produk mereka.

Untuk itulah alangkah baiknya jika promo wisata halal ini harus melibatkan blogger. Kementerian Pariwisata harus jeli melihat peluang dan jangan lagi tertinggal. Sebagai contoh, apakah mayoritas masyarakat Indonesia sudah mengetahui tentang pariwisata halal ini? Belum. Para blogger dan media kampus yang hadir kemarin saja belum mengetahui betul apa itu wisata halal. Padahal berita tentang wisata halal sudah ada di media massa, tetapi belum disebarkan oleh para pelaku media sosial, khususnya blogger. Sangat disayangkan. Padahal pada 2012, wisatawan yang mencari pariwisata halal mencapai nilai 137 juta dolar AS, bandingkan dengan pariwisata ke Cina dengan nilai 89 dolar AS. Hal ini menunjukkan bahwa potensi wisatawan Muslim lebih besar dari wisatawan Cina. Sementara, potensi wisatawan Muslim sudah mencapai angka 1,7 juta jiwa dimana 180 ribu jiwa per tahun berasal dari Timur Tengah.

Taufan Rahmadi, Creative Strategic Expert GenPI, menuturkan bahwa wisata halal itu adalah tempat wisata yang memberikan pelayanan dengan bersertifikasi halal. Ia mencontohkan dengan upaya pihak pengelola tempat wisata dalam menyajikan makanan halal, menyediakan musala, juga fasilitas dan layanan lain yang mengandung unsur halal. Menurutnya, wisata halal akan menciptakan wisata yang nyaman. Tips untuk berhasil menguasai bisnis di bidang wisata, salah satunya adalah dengan mempromosikan tempat wisata menggunakan media sosial. Alasannya, dengan kemajuan zaman saat ini, sebagian besar masyarakat sudah mulai beralih menggunakan media digital. “Dengan menguasai dunia maya, kita akan bisa menguasai dunia, karena dengan media sosial akan lebih cepat untuk memperkenalkan tempat wisata ke seluruh dunia,“ tutur Taufan. Dan tampaknya itulah yang menggerakkan seluruh peserta yang hadir untuk langsung meresmikan pembentukan Gen PI Jawa Barat dengan koordinator sosok itu sendiri.

Sertifikasi halal? Ya, perlu sekali. Sertifikasi ini menjadi tantangan utama dalam pengembangan wisata halal, khususnya bagi jasa pariwisata, hotel, restoran, dan produk-produk olahan lainnya. Asosiasi Hotel dan Restoran Syariah Indonesia (AHSIN) 2014 mencatat bahwa Indonesia baru mempunyai 25 hotel yang restorannya bersertifikat halal dan 310 restoran bersertifikat halal. Tapi lihat negara tetangga. Thailand telah memiliki 100 hotel dan restoran yang bersertifikat halal. Malaysia telah memiliki 366 hotel syariah dan lebih dari 2.000 restoran yang bersertifikat halal. Singapura bahkan memiliki 2.691 hotel dan restoran yang sudah bersertifikat halal. Halo, Indonesia….

Produk-32

USULAN

Wisata halal tentu harus dijelaskan pada masyarakat. Hotel-hotel mana saja yang sudah memiliki sertifikasi halal. Restoran dan café mana saja yang sudah punya. Adakah spa dan salon halal? Lalu bagaimana dengan pramuwisata atau guide yang paham sekali tentang nilai-nilai Islam sehingga bisa membawa kliennya menuju wisata halal? Ingat loh bahwa pramuwisata merupakan pemimpin dari para wisatawan. Bagian ini sering diremehkan, padahal perannya penting. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a dan Abu Sa’id r.a, “Jika tiga orang keluar untuk bepergian, hendaklah menjadikan salah seorang sebagai pemimpin.” Jangan sampai pengalaman sosok itu saat perjalanan Trans-Sulawesi setahun lalu terjadi, yaitu bagaimana pramuwisata hanya sekali tidak mengindahkan untuk istirahat shalat wajib. Nah lho?

Khusus sertifikasi halal untuk hotel, sosok itu mengusulkan sebaiknya juga mencakup mushala yang terbuka. Bukan tertutup atau di basement seperti kebanyakan. Ini memberikan ketenangan dalam beribadah. Begitu pula dengan penyediaan sajadah/sarung/mukenah di kamar hotel. Begitu pula dengan makanan halal di pesawat (khususnya pesawat asing) perlu disosialisasikan lebih gencar lagi karena ternyata masih banyak masyarakat yang belum tahu soal ini. Sosok itu sendiri kebetulan punya pengalaman saat pergi ke Jepang, makanan halal dipesan saat memesan tiket pesawat. Kalau yang paham tentang dunia aplikasi, alangkah baiknya jika ada yang membuat aplikasi Wisata Halal. Cakupannya adalah hotel, restoran, spa, salon, dan masjid-masjid yang bisa dikunjungi. Lebih dari itu, why not?

Sosok itu juga pernah mengajukan ide saat Asean Blogger di Solo, yaitu adanya proyek pertukaran blogger se-Indonesia. Sayang … ide ini hanya mengendap dan belum terealisasikan. Tujuan dari pertukaran blogger ini adalah untuk memajukan wisata halal di daerah masing-masing. Misal blogger Bandung ke Aceh dan blogger Aceh ke Bandung. Blogger Bandung akan mendapatkan masukan berharga tentang wisata halal di Aceh dan kemudian bisa diterapkan di Bandung. Blogger Bandung juga melihat bagaimana kekurangan wisata halal di Aceh sehingga menjadi masukan berharga bagi Pemerintah Aceh. Dananya? Ya dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau pihak swasta yang bisa membantu. Kalau tujuannya untuk kepentingan bersama, yaitu pariwisata, tentu bisa diwujudkan. Bismillah.[]

Mengenal Bandung Creative Center

Sosok itu masih teringat dengan ucapan Ridwan Kamil alias Kang Emil, “Ciri orang yang bahagia adalah temannya banyak, suka tersenyum, dan menemukan hal-hal baru setiap hari. Ini hasil penelitian ilmiah. Orang makin pintar kalau sering melihat pohon dan alam terbuka. Bandung adalah Home for Happy Minds. Saya menyemangati nilai-nilai kebahagian. Saya menyemangati nilai-nilai kedekatan kita dengan alam. Saya menyemangati mimpi Bandung menjadi juara yang dimulai dari SDM-nya. Kalau manusianya kreatif, bahagia, dan motoriknya bagus, maka nanti kotanya juga tercermin dari kegiatan-kegiatannya. Jadi sempurnakan Indonesia dengan kapasitasnya masing-masing. Siapa yang mau gabung nanti kita bikin acara-acara khas Bandung yang out of the box dan extraordinary. Mudah-mudahan maksimal. Itulah tanda cinta pada Kota Bandung. Karena dengan cinta segala kesusahan akan jadi lupa dan segala lelah akan berbuah pada keikhlasan.”

Maknanya? Kreatifitas. Untuk mewujudkan hal itu, Kang Emil pun terus berinovasi memperbanyak taman dan juga menyediakan tempat dimana semua orang bisa mencurahkan ide dan gagasannya. Salah satunya adalah pembangunan gedung Bandung Creative Center di Jl. Laswi, Bandung. Denger-denger, nilai lelangnya saja mencapai Rp50 miliar. Wow! Bandung Creative Center merupakan konsep Pemkot Bandung untuk menciptakan orang-orang kreatif. “Jadi, kita akan sediakan ruang untuk mereka berekspresi. Inilah rumus untuk memperbanyak orang-orang kreatif.” Gedung ini akan difasilitasi auditorium bioskop, perpustakaan ekonomi kreatif, toko/studio desain, studio tari, studio musik, studio fashion, studio keramik, ruang ICT, perpustakaan kreatif, dan empat ruang kelas. Plus tentu saja adanya kafe yang bisa digunakan untuk bersantai. Total, memiliki lebih dari 10 fungsi.

Kreatifitas memang harus dirangsang. Oke, orangnya sudah kreatif, dan akan makin kreatif kalau didukung oleh pemerintah setempat. Pemerintah Kota Bandung memang secara serius akan membawa Bandung menjadi Kota Kreatif. Kang Emil ingin mulai menumbuhkan semangat dan berusaha untuk mendorong hal tersebut. Hanya sendiri? Tentu tidak. Ia juga membangun jaringan dengan banyak kota, sehingga tiap-tiap kota bisa saling mendukung untuk menjadi kreatif. Hal ini diperlukan karena tiap kota memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Alhamdulillah pembangunannya sudah dimulai dan bisa dilihat sendiri di Jl. Laswi, dan semoga akhir tahun sudah beres dan bisa diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

02_BCC

BANDUNG SEBAGAI CREATIVE CITIES NETWORK

Kreatifitas memang harus ditumbuhkan. Oleh karena itulah dirinya begitu mendukung jika Pemkot Bandung berupaya mewujudkan predikat Kota Bandung sebagai jaringan kota kreatif (Creative Cities Network) dalam UNESCO pada 2016. Tahun lalu Kang Emil mengatakan, “Kita akan bikin tiga creative center sekaligus. Belum pernah dilakukan kota lain di Indonesia. Lokasi pertama di Jalan Laswi. Yang kedua menggunakan fasilitas gedung Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Braga. Satu lagi di Jalan Anyar Kiaracondong dengan luas 7 hektar. Itu tanah PGN juga. Di sana namanya Innovation Center, bakal ada mesin laser untuk motong besi dan mesin-mesin mahal yang tidak mungkin bisa dibeli individu. Jadi bisa buat prototipe apa saja di sana.”

Pembangunan Bandung Creative Center sendiri akan dimandori langsung oleh Kang Emil. Hal ini dikarenakan desain bangunannya yang cukup rumit. Ada banyak komponen bangunan berbentuk poligon, jelas desain seperti ini konon belum pernah ada di Indonesia sebelumnya. Targetnya adalah tepat waktu dan hemat biaya. Pemkot Bandung ingin membuktikan kalau proyek pemerintah dapat diwujudkan dengan kualitas bagus dan anggaran yang wajar tanpa pengurangan spesifikasi. Kalau proyek ini selesai, diharapkan standar pembangunan gedung di Kota Bandung akan mengacu kepada standar yang diterapkan pada bangunan Bandung Creative Center ini.

“Bangunan BCC bukan bangunan biasa. Kalau secara logika membangunnya seperti bangunan lain, saya khawatir hasilnya biasa-biasa saja. Ini percontohan bangunan unik yang harus jadi istimewa. Saya membangun kemana-mana, masa di negeri sendiri tidak diawasi,” jelas Kang Emil. “Sehingga kalau ada turis kita arahkan melihat contoh terbaik ke sana. Ada juga bioskop kecil untuk ruang seminar dan menonton karya film atau TV dari anak-anak Bandung.”

Thailand Creative & Design Center (TCDC) | Sumber: makinteriors

Pada paragraf tiga di atas dijelaskan bahwa Bandung Creative Center inginnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Mengapa? Karena bangunan ini akan menjadi sebuah Creative Center Pertama di Indonesia. Kalau di tingkat ASEAN, sudah ada Creativity Center di Thailand, namanya Thailand Creative & Design Center (TCDC). “Di ASEAN, hanya Thailand yang punya. Jadi kalau kita bangun, kita yang kedua. Di Thailand hasilnya memang luar biasa, bisa mengakselerasi ekonomi kreatif. Kita punya harapan mengakselesrasi ekonomi kreatif Bandung dengan hadirnya bangunan ini.” Kang Emil berkeinginan, pusat industri kreatif tersebut mampu menginspirasi kota lain agar ekonomi kreatif ini lahir atas kontribusi dan inovasi dari pemerintah. Saat ini, kemajuan pembangunan Bandung Creative Center baru sekitar 15 persen. “Minggu depan, mulai persiapan untuk berkomunikasi dengan komunitas kreatif Bandung-nya karena nanti ada ruang-ruang yang harus dikelola,” tutup Kang Emil.[]

Oleh-oleh Haji di Bursa Sajadah

Selamat hari raya, Selamat hari lebaran
Raihlah kemenangan setelah Ramadhan
Mari berjabat tangan mari maaf-maafan
Raihlah kemenangan dengan senyuman

Oleh-oleh Haji di Bursa Sajadah ~ Sosok itu masih ingat betul saat pertama kali naik pesawat. Deg-degan. Serba tidak jelas. Khawatir. Senang. Takut. Takjub. Semua perasaan itu bercampur aduk. Pertama kali yang diperhatikan benar adalah barang bawaan. Tidak seperti naik kendaraan bermotor di darat, berat barang bawaan di atas pesawat jelas menjadi perhatian. Kalau kelebihan beban, bisa mengakibatkan hal yang tidak diinginkan siapa pun. Pada umumnya berat barang bawaan yang bisa ditenteng adalah maksimal 7 kg, beberapa bahkan kurang dari itu. Kalau lebih, harus masuk bagasi yang juga ada batasan maksimalnya. Rata-rata masih 20 kg kalau ingin gratis. Lebih, ya bayar lagi.

Nah, untung saja pengalaman pertama dia naik pesawat hanya ke Bali dan beberapa hari saja. Tidak banyak barang bawaan yang mengiringi perjalanannya. Cukup satu ransel dan tidak perlu bagasi. Aman. Lalu … bagaimana dengan orang-orang yang akan bepergian ke Mekah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji/umroh? Jelas bawaan mereka akan lebih banyak lagi. Begitu pula saat pulangnya, jauh lebih banyak lagi. Meski tidak wajib, membawa oleh-oleh dari tempat tujuan pergi ke kampung halaman adalah sebuah kemestian. Air zam-zam adalah benda wajib yang harus dibawa dari tanah suci ke Indonesia. Kalau perlu, yang banyak sekalian. Jika dulu masih bisa membawa lebih, kini setahunya hanya diperbolehkan membawa maksimal 5 liter. Jelas tidak akan bisa membawa oleh-oleh haji sebanyak yang diharapkannya.

Produk-24.jpg

Anak-anak Yatim mengantri berwudhu di taman yang indah

OLEH-OLEH HAJI/UMRAH TERLENGKAP

Lalu bagaimana menyiasatinya? Inilah yang dibidik oleh Bursa Sajadah. Dengan kemampuannya melihat potensi pasar yang begitu besar, mereka pun mengisi ruang-ruang kosong itu. Sejak 1998 mereka pun menjual oleh-oleh haji/umrah seperti air zam-zam, kurma, buah tin, sajadah, baju muslim, dan lain sebagainya. Hingga akhirnya usaha ini berkembang pesat dan berdirilah sebuah toko di Jl. Inhoftank (Ruko Komp. Jati Permai) Bandung pada tahun 2000. Di bawah naungan SKV Group, Bursa Sajadah kemudian menjadi pusat perlengkapan muslim dan oleh-oleh haji/umrah terlengkap di Indonesia. Hingga kemudian mereka membuka cabang lain di Jl. Citarum (depan Masjid Istiqamah). Masih di Bandung.

Mengapa Bandung? Heera Syahir Karim Vasandani mengatakan, “Bandung termasuk salah satu market yang bagus. Makanya kami membuka cabang lagi demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang makin tinggi untuk oleh-oleh haji ini.” Heera adalah CEO Bursa Sajadah Aarti Jaya dan merupakan generasi kedua yang terus melanjutkan beragam inovasi selama 7 tahun ini. Ekspansi Bursa Sajadah kemudian berlanjut ke 6 (enam) kota (Jakarta, Bekasi, Bogor, Surabaya, Malang, dan Solo) sehingga total sampai saat ini sudah ada 8 cabang. “Kami bisa eksis hingga saat ini adalah karena komitmen, kerja keras, dan teamwork yang bagus. Tidak dilupakan juga adanya dukungan dari para mitra,” ujarnya.

Produk-25.jpg

Para #BloggerBDG bersama Ibu Heera Syahir Karim Vasandani yang ramah

BURSA SAJADAH ONLINE

Inovasi, kata kunci keberhasilannya. Dan atas dasar itulah Bursa Sajadah kembali berkreasi pada tahun ini. Era digital menuntut pebisnis untuk dinamis beradaptasi melakukan perubahan untuk membuat konsumen/pelanggan semakin terpikat. Bisnis online kini telah menjadi gaya hidup pebisnis, plus telah menjadi kebutuhan masyarakat yang ingin serba praktis, efisien, dan efektif. Beruntunglah sosok itu karena pada hari Rabu (29/6/2016) diundang oleh Bursa Sajadah yang meluncurkan portal layanan belanja online di situs http://www.bursasajadah.com. Barang-barangnya sama dengan yang dijual secara offline. Kelebihannya Tentu saja ada promo dan progam menarik lainnya yang jauh lebih update, sehingga lebih cepat diketahui tanpa harus ke tokonya. Pembayaran pun dipermudah melalui transfer antarbank atau menggunakan cek.

Konsepnya sendiri sebenarnya sudah diterapkan 2 (dua) tahun lalu, dan ternyata memberikan kontribusi efektif bagi Bursa Sajadah. Heera menjelaskan, “Kami berupaya terus mendengar, memahami, dan memenuhi kebutuhan/selera pelanggan dengan melakukan peningkatan dan inovasi dalam layanan. Bursa Sajadah Online ini diharapkan bisa memberikan kemudahan, kenyaman, juga keamanan dalam bertransaksi.” Oleh karena itul Atalia Praratya, yang dikenal sebagai pejuang cinta dan ibu dari anak-anaknya Ridwan Kamil, mengapresiasi hal tersebut sehingga ia pun bersedia meresmikan secara langsung peluncuran portal Bursa Sajadah Online di Harris Convention Centre, Festival Citylink, Bandung. Pada acara tersebut, SKV Group juga berbagi dengan 60 anak yatim sambil mendengarkan ceramah Ust. Athian Ali. “Semoga acara ini menjadi ajang silaturahmi antarkaryawan SKV Group dan mempererat kerjasama yang lebih baik lagi pada mitra dan sesama,” lanjut Heera.

Produk-26.jpg

Ibu Atalia Praratya, Ust. Athian Ali, dan para pemenang lomba livetweet + livegram

Sosok itu jelas tertarik dengan konsep ini. Tidak harus datang ke tokonya, tapi langsung mengakses situsnya saja. Pilih-pilih mana yang mau dibeli, bayar, tinggal tunggu deh barangnya datang. Simple. Bagi yang tempat tinggalnya jauh dari toko offline-nya, jelas akan lebih mudah mencari perlengkapan muslim atau oleh-oleh haji/umrah di sana. Apalagi kalau kota dimana ia tinggal tidak terdapat cabang seperti di atas. Termasuk juga bagi yang tinggal di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, atau pulau-pulau di Indonesia bagian timur. Tidak harus memesan pada saudara atau teman yang jelas akan merepotkan, langsung saja buka bursa sajadah online dari gadget atau laptop/pc miliknya. Der ah![]

Andromax A, Hape 4G Termurah

Andromax A, Hape 4G Termurah ~ Kata siapa? Ya, kata sosok itu. Sekarang kan sudah zaman maju, apa-apa harus jauh lebih baik dari yang sudah-sudah, termasuk di dunia operator atau jaringan. Jika sebelumnya semua orang yang memiliki hape dicekoki dengan teknologi 3G sehingga hanya dengan barang elektronik di tangannya dan ready-to-go sudah bisa berselancar di dunia maya, maka sekarang semua itu tidak lagi. Katanya berselancar masih terbilang nyaman dan keren di lautan berombak (kata siapa?), tapi sekarang lebih keren lagi kalau memakai teknologi 4G. 3G? Denger-denger sih bakal tidak digunakan lagi di akhir 2016 ini. Nah lho?! Jadi, apa yang harus dilakukan untuk cepat-cepat beralih ke hape dengan teknologi 4G sementara pasarannya masih tergolong mahal?

Produk-22

Sosok itu sendiri mengakui bahwa dunia pekerjaannya saat ini memang membutuhkan operator atau jaringan yang bisa mendukung pekerjaannya. Apa itu? Tentu saja akses internet yang cepat dan jaringannya juga luas. Jadi, meski di kota A atau di kota B atau bahkan di Desa C, masih dapat sinyal dengan baik. Masih bisa berselancar di dunia maya untuk sekadar posting foto narsis atau memberitakan hal-hal yang perlu diketahui masyarakat luas. Nah, itulah mengapa teknologi sekarang harus segera beralih ke 4G, bukan tetap di 3G. Mengapa hape sekarang harus 4G? Jawaban simpelnya adalah karena sudah tidak zaman lagi kalau misalnya buka video di youtube ternyata harus mengalami yang namanya ‘buffering‘. Ya, kecepatan internet 4G jauh lebih wow dibanding 3G. Belum lagi kalau dikaitkan dengan komunikasi ala video call. 4G is better than 3G.

Nah, itulah yang sekarang lagi digenjot oleh Smartfren. Dengan kampanye #4GinAja mereka pun memperkenalkan konsep DNS yang lebih baik. Apa itu DNS? Device (perangkat), Network (jaringan), dan Service (layanan). Perangkat terbaru mereka adalah Andromax E2+ dan Andromax A, lalu jaringan 4G LTE Advanced-nya diperluas hingga 188 kota/kabupaten, dan layanannya bakal banyak promo selama bulan puasa ini dan lebaran nanti. Mupeng? Oke deh, sementara ini sosok itu akan membahas tentang salah satu perangkat terbarunya, yaitu Andromax A. Di bawah ini ada videonya ^_^

7 Keunggulan Andromax A

Teknologi 4G penting, tapi bagaimana dengan harganya? Kalau mau ambil sample beberapa brand lain yang sudah mengeluarkan hape 4G, ternyata lumayan juga harganya. Semuanya ada di atas angka Rp2juta, beberapa bahkan sudah di atas angka Rp3juta. Seri Andromax yang sudah ada? Sama juga. Sudah di atas angka Rp2juta dan yang paling murah masih di atas angkat Rp1juta. Bagi beberapa orang yang baru mengenal istilah 4G, jelas memberatkan. Bagaimana solusinya? Smartfren pun memperkenalkan Andromax A, hape 4G serba bisa. Hanya dengan Rp649ribu, siapapun bisa mendapatkan hape yang sudah berteknologi 4G LTE Advanced dengan jaringan yang luas. Jelas semakin mengokohkan Andromax A, Hape 4G Termurah. Inilah keunggulan pertamanya. Hanya itu? Tentu saja tidak. Masih ada lagi 6 keunggulannya, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

  1. Sudah menggunakan teknologi Voice Over LTE atau VoLTE. Artinya, video call akan lebih stabil tanpa hambatan, suara akan lebih jernih berkualitas HD, nelpon tersambung dengan cepat, perpindahan dari voice ke video call begitu mudah, kecepatan tetap optimum meski nelpon dan browsing/download dilakukan bersamaan, dan tentu saja tarif sama dengan nelpon reguler. Pastikan sebelum melakukannya, fitur VoLTE sudah aktif dan berada di jaringan 4G.
  2. Adanya fitur Smart Screen, yaitu kemampuan mengatur dan mengakses aplikasi hanya dengan sentuhan ajaib di layar hape. Untuk mengetahui semua informasi gesture ini, bisa dilihat di menu settings > gesture > pilih On > pilih gesture.
  3. Layar LCD yang lebar, yaitu 4.5″ dan dengan tambahan fitur SVI. Apa itu? Inilah sunlight visibility improvement, yaitu fitur yang mampu mengatasi masalah silau saat siang hari. Dengan SVI ini, dijamin layar tetap terlihat cerah meski di bawah sinar matahari langsung.
  4. Dual camera dan dual sim yang dijamin oke punya. Hape berkamera sudah biasa, tapi kalau memiliki dua kamera wide angle yang sama-sama berkapasitas 5MP tentu luar biasa untuk kategori hape murah. Pada bagian kamera belakang juga sudah dilengkapi LED flash. Begitu pula dengan slot sim yang ada dua, sehingga tidak perlu lagi membuang kartu sim lama. Rasakan kemudahan berkomunikasi dengan fasilitas dua sim yang aktif secara bersamaan.
  5. Bonus my smartplan senilai Rp60ribu dengan jangka waktu seminggu. Hitung-hitung percobaan jaringan 4G LTE Advanced. Sudah termasuk data internet 8GB, 1000 menit nelpon dan video call ke sesama smartfren, 100 sms ke semua operator, dan 10 menit nelpon ke semua operator.
  6. Ada tiga pilihan warna yang menarik, yaitu black, white, dan gold.

Produk-23.jpg

Tertarik? Sosok itu mah sudah punya. Bahkan langsung dicoba di-tether alias dijadikan modem dan dipakai secara wifi oleh 1 hape dan 1 laptop. Hasilnya? Puas bersosmed di hape tersebut dan bisa berselancar di dunia maya via laptop, bahkan langsung mengunduh beberapa lagu mp3 tanpa pake lama. Seriusan.[]

Resep Lompong Sagu ala The Trans

Sebelumnya sosok itu pernah menulis tentang menu asyik khas Minang, yaitu Babuko Basamo yang diselenggarakan oleh The Trans Luxury Hotel Bandung. Kalau diperhatikan di bagian foto, terdapat makanan yang mirip banget dengan otak-otak. Apa benar itu adalah otak-otak khas Palembang? Bukan. Bahkan jauh dari yang namanya asin dan pedas. Bentuknya mirip, tetapi rasanya manis. Itulah yang disebut dengan Lompong Sagu, hidangan khas Sumatera Barat yang dikenal sebagai cemilan saat berbuka.

Cara membuatnya ternyata mudah dan chef hotel memeragakannya bersama Uni Reno. Beruntung sekali sosok itu bisa menyaksikannya secara langsung. Mohon maaf kalau di bulan Ramadhan ini malah diberikan resep yang menggugah iman. Maklum saja, dia mendapatkannya pas sebelum puasa. Bagi yang merupakan warga asli tentu akan menjadi kenangan tersendiri terhadap Lompong Sagu ini. Sedangkan bagi warga lainnya, tentu tidak ada salahnya untuk mencoba dan mempraktikkannya di dapur sendiri. Siap?

Continue reading “Resep Lompong Sagu ala The Trans”