Iktikaf

… dan janganlah kamu pergauli mereka sedang kamu beriktikaf dalam masjid. (QS. Al-Baqarah: 187)

Abu Said Al-Khudriy ra. berkata, “Rasulullah saw. melakukan iktikaf pada hari kesepuluh pertama bulan Ramadhan, kemudian pertengahannya. Beliau memakai kopiah buatan Turki yang dihiasi dengan tenunan. Lalu beliau memindahkan hiasannya ke atas kopiahnya. Kemudian mengangkat kepalanya dan berkata di hadapan orang banyak, ‘Aku beriktikaf pada sepuluh malam pertama, menunggu (lailatul qadr) pada malam ini, kemudian beriktikaf lagi pada pertengahannya. Tatkala tidur, aku mendapatkan wahyu bahwa lailatul qadr itu pada sepuluh malam terakhir. Barang siapa yang ingin beriktikaf maka lakukanlah.’ Setelah itu, para sahabat pun beriktikaf bersamanya.” (HR. Muttafaq’alaih)

Dai Aisyah ra., istri Nabi saw., bahwasanya Nabi saw. biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga meninggal dunia. Kemudian diteruskan kebiasaan iktikafnya oleh istri-istri beliau. (HR. Muttafaq’alaih)

Baca juga artikel yang berkaitan atau melihat daftar isi

Berlomba di Penghujung Ramadhan

Berlomba-lombalah kamu dalam (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Al-Hadid: 21)

Maka berlomba-lombalah kalian dalam kebaikan (QS. Al-Baqarah: 148)

Continue reading “Berlomba di Penghujung Ramadhan”

Harapan: Secarik Catatan

Seribu jiwa memeluk awan bermain raga menyentuh hati bersanding dengan pelangi yang muncul setelah hujan turun di pagi yang ranum. Mengelebatkan noktah cahaya yang tertinggal pada masa lalu yang kelabu yang pekat yang entah yang sepi yang gulita.

Sendu
Ia melangkah
Sendiri
Sepi
Takut

Dan pelangi itu muncul
Harapan baru akan hidup terang
Berwarna emas bermandikan manik-manik
Menghampiri: sebuah perjalanan

Badai, petir, angin, gemuruh, guntur, apalah hujan
Takakan menyurutkan langkah
Terus bergerak mewangikan hati membersihkan jiwa meluaskan rasa
Takada lagi tenggelam takada lagi karam

Mari kita melayang

Mei 2011
~ untuk persahabatan, persaudaraan, dan cinta