Inilah 5 Negara dengan Budget 10 Juta

Siapa sih yang tidak ingin ke luar negeri? Gak usah nunjuk ke orang lain karena pasti setiap orang akan menunjuk pada dirinya sendiri. Hampir semua alias mayoritas yang ingin ke luar negeri. Bagaimanapun … itu adalah ajang untuk menambah pengalaman, mencari suasana yang berbeda, mencoba merasakan apa sih perbedaan dan persamaan bisa tinggal di luar negeri. Ditambah sekarang ini sudah merupakan zamannya bagi tiap orang untuk bisa eksis di media sosial. Foto atau video yang diambil di luar negeri tentu akan menambah kebanggaan. Bikin ngiri orang lain. Hanya saja, bisakah tiap-tiap orang ini bisa merasakannya? Tentu tidak. Salah satu faktor adalah biaya yang begitu tinggi. Berapa besar kocek yang harus dirogoh demi kebahagiaan bisa ke luar negeri?

Continue reading “Inilah 5 Negara dengan Budget 10 Juta”

Advertisements

8 Tempat Instagrammable di Greko Creative Hub

Kosambi. Apa yang terbesit dalam benak saat mendengar nama ini? Pasar? Pusat oleh-oleh? Roti bakar? Rumentang Siang? Benar semua. Eh, ini dia lagi membicarakan daerah Kosambi yang di Bandung ya. Meski memang nama ‘Kosambi’ juga ada di beberapa daerah lain seperti Karawang atau Tangerang. Nah, Kosambi di Bandung, begitu dikenal dengan pasar dan pusat oleh-oleh. Pusat keramaian untuk mencari barang-barang murah. Pusat penjualan sepeda juga, khususnya di area Simpang Lima. Nama ‘Kosambi’ sebenarnya berasal dari nama sejenis pohon dalam marga Schleichera atau suku Sapindaceae. Bentuk fisiknya mirip rambutan karena satu marga. Nama latinnya Schleichera oleosa. Kayunya keras dan katanya sangat baik dibuat arang.

Ngomong-ngomong soal nama pohon yang dijadikan nama tempat atau nama geografis di Bandung, sosok itu jadi teringat dengan statusnya sendiri di FB beberapa bulan lalu. Khususnya setelah mendengarkan kuliah umum Pak Titi Bachtiar di LFM ITB. Ya, nama alam memang selalu dijadikan nama geografis seperti halnya kata ‘Air’ atau ‘Cai’ di Jawa Barat. Perubahan ‘Cai’ menjadi ‘Ci’ tidak berbeda dengan ‘Wai’ menjadi ‘Way’ di Sumatera bagian selatan. Nama-nama tumbuhan yang dijadikan nama geografis selain Kosambi adalah (ci)Biru, Manglid, (ci)Beunying, (bojong) Loa, Binong, (ci)Ganitri, dan masih banyak lagi. Kebetulan sosok itu tinggal di Ciganitri dan istri berasal dari Binong. Pohon Ganitri sama seperti Pohon Loa, Jawura, Kosambi, Kiara, atau Kapundung, adalah tumbuhan yang membutuhkan banyak air.

Continue reading “8 Tempat Instagrammable di Greko Creative Hub”

Tips Memanfaatkan Barang Pemberian Mantan

Mantan. Tarik napas dulu yang panjang. Fiuhhh. Ya, pastinya ada berbagai macam reaksi saat membaca kata atau mendengar istilah ‘mantan’. Tidak ada yang salah, sah-sah saja. Apalagi kalau memang melibatkan perasaan. Hati siapa sih yang tahu? Bahkan bisa jadi hati pasangan halal yang ada di samping saat ini bagi suami/istri atau hati anak-anak penerus generasi bagi ayah/bunda, takpernah mengetahuinya secara pasti. Who knows? Yang bisa dilakukan hanyalah menduga-duga, tidak seratus persen benar. Namun … pastinya mantan itu hanya ditujukan pada seseorang yang selevel, bukan ke atas atau ke bawah. Mantan suami/istri atau mantan pacar sudah umum diketahui tetapi tidak ada istilah mantan bapak/ibu atau mantan anak.

Mantan pacar adalah salah satu hal yang paling membuat baper. Oke, sementara dibatasi dulu pembahasannya tidak sampai pada alasan mengapa bisa putus hahaha. Intinya adalah selama pacaran (bagi yang menjalaninya) pasti akan mengalami pasang surut perasaan. Dari sana muncul pula bentuk perhatian sebagai akibat dari perasaan itu. Kalau lagi cinta, misalnya, pasti ingin memberikan sesuatu berupa kejutan atau barang. Dan ini … jumlahnya bisa lebih dari satu. Gak usah deh dibahas kerupuk setengah persembahan Dilan teruntuk Milea. Itu kerupuk pasti sudah dimakan saat makan malam. Atau tentang buku TTS yang sudah terisi penuh, kecuali kalau ingin mencari kunci jawaban. Kalau sama-sama cinta, yang menerima hadiah pasti akan berbunga-bunga hatinya.

Continue reading “Tips Memanfaatkan Barang Pemberian Mantan”

Seru-seruan Lagi di Trizara

Foto: Disgiovery

Adalah kebahagiaan … adalah kesempurnaan
yang dituju oleh setiap manusia di dunia ini.
Adalah senyum, adalah tawa, adalah kebersamaan
yang bisa menyempurnakan semua tahapan
menuju panggung “Kedamaian Hati”.

Seru-seruan Lagi di Trizara ternyata memang memberikan efek berlipat. Kegembiraan yang selalu tercipta. Entah apa rahasianya tempat ini terus saja menyuntikkan energi yang membuat hati ini tersenyum. Jawa Barat memang dikarunia alam yang begitu indah. Taksalah kalau orang-orang terdahulu menyebutnya sebagai Parahyangan, tempat berkumpulnya para dewa. Priangan. Taksalah jika kemudian Pak Kunal memberi nama pada resortnya ini “TRIZARA”. Trizara itu artinya taman/kebun dari surga. Ada harapan di sana bahwa tempat ini menjadi tempat alternatif untuk berlibur dan menikmati taman surga ala Lembang.

Continue reading “Seru-seruan Lagi di Trizara”

Dafam Rio, Hotel Strategis Idaman Keluarga

Dunia sebenarnya bisa begitu indah
Pasir pantai yang putih dan suara ombak
Langit, angin, dan matahari yang merekah
Di luar semua itu … kebahagiaan nan paripurna
Adalah bersama keluarga. Utuh. Tanpa terganggu.

Dafam Rio, Hotel Strategis Idaman Keluarga. Liburan itu membahagiakan, apalagi bagi orang yang rutinitas kesehariannya adalah bekerja dari pagi hingga sore (beberapa bahkan dihitung dari hari masih gelap ke gelap kembali). Benar-benar monoton, menjenuhkan, dan tentu saja amat menyebalkan. Jangankan liburan, mungkin bermain bersama anak juga semakin jarang intensitasnya. Berangkat kerja anak-anak belum bangun, dan saat pulang kerja anak-anak sudah tidur. Semua berubah tanpa disadari, atas nama pekerjaan. Atas nama loyalitas. Atas nama tanggung jawab. Atas nama penghasilan. Atas nama keluarga … yang padahal semu.

Continue reading “Dafam Rio, Hotel Strategis Idaman Keluarga”

Muhasabah 2017: Berkenalan dengan Grup Agrinesia

Bagi sosok itu, tahun baru bukanlah sesuatu yang istimewa. Meski begitu ia adalah pengingat, sama halnya dengan ulang tahun, bahwa betapa usia manusia di dunia ini semakin berkurang saja. Waktu berjalan terus ke depan dan tidak akan pernah kembali lagi. Ada waktu-waktu yang terisi dengan hal-hal yang bermanfaat dan insya Allah penuh keberkahan, tetapi ada pula waktu-waktu yang terlewati dengan sia-sia. Selalu ada penyesalan … pastinya. Namun manusia diminta untuk menutupi setiap kesalahan dengan lebih banyak lagi kebaikan. Terus berproses ke arah yang jauh lebih baik lagi dan takpernah berhenti berikhtiar.

Manusia juga akan mengalami kehilangan dan kehadiran. Kehilangan seseorang yang begitu berarti dalam hidup ini: orangtua, saudara, sahabat, siapapun, apapun, termasuk harta benda. Dia … telah kehilangan ibunya, bapaknya, dan baru kemarin kakaknya. Dia juga telah kehilangan ibu dan bapak mertuanya. Jangan ditanya lagi tentang perasaannya. Begitu pula dengan kehadiran. Silih berganti. Sekali lagi … manusia hanya bisa dituntut untuk terus berusaha, pantang menyerah. Hasilnya serahkan saja pada Sang Maha. Ikhlaskan. Kekayaan seorang manusia itu bukan dinilai dari materi, tetapi dari rasa bersyukur yang ia miliki. Islam mengajarkan dua hal terindah pada manusia. Bersyukur saat mendapatkan kebaikan hidup dan bersabar saat mendapatkan kesulitan hidup.

Continue reading “Muhasabah 2017: Berkenalan dengan Grup Agrinesia”

5 Alasan yang Membuat Singapura Terkenal

5 alasan yang membuat Singapura terkenal ini sebenarnya bukanlah hal baru. Ia selalu ada pada setiap kesempatan, hanya saja tidak banyak orang yang mau bersusah payah membuat daftar. Yang ada, mayoritas begitu ‘excited‘ untuk segera menuju ke sana hingga akhirnya dari 5 alasan itu, paling hanya satu atau dua yang berhasil diwujudkan. Yups, traveling tampak mudah di depan mata. Hari pertama ke sini, hari kedua ke situ, hari ketiga pulang. Semudah menuliskan itinerary yang hanya satu halaman kertas folio. Kenyataannya selalu saja ada faktor takterduga yang menjadi hambatan sehingga traveling berlangsung begitu singkat, dan belum banyak tempat yang bisa dikunjungi. Sayang.

Di penghujung bulan Oktober pada 2015, sosok itu pernah terpekur di Pelabuhan Rakyat Tanjung Pinang. Saat itu dirinya hendak menyeberang ke Pulau Penyengat bersama kawan-kawan travel blogger. Di sana, tidak hanya perahu-perahu kecil yang biasa digunakan oleh warga setempat, namun dia melihat beberapa kapal ferry yang merapat atau menjauh menuju negara kecil yang tidak begitu jauh. Singapura. Ya, jarak Tanjung Pinang – Singapura seolah hanya sekejap mata saja. Kalau bukan karena faktor paspor, mungkin dia sudah cusss menyeberang. Namun perasaan itu hanya dipendamnya saja. “Belum saatnya,” bisiknya mantap.

Continue reading “5 Alasan yang Membuat Singapura Terkenal”

Pentingnya ke Resorts World Genting

Dear Bang Aswi,
Warmest greetings from Resorts World Genting. Hope this email finds you well. We wish to inform that we are arranging a FAM trip between 25th-28th October 2017 to Resorts World Genting. Would you be interested in this trip? Do contact me through Whatsapp if you have any other queries. Looking forward to your favorable reply.

Sosok itu tidak percaya. Isi sebuah email menyatakan demikian, persis seperti yang tertulis di atas. Biasanya dia menerima email penawaran yang tidak jelas, meski itu dari luar negeri. Tawaran undangan tetapi harus pergi dengan tiket pesawat sendiri, entah bakal di-reimburse atau tidak. Pada akhirnya dia menganggap semua undangan itu angin lalu saja. Buat apa repot-repot membeli tiket pesawat jika kemudian di negeri orang malah terlunta-lunta tidak jelas karena undangan yang dimaksud tidak ada. Zonk! Amit-amit. Semoga dia dijauhkan dari hal-hal seperti itu. Nah, atas dasar itulah dia awalnya menganggap email di atas tidak terlalu istimewa. Namun beberapa jam setelahnya dia berpikir, isi emailnya berbeda. Apalagi ada tawaran bisa bertanya melalui WA.

Baiklah, dia pun segera menghubungi orang yang dimaksud. Mempertanyakan apakah dia benar mengundang sosok itu dalam sebuah famtrip. Satu menit tidak ada jawaban. Dua menit, belum dibaca. Dia berjalan sebentar lalu penasaran membuka WA saat ada suara pesan masuk. Ternyata pesan di grup lain. Bisa dibayangkan kan melihat orang yang sedang menunggu jawaban penting. Sedikit-dikit lihat hape. Tidak nyaman sama sekali, hingga akhirnya dia tidak peduli. Pergi begitu saja seperti biasa ke tempat yang hendak dituju. Saat lampu merah, dia melihat hape. Pupilnya membesar. Ada jawaban dari pengundang, Mr Jay. Ternyata benar, dia memang diundang secara resmi. Selanjutnya dia bertanya detail acaranya, khususnya tiket pesawat. Ini penting. Ternyata semua sudah diatur dan dibelikan, tinggal berangkat saja dari Bandara Soetta. Alhamdulillah.

Baca dulu:
5 Alasan yang Membuat Singapura Terkenal
Quality Time yang Romantis/Murah di Pangandaran

Continue reading “Pentingnya ke Resorts World Genting”