Penyesalan Dita

Sepasang suami isteri yang sama-sama berkarier terlihat meninggalkan rumahnya dengan sepeda motor yang terlihat masih gres. Karier sang suami boleh dibilang sedang menanjak, dan sebagai buktinya mobil keluaran terbaru sudah terpajang di garasi rumah mereka sejak sebulan yang lalu. Kebetulan saja hari itu mereka memang tidak berniat untuk memakai mobil. Mereka telah memiliki seorang anak perempuan yang cantik dan imut, namanya Dita dan baru berusia tiga setengah tahun. Di rumah, ada seorang pembantu yang berusia sekira 30 tahunan, Dita sering memanggilnya dengan sebutan Mbok Minah.

Apabila Mbok Minah sedang sibuk di dapur atau menyelesaikan pekerjaan lainnya di dalam rumah, Dita sudah terbiasa bermain sendiri di sekeliling rumah. Dia bisa bermain boneka di kamarnya, di ruang tamu, di teras, bermain ayunan di halaman, atau hanya sekadar memetik bunga maupun dedaunan di taman kecil di samping dan depan rumahnya. Mbok Minah tidak terlalu khawatir karena Dita tergolong anak yang penurut dan tidak macam-macam. Ya, dia bisa beranggapan seperti itu karena Mbok Minah yang memegang dan mengasuh Dita sejak masih bayi.

Continue reading “Penyesalan Dita”