ZenBook Blogger Gathering Bandung 2019

Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai Banda. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah Banda Indung, yaitu bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfer adalah tempat yang menyaksikan, Nu Nga-Bandung-an. Sedangkan yang disebut sebagai Wasa atau Sang Hyang Wisesa, adalah yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.

Continue reading “ZenBook Blogger Gathering Bandung 2019”

Advertisements

Mencari Harta Karun ASUS ZenBook

Entahlah. Sosok itu mencoba mengingat-ingat mengapa dia ada di tempat itu. Awalnya dia hanya ingin ke Hotel Pullman Central Park di bilangan Tomang untuk menghadiri sebuah undangan spesial. Pada saat memasuki gerbang scan di depan pintu masuk, cahaya yang begitu terang membuat pandangannya menjadi gelap. Butuh waktu agak lama bagi dirinya agar bisa melihat kembali. Mengerjapkan matanya beberapa kali, berharap ada pemandangan.

Continue reading “Mencari Harta Karun ASUS ZenBook”

2019 Pakai ZenBook S UX391UA

2019 pakai ZenBook S UX391UA yang baru saja di-launching, bismillah. Tidak ada yang ‘impossible‘ kan? Yang penting semua keinginan itu harus diupayakan. Sama halnya dengan anak-anak yang belajar tekun demi mendapatkan nilai baik dan semoga mereka bisa masuk ke sekolah yang diidam-idamkannya. Sang Maha sendiri dalam firman-Nya juga menekankan bahwa yang dilihat dari seorang hamba adalah prosesnya, bukan hasilnya. Manusia hanya diminta untuk berusaha dan berupaya sebaik-baiknya, sedangkan hasilnya biar Sang Maha yang menentukan. Sang Maha tidak mewajibkan seseorang untuk kaya, tidak pula mewajibkannya miskin, tapi mewajibkan seorang hamba agar halal dalam mencari nafkah.

Continue reading “2019 Pakai ZenBook S UX391UA”

ZenFone Max Pro M2 dan ROG Phone Menggebrak Dunia Gaming Mobile

Sebelumnya sosok itu pernah bercerita bahwa dirinya pernah Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft di Bandung. Sayang, dia gagal menemui pengantin pria dan wanitanya. Meski begitu, dia teramat senang bisa bertemu dengan sang adik dari Microsoft, yaitu Windows 10. Bertahun-tahun berselang, entah mengapa dia masih terbayang dengan senyum manis dan keramahan Win, panggilan akrab dari Windows 10. Itulah mengapa selama perjalanan dari Tanah Abang ke Tomang, hatinya agak berdesir dan terus bertanya-tanya apakah dirinya bakal bertemu kembali dengan Win. Ya, pada Selasa (11/12/2018) siang yang tidak terlalu panas, dia telah berada di boncengan motor Fahri (adik iparnya). Sudah empat hari ini dia memang berada di Jakarta.

Berdiri di depan Hotel Pullman membuat dirinya canggung. Bawaannya begitu banyak, ada ransel dengan laptop dan baju-baju masih bersih di punggungnya … plus tentengan merah berisi baju-baju kotornya. Sosok itu memastikan dirinya bahwa penampilannya sudah pantas untuk masuk. Tak dinyana, ada Dedew dan Teh Ida yang sama-sama berdiri di depan lobby hotel. Kedua kawan baik dari Bandung itu katanya baru sampai dengan menggunakan jasa kereta api Argo Parahyangan. Oke, paling tidak ada kawan seiringan. Setelah tersenyum ramah dengan sang sekuriti yang meminta para pengunjung untuk diperiksa tas bawaannya, dia pun bisa masuk ke dalam lobby Hotel Pullman. Hawa dingin menyeruak ke seluruh permukaan kulitnya. Belum sempat menarik nafas panjang, sebuah suara merdu menyambutnya, “Bang!” Dia gelagapan dan menoleh ke kanan-kiri. Seorang gadis cantik dengan balutan pakaian yang glamour berlenggak-lenggok ke arahnya. “Win … kamu, apa kabar?” Windows 10 tersenyum memperlihatkan deretan giginya yang putih bersih, “Aku baik. Bang Aswi sendiri bagaimana? Kapan dari Bandung?”

Continue reading “ZenFone Max Pro M2 dan ROG Phone Menggebrak Dunia Gaming Mobile”

Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft

Menghadiri pernikahan ASUS dan Microsoft kali ini jelas membuatnya bersemangat. Dia mengetahuinya setelah sehari sebelumnya sebuah undangan hadir melalui email. Undangan eksklusif. Sosok itu merasa bahagia dan merasa mendapatkan kehormatan. Dia harus hadir. Ini hal langka, dan patut diapresiasi dengan cara datang ke sana dan mendokumentasikannya. Kemudian, dia pun mempersiapkan diri sejak dari rumah. Disetrika sendiri kemejanya agar terlihat mulus dan layak pakai. Terus dia pun mengeluarkan sepedanya, langsung menembus jalanan kota Bandung dari daerah Ciganitri ke daerah Pasir Kaliki. Lumayanlah jaraknya sampai 12 kilometer. Keringatnya pun asli. Sampai di Hotel Hilton, dirinya langsung salin dengan kemeja itu dan siap hadir pada acara pernikahan itu.

Dia datang terlalu awal karena memang sengaja untuk siap-siap, khawatir kondisi lalu lintas tidak mendukungnya, apalagi ini naik sepeda. Namun dia mendengar bahwa acara pernikahan sudah berlangsung sejak tadi dan terdengar meriah. Apakah dia terlambat? Tidak. Setelah mengusutnya, ternyata wedding day ini dibagi menjadi dua segmen. Jam 12 tadi khusus undangan untuk wartawan. Sedangkan pada jam 14 nanti khusus untuk blogger dan influencer medsos lainnya. Unik. Sosok itu dan kawan-kawan blogger merasa diistimewakan. ASUS dan Microsoft tahu benar bagaimana men-treat tamu-tamunya. Untuk itulah sambil menunggu, dia menyempatkan diri untuk shalat Ashar. Pada saat keluar sudah ada Hilman, Yulia, Euis, dan Mbak Al. Alhamdulillah ada kawan.

Continue reading “Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft”