Bahagia Itu di Keluarga

Alhamdulillah, usia pernikahan sosok itu telah menapaki angka 10 tahun dan menjelang 11 tahun. Takada kebahagiaan yang lebih dan menenangkan selain kebahagiaan di keluarga sendiri. Bisa memiliki anak, bercengkerama dengan mereka, dan didampingi istri yang cantik nan salihah. Sekali lagi, betapa pun hebatnya kita berada di lingkungan komunitas atau organisasi di luar sana (apa pun bentuk dan namanya), kebahagiaan bersama keluarga adalah muara akhirnya.

Kehebatan seorang suami tidak sebanding dengan kehebatan istri di belakang yang selalu mendukungnya menjadi orang hebat. Sosok itu mengakui bahwa keberhasilannya kini taklepas dari keberhasilan sang belahan jiwa mendukung dan mendorong semangatnya tanpa henti. Sosok itu sering menangis jika mengingat pengalaman keluarganya di awal-awal pernikahan. Dari yang tidak punya pekerjaan, tidak punya uang atau materi, hingga akhirnya dianggap berhasil oleh kawan-kawan saat ini. Apalagi yang hendak diucapkan selain ‘alhamdulillah’. Segala puji bagi Allah Swt.

Continue reading “Bahagia Itu di Keluarga”

Membangun Kebahagiaan Keluarga (1)

Suatu hari, Ibrahim Kafi, seorang wartawan yang juga dikenal sebagai pakar ‘cinta’ dan pernah menulis buku “Kalam fi Al Hub wa Ash Shabr” yang mengupas habis tentang tema-tema cinta, pernah diundang dalam acara talkshow sebuah stasiun televisi swasta di Kairo. Terjadi dialog yang menarik antara presenter dengan sang pakar pada talkshow yang mengambil tema “Membangun Kebahagiaan Hidup Suami Istri” itu.

Presenter: “Menurut hemat Anda, seperti apakah sejatinya kebahagiaan hidup suami istri itu?”

Ibrahim Kafi: “Kebahagiaan hidup suami istri mewujud, apabila ada kesediaan saling memahami, menghargai, dan saling mengalah di antara masing-masing pasangan. Satu sama lain harus ‘bisa’ memahami dan menghargai pasangan hidupnya. Sang istri harus mengerti betul pekerjaan dan kesibukan suaminya. Ia harus mencurahkan segenap perhatiannya kepada suami, anak-anak dan segala hal yang terkait dengan ‘isi’ rumahnya.

Continue reading “Membangun Kebahagiaan Keluarga (1)”