Tour de Sabang-Jakarta 3000K

Lelahnya tidak jauh berbeda dengan keletihan para pesepeda. Selama di jalan, dia harus memikirkan angle dan background foto sementara pesepeda tidak boleh terganggu. Ya, pekerjaan #TravelBlogger kali ini begitu berat. Tidak mudah menjalankannya.

Minggu pagi, 15 Oktober 2017, sosok itu telah bersiap diri di depan Asrama Haji Banda Aceh. Lima sepeda sudah dinaikkan ke atas mobil, sisanya dinaiki oleh pemiliknya masing-masing (katanya mau diboseh terlebih dahulu mampir ke Museum Tsunami). Dia menarik napas panjang. Tanpa disadari dirinya sudah berada di Tanah Rencong selama 3 (tiga) hari. Padahal baru kemarin dia melakukan perjalanan 16 jam dari Bandung ke Pulau Weh. Mulai dari naik Bus AKAP, ojek online, pesawat, kapal ferry ekspres, dan bus jemputan. Akan tetapi dia begitu menikmati setiap momen yang dijalaninya karena itulah petualangan dan kehidupan yang dipilihnya. Setiap perjalanan selalu menyisakan kenangan takterlupakan, dan kali ini juga begitu.

Baca juga:
Menuju Indonesia Bersepeda
Bersepeda Bugarkan Jantung

Continue reading “Tour de Sabang-Jakarta 3000K”

Advertisements

Ketika Kakak Kangen

Selasa, 25 April 2017

Tau gak? Kakak pengen kembali lagi (jadi) kecil. Jadi bisa di rumah lagi bareng-bareng kalian lagi. Kangen masakan Ummi. Kangen omelan Ummi dan Abi. Kangen dibangunin sama Ummi dan Abi. Kangen dianterin ke sekolah. Kangen dijemput. Kangen nonton TV. Kangen makan bareng. Pokoknya kangen semua. Pengen pulang tapi impossible kalau sekarang. Oh iya lupa, kangen naik motor berempat! Tapi udah mustahil kalau sekarang soalnya Kakak dan Adik udah gede. Pengen gitu setiap hari ada Ummi dan Abi di samping Kakak, yang selalu ngebantuin ngerjain PR kalau gak bisa.

Malam hari dengan hujan deras. Beberapa kali ada petir, mati lampu, nyala lagi, lampu mati. Dan kebetulannya, tadi Kakak sama temen-temen lagi cerita film horor ‘Danur’. Waktu teman Kakak bilang, “Terus siapa yang matinya?” Jlebb! Lampunya mati. Kita langsung keluar dari kelas (soalnya kita lagi di dalam kelas). Ya Allah. Terus yang kedua kalinya pas-pasan teman Kakak lagi bilang, “Nanti ah mau bikin film hantu, tapi lagunya Manuk Dadali.” Dan jlebb! Mati lampu lagi. Sebelll ih.

Continue reading “Ketika Kakak Kangen”

Sudah Bersyukurkah Kamu Hari Ini?

“Bi, kapan atuh kita lebaran ke Jakarta?”

Entah sosok itu harus menjawab apa atas pertanyaan Adik Anin itu. Sepertinya mudah saja tinggal menjawab, “Insya Allah, Dek. Mudah-mudahan Abi ada rezeki.” Atau jawaban lain yang jauh lebih mudah seperti, “Kemarin kan sudah bertemu dengan semua keluarga di Serang.” Namun itu semua tidak akan memuaskannya. Ya, bagi seorang anak, lebaran itu bukan bermakna hanya sekadar bisa berkumpul dengan keluarga besar. Bukan. Bisa jadi ia lebih berharap akan banyaknya uang lebaran dari pakde, pakle, atau mbah-mbahnya yang memang banyak tinggal di sana. Bisa jadi. Hati anak siapa yang tahu meski orangtua sudah bisa menebak yang (katanya) betul. Wallahu’alam.

Continue reading “Sudah Bersyukurkah Kamu Hari Ini?”

Siapa Sosok Itu?

Me-01Ingin sekali memulai tulisan ini dengan kata-kata bersayap. Kata-kata yang tidak hanya terucap begitu saja tetapi juga masih bergema di dalam hati meski sang empu tulisan sudah berkelana. Jadi, nggak usah lah, ya. Nah, sebelum bercerita panjang lebar tentang hal-hal yang terjadi, alangkah lebih baiknya sosok itu menjelaskan tentang apa dan siapa sosok di belakang blog ini. Bagi yang belum mengetahuinya, sosok itu adalah sebutan dari kata ganti saya, aku, atau gue dari Bang Aswi. Pemilihan kata ganti ini tentu saja menjadi hal penting mengingat sebuah blog pun memerlukan brand yang unik dan mudah diingat. Dan Bang Aswi adalah sosok apa adanya dari seorang desainer grafis yang kebetulan menyenangi dunia kepenulisan dan persepedaan. Oleh karena itu konten dari blog ini tidak akan jauh dari ketiga hal tersebut ditambah dengan aktivitas perblogan yang (lagi-lagi) tidak bisa dilepaskan dari dunia kepenulisan dan desain.

Continue reading “Siapa Sosok Itu?”

Hey, It’s My Birthday!

Tak terasa waktu telah berlari begitu cepatnya. Tahu-tahu, sekarang sosok itu sudah berkeluarga dengan dua putri dan telah tujuh tahun menggowes bersama Spidi. Tahu-tahu, sekarang sosok itu telah berkurang lagi usianya dan sudah muncul satu per satu rambut putih di rambut, janggut, maupun hidung. Lalu, apa yang sudah ia dapatkan selama ini?

Tengah malam, tepat pada pukul 00.05 ketika 31 Agustus baru saja membuka mata, sang belahan jiwa sudah mengirimkan sebuah pesan pendek, “Honeybunnyku, met ultah ya. Banyak harapan yang belum kita capai dan terlalu banyak PR. Renungkan dengan bertambahnya usia Abi. Apa yang sudah Abi capai untuk diri sendiri, Umi, dan anak-anak? Mau dibawa kemana kita bertiga sama Abi sebagai imam kita? Doa Umi selalu untuk Abi yang terbaik.” Dan pesan itu diakhiri dengan ikon ‘kiss’.

Me-05

Continue reading “Hey, It’s My Birthday!”

Doa Dodo (Sebuah Resensi)

“Bangun tidur, kuterus shalat…,” kata Dodo riang.
Dodo menuju kamar mandi sambil bernyanyi.
“Waaa … Dodo sudah bangun, ya?” Bunda kaget dan terharu.
“Dodo mau shalat berjamaah, Bun,” kata Dodo.
Dodo, Ayah, dan Bunda pun shalat berjamaah.
Ayah menjadi imam.
Bunda dan Dodo menjadi makmum.
Selesai shalat, Dodo mencium punggung tangan Ayah dan Bunda.
Ayah pun memimpin doa.

Rabbij’alni muqiymash-shalaati wa mindzurriyatii.
Rabbana taqabbal du’aa(i)

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku (keluargaku) orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

Continue reading “Doa Dodo (Sebuah Resensi)”

Harta Karun Bang Aswi

Apalagi yang bisa diceritakan dari sosok itu? Banyak. Namun, kali ini sosok itu harus bercengkerama dahulu dengan keringat dan dengkul pada ajang Fun Cross Country Threeple-C di Bandung. Treknya lumayan menantang dan menguras banyak tenaga karena lebih banyak menanjaknya daripada turunannya. Bagi yang suka trek turunan, silakan beralih ke trek downhill.

Untuk itu, sambil menunggu sosok itu menyelesaikan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan syukur-syukur mendapatkan doorprize yang lumayan (amin), lebih baik kita gali harta karun miliknya di lapak sebelah. Di sana juga terdapat tulisan-tulisannya (yang kata orang-orang) bernas. Lebih enaknya kita hitung mundur saja, yaitu dimulai dari postingannya yang baru dan cukup 5 (lima) besar saja.

Continue reading “Harta Karun Bang Aswi”

Coklat yang Menggoda

Bagi siapa pun, coklat telah memiliki tempat di hati masing-masing. Tidak tanggung-tanggung, lokasinya pasti berada pada sudut yang paling romantis. Coklat tidak hanya diidentikkan pada romantisme belaka sehingga sering dijadikan hadiah atau kenang-kenangan untuk orang terkasih di sekitar kita. Tidak heran, meski harganya mahal namun orang tidak merasa rugi untuk menghadiahi benda yang nama dan warnanya ini sama.

Coklat pun kemudian menjelma tidak hanya berupa makanan padat tetapi juga telah bertransformasi menjadi minuman hangat atau dingin. Meski demikian, bentuk coklat berupa makanan kecil yang unik tetap menjadi pilihan bagi banyak orang. Apalagi jika bahan-bahannya memang berkualitas, tanpa pewarna atau pengawet, dan dikemas dengan sangat baik dan higienis.

Continue reading “Coklat yang Menggoda”