Rezeki di Pagi Hari

Mungkin sobat baraya masih teringat dengan petuah masa lalu yang mengatakan bahwa rezeki kita akan dipatok ayam kalau tidak bangun pagi. Kebetulan kisah ini benar-benar terjadi di lingkungan keluarga saya kendati sudah cukup lama terjadi, yaitu hampir lima tahun yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 03 Oktober 2004.

A’ Yadin, kakak ipar saya, tiba-tiba saja mengetuk pintu kamar pagi-pagi sekali (kurang lebih pukul 05.30) untuk meminjam tas ransel. Aneh, karena memang tidak biasanya ia bangun pagi dan kali ini bahkan ingin meminjam tas. Setelah melalui obrolan singkat, saya pun baru mengetahui kalau ia akan ke Gasibu bersama Dani dan Jenny (Dani adalah karyawan PT. Pindad yang kos dan Jenny adalah sahabat kakak ipar saya yang sering menginap). Ini pun juga aneh, karena setahu saya kedua orang itu juga jarang untuk bangun pagi di hari Minggu. Biasanya kalau hari libur, mereka akan bangun sekira jam sembilan atau jam sepuluh pagi (menjelang siang).

Continue reading “Rezeki di Pagi Hari”

Advertisements

Rantai Keberkahan

Alkisah ada seorang manusia bernama Alif yang sedang membangun perusahaan pelatihannya. Ia pun kemudian meminta bantuan seorang kawan dekatnya berupa dana tunai yang akan digunakan untuk melengkapi inventaris kantornya. Alif pun langsung menelepon Hamzah, kawan dekatnya yang sudah sukses itu. Tiga hari setelah menelepon, Hamzah balik menelepon Alif. “Lif, saya sudah transfer uang 5 juta ke rekening ente. Tolong dicek. Mudah-mudahan ente bisa melengkapi inventaris yang dibutuhkan,” ujar Hamzah.

Subhanallah. Tentu hal itu menjadi berita yang mengejutkan dan menggembirakan buat Alif. “Alhamdulillah … alhamdulillah. Makasih, Zah. Ente bener-bener temen yang baik,” jawab Alif tak kuasa menahan debur jantungnya yang mendadak seperti tersetrum. “Tapi tolong diingat, Lif,” sahut Hamzah menyambung, “ente nggak usah memikirkan cara pengembaliannya. Saya sudah ikhlas, kok.” Saat itulah Alif seperti tersengat petir yang berkapasitas jutaan volt. “M-m-a-k-k … sud ente apa?” Hamzah pun menenangkan dengan bahasa khasnya, “Ente sudah pasti paham apa maksud saya. Pergunakan yang bijak ya….”

Continue reading “Rantai Keberkahan”