Mengenal Computer Assisted Test (CAT) dalam Tes CPNS

Menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS sampai sekarang tetap menjadi idaman banyak orang yang baru lulus kuliah atau bahkan sudah lama lulusnya, asal syarat usia masih di bawah 35 tahun. Wajar saja karena kehidupan masa depan PNS dianggap masih berwarna hijau, terutama tunggangan pensiun. Gak heran kalau para orangtua zaman dulu hingga sekarang selalu meminta anak-anaknya untuk Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Alhamdulillah orangtua sosok itu adalah seorang PNS di PLN. Kakak pertamanya juga setelah beberapa tahun bekerja di swasta akhirnya diterima sebagai PNS. Akan tetapi entah mengapa dia tidak begitu tertarik, apalagi setelah melihat dengan mata kepala sendiri ada tetangganya yang terkena pidana korupsi.

Apapun latar belakangnya, menjadi PNS tetapi menjadi incaran. Pada 2017 saja, tercatat 1.116.138 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Kemenkumham. Satu juta orang berjuang untuk bisa masuk ke dalam satu kementerian. Itu baru satu, lho. Silakan hitung sendiri berapa kementerian yang ada di Indonesia. Dari satu juga orang itu, paling yang diterima hanya lima atau belasan orang saja. Tidak banyak. Nah, karena itulah Badan Kepegawaian Negara (BKN) berusaha mencari cara bagaimana tes yang berlangsung bisa cepat dan presisi. Artinya jangan sampai disalahgunakan seperti yang terjadi dan terdengar desas-desusnya pada masa lampau.

Continue reading “Mengenal Computer Assisted Test (CAT) dalam Tes CPNS”

Advertisements