Doa Dodo (Sebuah Resensi)

“Bangun tidur, kuterus shalat…,” kata Dodo riang.
Dodo menuju kamar mandi sambil bernyanyi.
“Waaa … Dodo sudah bangun, ya?” Bunda kaget dan terharu.
“Dodo mau shalat berjamaah, Bun,” kata Dodo.
Dodo, Ayah, dan Bunda pun shalat berjamaah.
Ayah menjadi imam.
Bunda dan Dodo menjadi makmum.
Selesai shalat, Dodo mencium punggung tangan Ayah dan Bunda.
Ayah pun memimpin doa.

Rabbij’alni muqiymash-shalaati wa mindzurriyatii.
Rabbana taqabbal du’aa(i)

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku (keluargaku) orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

Continue reading “Doa Dodo (Sebuah Resensi)”

Advertisements

Mari Berdoa dan Berusaha

Sampai kapan pun permasalahan hidup tidak akan pernah selesai. Entah itu sakit, kehilangan, masalah rumah tangga, ekonomi, termasuk dengan masalah cinta. Ya, permasalahan itu selalu menghantui kita. Layaknya perampok yang siap menghadang di tengah jalan sepi. Betul-betul mengerikan!

Sudah saatnya (dan harusnya sudah sedari dulu) kita terus berdoa dan berusaha, kemudian memberikan stimulus agar lingkungan yang ada di sekitar kita (terutama keluarga, syukur-syukur bisa sampai ke tetangga dan masyarakat luas) bisa ikut berdoa dan berusaha.

Continue reading “Mari Berdoa dan Berusaha”