Bencana Alam: Aroma dalam Film

Bencana (alam) selalu menyuguhkan berita yang menyesakkan dada. Secanggih apapun teknologi yang telah diterapkan manusia, tetap tidak mampu memprediksi atau memperkirakan kedatangannya. Hingga kini—meski peralatan untuk mendeteksi bencana sudah mendekati akurat—datangnya bencana alam secara pasti tetap menjadi misteri. Dan di baliknya, bencana alam selalu menyuguhkan bermacam-macam cerita. Hal inilah yang memunculkan ragam film tentang bencana alam.

Berbicara tentang film, tidak akan lepas dengan istilah genre. Genre lebih memudahkan orang untuk memilah-milah jenis film apa yang diminati. Beberapa genre yang paling dikenal adalah anak/kartun, drama/komedi, horor, aksi, dan dokumenter. Pembagian ini berdasarkan dari jenis cerita dan peruntukannya. Sedangkan teknis pembuatannya—apakah menggunakan tokoh manusia atau teknologi komputer (3D)—tidak termasuk ke dalamnya.

Film yang paling banyak diminati tentang bencana alam biasanya akan menonjolkan sisi manusiawinya karena bencana alam selalu berhubungan dengan kehilangan anggota keluarga, kehilangan harta benda, dan lain-lain. Tidak hanya bencana alam, peristiwa bencana yang tidak disebabkan oleh peristiwa alam pun juga menarik dijadikan film. Misalnya saja tentang peristiwa kecelakaan yang terjadi di pesawat, kapal laut, atau di jalan raya.

Continue reading “Bencana Alam: Aroma dalam Film”

Advertisements