Keajaiban Angka

Sebenarnya kita hanya mengenal sembilan angka ditambah dengan angka 0, yaitu 1-9. Kesepuluh angka inilah yang membuat dunia matematika menjadi kompleks. Dari perhitungan yang sangat sederhana, sampai perhitungan yang sangat rumit, apalagi jika melibatkan simbol-simbol lain. Kali ini, cukuplah kita melihat keajaiban angka 123456789 berikut ini yang cukup mencengangkan:

123456789 x 9 = 1111111101
123456789 x 18 = 2222222202
123456789 x 27 = 3333333303
123456789 x 36 = 4444444404
123456789 x 45 = 5555555505
123456789 x 54 = 6666666606
123456789 x 63 = 7777777707
123456789 x 72 = 8888888808
123456789 x 81 = 9999999909

Continue reading “Keajaiban Angka”

Advertisements

Menguak Misteri Sulap “Menebak Tanggal dan Bulan”

Mudah sekali menebak tanggal dan bulan penting dalam hidup kita. Misalkan saja kita ingin menebak tanggal dan bulan kelahiran seorang sahabat. Dengan bergaya seperti seorang pesulap, lakukanlah hal-hal berikut ini secara meyakinkan (jangan lupa, perintahkan sahabat kamu untuk menyiapkan kalkulator):

  1. Andaikan bulan dengan angka yang sudah dipahami oleh semua orang, misalnya Januari = 1, Februari = 2, dan seterusnya.
  2. Suruh sahabatmu itu untuk mengalikan angka bulan dengan 5. Biarlah hasilnya disimpan hingga kapan kamu menunjukkan sulap yang menakjubkan.
  3. Continue reading “Menguak Misteri Sulap “Menebak Tanggal dan Bulan””

Pengumuman Seram

Echa, murid privat saya yang sekolah di salah satu SMU Negeri Bandung curhat saat kali pertama masuk setelah libur lebaran. Kata Echa, gurunya memberikan pengumuman kalau UAN diselenggarakan pada April 2009. Bagi kita yang sudah mengalami hal itu atau bahkan belum dan masih jauh banget, mungkin bukan sesuatu yang besar, tetapi tidak bagi Echa!

Itu adalah “pengumuman seram” baginya, sehingga momen lebaran yang seharusnya penuh suka cita menjadi terasa menegangkan. Setidaknya sesaat. Oleh karena itu, Echa pun melepas ketegangan itu dengan menonton “Laskar Pelangi” bersama kawan-kawannya. Mata pelajaran yang diujikan pun sebenarnya berkurang, dari yang tadinya enam pelajaran jadi tiga pelajaran, yaitu tinggal Matematika, Fisika, dan Kimia (Echa kebetulan ‘ngambil’ IPA).

Continue reading “Pengumuman Seram”

Empat Lambang Matematika Kuno

Matematika lebih merupakan semacam bahasa khas daripada suatu badan pengetahuan. Bahasa ini sedemikian sempurna dan abstrak sehingga—mudah-mudahan—dapat dipahami oleh makhluk cerdas di seluruh alam semesta, betapa pun berbedanya organ indra maupun pencerapannya. Tata bahasanya—penggunaannya yang tepat—ditentukan oleh aturan logika. Kosa katanya terdiri dari lambang seperti: angka untuk menyatakan bilangan, huruf untuk menyatakan bilangan yang tak diketahui, persamaan untuk menyatakan hubungan antar bilangan, pi untuk menyatakan perbandingan antara keliling dan garis tengah lingkaran, sin-cos-tan (sinus-cosinus-tangen) untuk menyatakan perbandingan antara sisi-sisi suatu segitiga siku, dan beberapa lambang lainnya untuk menyatakan konsep lain dalam matematika tinggi.

Continue reading “Empat Lambang Matematika Kuno”