Misteri Surat Kuning

cov021

—-Akhirnya terlaksana juga, bisikku.
—-Yap. Hari ini merupakan hari kemenangan yang telah lama kunantikan dan kuperjuangkan. Hari dimana aku bisa bebas merdeka dan menghirup udara segar sepuas-puasnya. Dan sepertinya hari ini pantas untuk dirayakan. Oleh karena itu, tanggal, bulan dan tahunnya harus dicatat agar nanti-nanti aku bisa merayakannya setiap tahun. Inilah kebebasan yang selama ini kuidam-idamkan. Bebas dari segala macam rongrongan, bebas dari segala macam perintah yang mengekang, bebas dari mata tajam agar aku tetap belajar di dalam kamar, bebas dari semua adat istiadat yang terdengar aneh di telingaku, bebas dari ini itu. Pokoknya aku bebas!
—-Tak terpasungnya jiwa dan fisikku dimulai ketika Daftar Calon Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri sudah diumumkan di sebagian besar surat kabar di pelosok negeri ini. Dan aku termasuk di dalam daftar tersebut. Berarti aku bisa bebas untuk melakukan segala hal termasuk memutuskan harus berbuat apa dan bagaimana tanpa sorotan mata orang tua maupun pengawal-pengawal saudaraku. Karena sejak saat ini aku akan tinggal di suatu daerah yang belum pernah kukunjungi dan tidak ada sanak saudara di sana untuk menuntut ilmu. Eh, untuk hidup bebas! Dan rencananya, empat hari lagi aku harus pergi bersama kedua orang tuaku. Hmm…, aku tertawa terbahak-bahak di dalam hatiku memikirkan jadwal yang penuh dengan hura-hura di kota tersebut. Selamat tinggal pembelajaran, sayonara keterikatan, good bye keterbatasan, dan wilujeng sumping ketakterbatasan.

Continue reading “Misteri Surat Kuning”

Advertisements