Lomba Penulisan Cerita Film

Jika Anda seorang yang kreatif dalam bidang sinema, jangan lewatkan kesempatan Lomba Penulisan Cerita Film tentang Anak-anak dan Kepahlawanan yang digelar Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dalam rangka menyambut Hari Film Nasional yang ke-61.

Akan dipilih tiga pemenang utama, tiga pemenang harapan, dan 10 (sepuluh) naskah pilihan dengan masing-masing hadiah:
Pemenang 1 Rp 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah)
Pemenang 2 Rp 40.000.000,- (Empat puluh juta rupiah)
Pemenang 3 Rp 30.000.000,- (Tiga puluh juta rupiah)
serta piala dan piagam penghargaan.

Apa saja syaratnya?

  1. Continue reading “Lomba Penulisan Cerita Film”
Advertisements

Kitab Berbohong #3

Minggu pagi yang cerah, keesokan harinya. Burung-burung pagi asyik berterbangan dengan lincahnya, meliuk melewati dahan-dahan pepohonan. Angin bertiup perlahan, sementara awan juga sedikit bergerak ke arah utara. Sinar matahari belum menyengat. Beberapa warga sedang membersihkan halamannya. Beberapa juga terlihat sedang membersihkan selokan dan jalan yang terletak tepat di depan rumahnya. Ada ibu yang sedang bergegas pulang dari berbelanja, namun ada juga yang sebaliknya, baru berangkat berbelanja. Juga terlihat beberapa ibu muda sedang menggendong anak-anaknya yang masih kecil sambil menyuapkan bubur sarapannya. Pagi yang indah untuk bersosialisasi.

Continue reading “Kitab Berbohong #3”

Bencana Alam: Aroma dalam Film

Bencana (alam) selalu menyuguhkan berita yang menyesakkan dada. Secanggih apapun teknologi yang telah diterapkan manusia, tetap tidak mampu memprediksi atau memperkirakan kedatangannya. Hingga kini—meski peralatan untuk mendeteksi bencana sudah mendekati akurat—datangnya bencana alam secara pasti tetap menjadi misteri. Dan di baliknya, bencana alam selalu menyuguhkan bermacam-macam cerita. Hal inilah yang memunculkan ragam film tentang bencana alam.

Berbicara tentang film, tidak akan lepas dengan istilah genre. Genre lebih memudahkan orang untuk memilah-milah jenis film apa yang diminati. Beberapa genre yang paling dikenal adalah anak/kartun, drama/komedi, horor, aksi, dan dokumenter. Pembagian ini berdasarkan dari jenis cerita dan peruntukannya. Sedangkan teknis pembuatannya—apakah menggunakan tokoh manusia atau teknologi komputer (3D)—tidak termasuk ke dalamnya.

Film yang paling banyak diminati tentang bencana alam biasanya akan menonjolkan sisi manusiawinya karena bencana alam selalu berhubungan dengan kehilangan anggota keluarga, kehilangan harta benda, dan lain-lain. Tidak hanya bencana alam, peristiwa bencana yang tidak disebabkan oleh peristiwa alam pun juga menarik dijadikan film. Misalnya saja tentang peristiwa kecelakaan yang terjadi di pesawat, kapal laut, atau di jalan raya.

Continue reading “Bencana Alam: Aroma dalam Film”

Anagram: Cerdas Bermain Kata-Kata

Pada satu malam, saya kedatangan tamu istimewa dari Jakarta. Salah satunya adalah Mbak Magda yang sedang mengadakan penelitian tentang kebiasaan menulis di kalangan FLP, dan saya adalah salah satu dari 30 orang yang dipilihnya. Penelitian ini berhubungan dengan tesisnya di UI. Tak lupa, ia pun mengajak putra bungsunya (Iqbal) dan seorang psikiater dari UI. Setelah berakrab ria, saya pun diwajibkan mengisi beberapa kuesioner yang luar biasa melelahkan pikiran. Salah satu dari kuesioner itu adalah menuliskan sebuah kata yang diawali oleh dua huruf. Kedengarannya mudah, tapi di sinilah tantangan yang sebenarnya.

Dua huruf itu tidak boleh merupakan suku kata yang berdiri sendiri, tetapi bagian dari suku kata yang lebih dari dua huruf. Jika misalnya dua huruf itu adalah K dan A, maka kata yang dipilih tidak boleh KAMAR, KADAL, atau KARUNG (kata KAMAR terdiri dari suku kata KA dan MAR). Kata yang dipilih sebaiknya adalah seperti KAMBING, KARNO, atau KANCIL (kata KAMBING terdiri dari suku kata KAM dan BING). Semudah itu? Tidak juga. Setelah itu, saya pun harus memilih kata selain nama orang, nama merek, atau nama hewan. Wih! Dalam waktu tiga menit, saya pun berpikir keras untuk mendapatkan kata-kata seperti KAKTUS, KALDU, KAMPER, KARTU, KARDUS, KASTI, dan lain-lain.

Continue reading “Anagram: Cerdas Bermain Kata-Kata”

Sebuah Catatan: Finding Forrester

Saat dirawat karena DBD kemarin, saya menyempatkan diri menonton film ‘Finding Forrester’, selain ‘Miss Potter’ yang diperankan oleh Renee Zellweger (kisah tentang Beatrix Potter, penulis buku anak ‘The Tale of Peter Rabbit’ yang melegenda karena best-seller).

Film ‘Finding Forrester’ (2000) bercerita tentang Jamal Wallace (Rob Brown) yang mendapatkan beasiswa ke sekolah yang lebih prestisius. Di sekolah barunya ini, ia mendapatkan pelajaran menulis yang cukup serius dari Prof. Robert Crawford (F. Murray Abraham), yaitu menelaah buku karangan William Forrester. Tanpa disengaja, Jamal berkenalan secara unik dengan seorang tetangga misterius yang ternyata adalah William Forrester (Sean Connery). Di sinilah jalinan persahabatan mulai terbentuk antara keduanya termasuk transfer ilmu kepenulisan.

Continue reading “Sebuah Catatan: Finding Forrester”