Horror Chronicles

Asli! Hidup gue makin paripurna setelah mendapatkan dua putri yang macan, alias manis dan cantik. Bibing (7 tahun) berambut keriting alias ikal sedangkan Ninin (4 tahun) berambut lurus. Yang pasti, keduanya lumayan bageur untuk ukuran anak sebayanya (emangnya sepatu, pake ukuran segala!). Sudah banyak ulah yang mereka kerjakan sehingga keduanya mendapat beberapa ‘hak paten’ berupa luka-luka, apalagi Ninin kendati usianya lebih muda.

Seperti pada malam itu, saat semua anak-anak tetangga tak terdengar lagi suaranya karena diperkirakan tidur. Ye, meneketehe kele mereke pede teder ete belem. Ah ngaco! Jam di tembok udah menunjukkan angka sembilan lebih sedikit, tapi Bibing dan Ninin masih asyik loncat-loncatan di atas ‘bed’ yang benar-benar ‘spring’. Belum lagi beberapa baju, boneka, mainan, yang letaknya bagai kurva tak beraturan. Di mana-mana?! Nah, apalagi bokin tercinta sedang dines malem di rumah sakit yang artinya: berangkat jam 8.30 malem dan pulangnya jam 9 pagi besok!

Continue reading “Horror Chronicles”

Advertisements