Rezeki dari Sang Maha

Rezeki memang selalu takterduga. Manusia memang hanya diwajibkan berusaha, setelah itu biarkan Sang Maha yang mengaturnya. Dan sosok itu benar-benar merasakan dan kebesaran atas ke-Mahakuasaa-an Sang Maha itu. Alhamdulillah….

Hari kemarin, sosok itu begitu beruntung bisa memenangkan 1 (satu) buah Kaosku Cekas setelah komennya berada pada urutan ke-30 di fesbuk Cekas. Memang persyaratannya yang mendapatkan kaos adalah yang berhasil komen pada urutan ke-15, 30, dan 45 dengan masing-masing orang hanya bisa komen maksimal lima kali. Dengan strategi tertentu, sosok itu berhasil memperolehnya.

Continue reading “Rezeki dari Sang Maha”

Rezeki di Pagi Hari

Mungkin sobat baraya masih teringat dengan petuah masa lalu yang mengatakan bahwa rezeki kita akan dipatok ayam kalau tidak bangun pagi. Kebetulan kisah ini benar-benar terjadi di lingkungan keluarga saya kendati sudah cukup lama terjadi, yaitu hampir lima tahun yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 03 Oktober 2004.

A’ Yadin, kakak ipar saya, tiba-tiba saja mengetuk pintu kamar pagi-pagi sekali (kurang lebih pukul 05.30) untuk meminjam tas ransel. Aneh, karena memang tidak biasanya ia bangun pagi dan kali ini bahkan ingin meminjam tas. Setelah melalui obrolan singkat, saya pun baru mengetahui kalau ia akan ke Gasibu bersama Dani dan Jenny (Dani adalah karyawan PT. Pindad yang kos dan Jenny adalah sahabat kakak ipar saya yang sering menginap). Ini pun juga aneh, karena setahu saya kedua orang itu juga jarang untuk bangun pagi di hari Minggu. Biasanya kalau hari libur, mereka akan bangun sekira jam sembilan atau jam sepuluh pagi (menjelang siang).

Continue reading “Rezeki di Pagi Hari”