Jarak Terakhir yang Terlupa

Entahlah
Inikah perasaan yang terus lahir
meski sudah dibunuh berkali-kali?
Meski sakit

Inilah bayangan
Tanpa bisa lepas dari sang empu
Selalu ada meski dihalangi
yang menjadi bagian dari diri
dan menjadi misteri
bagi derita diri takberkesudahan

Continue reading “Jarak Terakhir yang Terlupa”

aku, ketika

malam ini sunyi
bukan, pagi ini seharusnya
perpindahan waktu dari
malam yang ramai dan basah
kepada pagi yang masih malu-malu

hanya aku, ditemani suara cleopatra yang lucu dan menggemaskan. tetapi takseperti yang kaukira tentang seorang ratu yang terkenal akan kecantikan semunya. dan suara ketukan tuts pengolah kata mengantarkan aku pada ujung lelah. entah berapa lelah lagi harus aku rasakan untuk dua hari ke depan. halaman ini, entah esok.

pagi sepi
lelap telah menyelimuti dua putri
aku. di sini. sendiri.

Penulis Tidak Dilahirkan

Tajamnya pena taktertandingi
Empat surat kabar musuh lebih ditakuti
Napoleon Bonaparte berucap sendiri
Dan seribu bayonet takmembuatnya jeri

Sosok itu menuding. “Siapa bilang kamu tidak bisa menulis?” Kesal pastinya. Entah ini sudah yang berapa kali. Namun lagi-lagi sang pengeluh melontarkan kata-kata pesakitan. Tidak bisa menulis katanya. Susah mengeluarkan ide. Mood selalu hilang saat sudah di depan komputer. “Aku tidak punya bakat,” ujarnya menunduk memantapkan keengganannya. Taksabar, sosok itu ingin sekali menamparnya. Membangunkannya dari mimpi pesimistis.

Continue reading “Penulis Tidak Dilahirkan”

Anagram: Cerdas Bermain Kata-Kata

Pada satu malam, saya kedatangan tamu istimewa dari Jakarta. Salah satunya adalah Mbak Magda yang sedang mengadakan penelitian tentang kebiasaan menulis di kalangan FLP, dan saya adalah salah satu dari 30 orang yang dipilihnya. Penelitian ini berhubungan dengan tesisnya di UI. Tak lupa, ia pun mengajak putra bungsunya (Iqbal) dan seorang psikiater dari UI. Setelah berakrab ria, saya pun diwajibkan mengisi beberapa kuesioner yang luar biasa melelahkan pikiran. Salah satu dari kuesioner itu adalah menuliskan sebuah kata yang diawali oleh dua huruf. Kedengarannya mudah, tapi di sinilah tantangan yang sebenarnya.

Dua huruf itu tidak boleh merupakan suku kata yang berdiri sendiri, tetapi bagian dari suku kata yang lebih dari dua huruf. Jika misalnya dua huruf itu adalah K dan A, maka kata yang dipilih tidak boleh KAMAR, KADAL, atau KARUNG (kata KAMAR terdiri dari suku kata KA dan MAR). Kata yang dipilih sebaiknya adalah seperti KAMBING, KARNO, atau KANCIL (kata KAMBING terdiri dari suku kata KAM dan BING). Semudah itu? Tidak juga. Setelah itu, saya pun harus memilih kata selain nama orang, nama merek, atau nama hewan. Wih! Dalam waktu tiga menit, saya pun berpikir keras untuk mendapatkan kata-kata seperti KAKTUS, KALDU, KAMPER, KARTU, KARDUS, KASTI, dan lain-lain.

Continue reading “Anagram: Cerdas Bermain Kata-Kata”

Dunia Kata-kata Bernama Naskah

Naskah merupakan bahan baku utama penerbit. Hubungan antara penerbit dan naskah jelas merupakan hubungan yang liner alias saling bersinggungan. Semakin banyak penerbit, semakin banyak pula naskah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan para pembaca dalam berbagai segmen. Begitu pula hubungan antara naskah dan penulis. Semakin banyak naskah yang dibutuhkan, sudah seharusnya semakin banyak pula penulis yang ada.

Di Indonesia, minat menulis buku termasuk minim dan jarang dilakoni oleh masyarakat kita. Bahkan, para akademisi kita (para dosen ataupun sarjana) juga jarang menulis buku. Untuk mengatasi kurangnya para penulis di Indonesia tidak salah kalau kemudian muncullah sebuah organisasi kepenulisan bernama Forum Lingkar Pena (FLP), yang meminjam perkataan Taufik Ismail, “FLP adalah hadiah terbaik bagi Indonesia.” FLP yang didirikan pada 22 Februari 1997 ini memiliki visi untuk menjadi sebuah organisasi yang memberikan pencerahan melalui tulisan. Pencerahan ini kemudian disalahartikan sebagai dakwah yang sempit sehingga memunculkan wacana bahwa untuk menjadi anggota FLP haruslah Muslim dan malah semakin disempitkan bahwa FLP adalah termasuk corong partai politik tertentu. Jelas ini salah!

Continue reading “Dunia Kata-kata Bernama Naskah”