Rezeki dari Sang Maha

Rezeki memang selalu takterduga. Manusia memang hanya diwajibkan berusaha, setelah itu biarkan Sang Maha yang mengaturnya. Dan sosok itu benar-benar merasakan dan kebesaran atas ke-Mahakuasaa-an Sang Maha itu. Alhamdulillah….

Hari kemarin, sosok itu begitu beruntung bisa memenangkan 1 (satu) buah Kaosku Cekas setelah komennya berada pada urutan ke-30 di fesbuk Cekas. Memang persyaratannya yang mendapatkan kaos adalah yang berhasil komen pada urutan ke-15, 30, dan 45 dengan masing-masing orang hanya bisa komen maksimal lima kali. Dengan strategi tertentu, sosok itu berhasil memperolehnya.

Continue reading “Rezeki dari Sang Maha”

Sang Wajah Pelangi

Prolog: Cerita ini terdiri dari tiga bagian terpisah. Bagian pertama telah ditulis oleh Husfani A. Putri dan kemudian dilanjutkan oleh Marsita Ariani. Dan cerita di bawah ini adalah penyempurna dari dua cerita sebelumnya. Selamat menikmati….

Rembulan pernah berbisik pada angin
Mengabarkan pada takterhingga gemintang
Menyapa matahari dengan wajah kelam
Tentang pelangi yang kehilangan warna
Dan akulah sang pelangi itu ….

Sunyi. Hanya kesunyian pada akhirnya. Dan di sudut malam itu aku menangis. Menangis yang sebenarnya. Lalu, ingin kukabarkan semua penyesalan pada jagad takbertepi ini. Bersama kemarahan tersembunyi. Hanya aku. Ya, hanya aku seorang. Benar-benar sunyi.

Continue reading “Sang Wajah Pelangi”