Menjadi Koboi Sehari di KRR

When you just give love I know it’s so
I can’t get you out of my heart
You made me leave my happy home
You sweet love brings such misery

Lembayung di ujung sana. Sebuah garis horizon yang membuat dadanya berdebar. Warna pelangi berpendar ke segala arah. Angin berhembus perlahan. Sunyi, tetapi hatinya terasa ramai setelah melihat itu semua. Dari kejauhan, sosok bertopi yang bertengger di atas kudanya mencipta siluet. Perlahan jemarinya memperbaiki letak topi berlidah depan-belakang, lalu menarik tali kekangnya, bergerak perlahan memasuki bayang-bayang pegunungan. Gelap sudah menyebar. Sudah saatnya untuk beristirahat setelah menjalani siang yang penuh petualangan. Api unggun, air mendidih, kacang merah, kentang, dan tentu saja ayam yang sedang dikuliti. Itulah temannya malam ini sebelum memejamkan mata. Sang koboi pun tersenyum. Makan malam yang nikmat. Angin pegunungan laksana musik di telinganya bersiur perlahan. Satu hari yang luar biasa.

Continue reading “Menjadi Koboi Sehari di KRR”