Blogger Bisa Apa?

Hutan Indonesia adalah kekayaan alam yang harus dijaga, sebuah keanekaragaman hayati negara yang perlu dilindungi. Kenapa? Hutan tidak hanya menyediakan oksigen untuk manusia tetapi juga menyerap karbondioksida. Hutan juga kaya akan gambut, yaitu lahan yang banyak mengandung karbon dengan ketebalan mencapai 1 hingga 12 meter. Hutan adalah rumah bagi hewan-hewan yang beberapa di antaranya masuk dalam kategori langka. Namun yang terjadi malah sebaliknya, degradasi dan deforestasi hutan terus terjadi.

Hutan dibabat, hutan dibakar, hutan dihancurkan, hutan digunduli, dan hutan diratakan. Lalu diganti dengan perkebunan atau pertambangan. Luas area hutan yang hilang pada 2009 telah mencapai angka 2,24 juta hektar, bandingkan dengan angka 397 ribu hektar pada 2003. Efeknya tidak hanya terjadi pada hutan semata, tetapi kota pun menjerit. Penyakit ISPA akibat asap pembakaran hutan makin meluas. Karbondioksida makin banyak di atmosfer dan menciptakan efek gas rumah kaca. Jika 200 tahun lalu hanya ada 275 parts per million (ppm) karbondioksida, kini ternyata sudah mencapai lebih dari 390 ppm.

Continue reading “Blogger Bisa Apa?”

Lebaran (Tidak) Hijau

Ramadhan adalah bulan rohani. Pada bulan ini, rohani umat Muslim dicuci dan dibersihkan setelah 11 (sebelas) bulan lebih mementingkan jasmani. Sudah seharusnya, rohani yang bersih itu akan melahirkan perilaku yang bersih pula. Namun kenyataannya masih ada beberapa perilaku yang tidak disadari atau bahkan disadari telah menjadi budaya dari ketidakbersihan itu. Salah satunya adalah menumpuknya sampah baru dimana pada hari raya tukang sampah dijamin tidak ada atau berkurang.

Bukan hal baru lagi kalau pergi menunakan shalat Ied di lapangan adalah membawa kertas koran sebagai alas dari sajadah. Fungsinya sebenarnya menjaga agar sajadah itu tidak kotor, apalagi kalau sehabis hujan. Padahal, fungsi sajadah sudah menjadi alas agar tubuh atau pakaian kita tidak kotor oleh tanah. Di sinilah yang menjadi permasalahan dan tampaknya telah membudaya di seluruh masyarakat Indonesia. Koran-koran yang dibawa untuk alas sajadah itu pun ternyata tidak dibawa lagi dan dibiarkan ditinggalkan di lapangan. Sampah-sampah kertas koran pun menumpuk di sana.

Continue reading “Lebaran (Tidak) Hijau”