Ngeblog Itu Menguntungkan

Sejak ngeblog dari akhir 2006, sosok itu telah mendapatkan begitu banyak keuntungan. Keuntungan terbesar dan teristimewa tentu saja berkah keluarga dengan mengenal banyak orang yang awalnya tidak saling kenal sama sekali. Merekalah para blogger yang sangat beragam latar belakang pendidikan, budaya, usia, jenis kelamin, dan tempat tinggal. Dari yang berdomisili satu kota, satu provinsi, satu pulau, satu Indonesia, bahkan meluas hingga ke mancanegara. Berkah silaturahmi ini jelas takternilai dan taktergantikan oleh apa pun juga.

Fenomena kopdar semakin memperkuat hubungan itu hingga takmenutup kemungkinan adanya ketertarikan antarblogger. Persahabatan sesama jenis maupun lawan jenis. Bahkan, pernikahan antarblogger telah menjadi suatu hal yang luar biasa bagaimana salah satu jaringan sosial media ini begitu kuat pengaruhnya terhadap masalah hati. Hal tersebut dimungkinkan oleh adanya tulisan di blog yang kontennya mayoritas cenderung bersifat pribadi.

Continue reading “Ngeblog Itu Menguntungkan”

Advertisements

Lomba Inspirasi Sekolah Intisari-online

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan dan peluncuran situs Intisari-online, dengan ini kami mengumumkan lomba penulisan inspirasi dengan tema “Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta, Apa Bedanya?”. Caranya, tuliskan inspirasi tadi di blog Intisari dengan alamat http://blog.intisari-online.com.

Continue reading “Lomba Inspirasi Sekolah Intisari-online”

Lomba Penulisan Cerita Film

Jika Anda seorang yang kreatif dalam bidang sinema, jangan lewatkan kesempatan Lomba Penulisan Cerita Film tentang Anak-anak dan Kepahlawanan yang digelar Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dalam rangka menyambut Hari Film Nasional yang ke-61.

Akan dipilih tiga pemenang utama, tiga pemenang harapan, dan 10 (sepuluh) naskah pilihan dengan masing-masing hadiah:
Pemenang 1 Rp 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah)
Pemenang 2 Rp 40.000.000,- (Empat puluh juta rupiah)
Pemenang 3 Rp 30.000.000,- (Tiga puluh juta rupiah)
serta piala dan piagam penghargaan.

Apa saja syaratnya?

  1. Continue reading “Lomba Penulisan Cerita Film”

Mengingatkan Kembali: KBA

Setengah perjalanan telah terlampaui. Tujuh belas hari telah berlalu dan sebelas hari akan menjelang. Kendati singkat, telah banyak suka dan duka di antaranya. Hidup akan selalu maju, takpernah mundur. Mengisi, mengurai, mengendap, dan berjuta rasa menghiasi hari-hari penuh keajaiban. Begitu pula dengan blog yang apa adanya ini. Hanya sekadar curahan hati dari sosok itu yang masih menapaki jalan hidupnya.

Continue reading “Mengingatkan Kembali: KBA”

Kuis Bang Aswi: Menulis Ulasan

Sudah cukup lama sosok itu tidak memberikan semacam kuis. Terakhir membuatnya pada media milis yang diikuti oleh banyak peserta. Kali ini, sosok itu ingin berbagi pada media blog. Khusus bagi blogger yang sudah memajukan dunia kepenulisan. Kuis ini juga untuk menyemangati sosok itu yang telah berhasil menulis tiap hari selama bulan Januari 2011.

Sosok itu sudah mempersiapkan cinderamata untuk 3 (tiga) orang pemenang terpilih. Cinderamata ini dikemas dalam bentuk paket dimana setiap paket terdiri atas buku-buku karangan Bang Aswi, Ali Muakhir, Arleen Amidjaja, Shinta Handini, Muthia Fadhila Khairunnisa, Ferry Wong, Iwok Abqary, buku-buku produk Indscript Creative, dan tiga buah kaos Cekas. Wow, ada banyak buku yang bisa dibaca sambil mengenakan kaos Cekas yang keren.

Hadiahnya memang tidak terlalu besar (tapi lumayan banyak). Tujuan diadakannya kuis ini tidak lain karena sosok itu hanya ingin memperkenalkan dan meramaikan dunia blogger lebih luas lagi. Yang paling utama adalah ajang silaturahminya. Ini sesuai yang dicontohkan oleh Sang Teladan.

Aturan Main:

  • Memiliki blog aktif di mana saja. Catatan di fesbuk tidak termasuk.
  • Ulasan harus ditulis di blog masing-masing selama periode 02 – 28 Februari 2011. Panjang ulasan dan gaya kepenulisan bebas.
  • Materi tulisan yang harus diulas bisa dipilih secara bebas di blog ini, tetapi tulisan yang dipilih ‘hanya’ pada periode Januari 2011.
  • Setiap ulasan harus memuat banner Kuis Bang Aswi yang diletakkan pada bagian paling atas ulasan atau sidebar blog yang bersangkutan. Banner di-link pada halaman ini.
  • Peserta diharuskan mendaftarkan diri dengan mengisi komentar pada halaman ini. Data yang harus diisi adalah

Nama Lengkap :
Nama Panggilan :
Kota (domisili) :
URL :
(Alamat postingan yang diikutsertakan, bukan halaman utama blog yang bersangkutan)

  • Peserta juga diwajibkan mengisi komentar pada halaman tulisan yang diulas. Bagi yang sudah pernah mengisi komentar, tentu menjadi keuntungan tersendiri.
  • Setiap ulasan harus memuat kata kunci ‘sosok itu’. Jumlah kata kunci tidak dibatasi dan tiap kata kunci harus me-link pada halaman tulisan yang diulas.
  • Peserta yang tidak mengikuti semua aturan di atas secara otomatis tidak akan diikutsertakan. Sosok itu tidak akan memberitahukan peserta-peserta mana saja yang didiskualifikasi. Jadi, bacalah aturan mainnya dengan teliti.
  • Kuis ini ditutup pada hari Senin, 28 Februari 2011 pukul 23.59 dan pemenang akan diumumkan paling lambat seminggu setelah jam penutupan.

NB: Sosok itu terus berusaha mencari sponsor lebih banyak lagi, sehingga tidak menutup kemungkinan jika cinderamatanya bertambah, jumlah pemenangnya pun bukan lagi tiga. Peluang menjadi pemenang tentu akan jauh lebih besar lagi. Mohon doanya saja.

===============

Selamat mengikuti Kuis Bang Aswi yang didukung penuh oleh:

Lomba: Mengasah Kemampuan

Beberapa tidak suka dengan kompetisi. Mereka langsung tiarap atau menggeleng saat mendengar istilah lomba. Entah di benak mereka. Padahal hidup itu adalah berkompetisi. Kita adalah produk kemenangan mutlak satu sperma dari berjuta-juta sperma. Kita menjadi seperti yang sekarang ini pun adalah proses dari kompetisi yang berkelanjutan, disadari atau tidak. Dan sosok itu adalah fans dari kompetisi.

Sosok itu dibentuk oleh beberapa lomba. Paling diingat adalah saat perayaan hari kemerdekaan negara ini saat sosok itu masih berseragam putih merah. Meski bangun kesiangan, ia berlari dan mengikuti lomba memasukkan pensil ke dalam botol (pensil digantungkan di belakang celana dan memasukkannya dengan cara seperti orang yang BAB). Lomba baru dimulai sementara lomba-lomba yang lain sudah selesai. Dan ternyata, sosok itu berhasil meraih juara pertama.

Continue reading “Lomba: Mengasah Kemampuan”

Nafas Air Mata

===Rumah sederhana. Dan matahari pun begitu bangga bisa menyinarinya, bahkan pada seluruh permukaan bumi yang penghuninya banyak yang tidak menyadari kehangatannya. Kehadirannya. Kelopak-kelopak bergerak dalam hitungan menit untuk membuka, memperlihatkan sari dan esensialnya sebagai bunga. Merekah dan mengundang kumbang-kumbang yang berjuang demi keluarganya. Bergerak dan mendengung, di antara tangkai-tangkai kecil yang begitu kokoh menyangga daun, duri, buah, bunga. Juga serangga-serangga kecil yang menumpang hidup darinya. Kompleksitas kehidupan, yang saling berhubungan. Begitu juga dengan makhluk termulia karena akal yang disandangnya. Penghuni rumah sederhana itu.
===Seorang laki-laki berumur—dengan jenggot putih menjuntai sepanjang kurang lebih 5 cm, kacamata baca yang lumayan tebal, dan kopiah putih yang bertengger di kepalanya—sedang asyik membaca sebuah kitab di ruang tengah. Ruang tengah yang juga sederhana, dengan empat buah kursi kayu berhiaskan sulaman kulit bambu yang kokoh. Secangkir kopi tersaji dengan uap yang masih mengepul di atas meja, bersanding dengan kitab tebal beralaskan kain coklat bercorak batik. Selaras dengan warna alami kayunya. Satu kali lelaki tua yang biasa dipanggil kiai oleh tetangga-tetangganya itu membenarkan letak kacamatanya, sambil tangan lainnya menggaruk-garuk punggungnya yang tertutupi kaos berwarna putih. Sarung putih bercorak garis vertikal-horizontal di bagian bawahnya menjuntai hingga ke lantai yang sudah tertutupi ubin berwarna kuning. Kuning pupus karena bercampur debu yang melekat erat. Sangat sulit untuk dihilangkan. Lelaki tua itu mendesah. Dan setelah menyeruput kopinya, ia menoleh ke arah kanan.

Continue reading “Nafas Air Mata”

Rezeki di Pagi Hari

Mungkin sobat baraya masih teringat dengan petuah masa lalu yang mengatakan bahwa rezeki kita akan dipatok ayam kalau tidak bangun pagi. Kebetulan kisah ini benar-benar terjadi di lingkungan keluarga saya kendati sudah cukup lama terjadi, yaitu hampir lima tahun yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 03 Oktober 2004.

A’ Yadin, kakak ipar saya, tiba-tiba saja mengetuk pintu kamar pagi-pagi sekali (kurang lebih pukul 05.30) untuk meminjam tas ransel. Aneh, karena memang tidak biasanya ia bangun pagi dan kali ini bahkan ingin meminjam tas. Setelah melalui obrolan singkat, saya pun baru mengetahui kalau ia akan ke Gasibu bersama Dani dan Jenny (Dani adalah karyawan PT. Pindad yang kos dan Jenny adalah sahabat kakak ipar saya yang sering menginap). Ini pun juga aneh, karena setahu saya kedua orang itu juga jarang untuk bangun pagi di hari Minggu. Biasanya kalau hari libur, mereka akan bangun sekira jam sembilan atau jam sepuluh pagi (menjelang siang).

Continue reading “Rezeki di Pagi Hari”