Indosat Super 4G-LTE: We’re Different!

Suasana keramaian masih terasa di Gedung Merdeka dan sekitarnya. Puncak Konferensi Asia Afrika (KAA) sudah berlalu, Parade KAA atau yang lebih dikenal dengan Asian African Carnival 2015 juga baru saja lewat, namun memang auranya masih terasa. Tanaman yang katanya diinjak-injak karena antusias warga yang ingin menonton sudah dipulihkan dan diperbaiki dengan cepat. Begitu pula dengan bangku di trotoar, tidak terlihat lagi mana yang pernah patah. Sosok itu bersyukur karena Pemkot Bandung begitu cepat bergerak demi kota yang cantik dan ramah bagi para pejalan kaki dan penikmat fotografi. Warganya benar-benar dimanja, meski secara SDM harus perlu dibina lagi. Memang tidak serta merta sim salabim. Perlu ada proses.

Proses inilah yang tampaknya dijadikan patokan oleh Indosat. Meski dua grup pesaingnya telah meluncurkan jaringan 4G-LTE lebih dahulu, anggota dari Grup Ooredoo ini tidak terburu-buru mengikuti. Semuanya terjawab sudah pada hari Rabu kemarin (29 April 2015). Sosok itu sendiri turut menyaksikan setelah memarkirkan sepedanya di sisi Kali Cikapundung, sebagai bagian dari 10 (sepuluh) #BloggerBDG yang diundang. Begitu sederhana tepat di samping Gedung Merdeka. Yup, Indosat secara resmi dan bersamaan meluncurkan jaringan Super 4G-LTE di Bali, Yogyakarta, dan Bandung hari itu. Peluncuran itu sejalan dengan rencana perusahaan untuk memperluas cakupan jaringan 4G-LTE sekaligus untuk memastikan bahwa Indosat selalu menghadirkan akses data terbaik dalam hal kecepatan dan kestabilan. Keren.

Continue reading “Indosat Super 4G-LTE: We’re Different!”

Bandung sebagai Kota Kreatif Teknopolis

Rasanya tidak nyaman kalau harus berkejaran dengan waktu. Akan tetapi itulah yang terjadi hari Jumat kemarin (20/3) saat sosok itu harus mengantarkan sang belahan jiwa ke tempat kerjanya sebelum pukul 11, lalu menjemput anak-anak di sekolah dimana Adik bisa jadi pulang pukul 11.30, terus shalat Jumat. Hanya saja setelah mengantarkan anak-anak ke Binong untuk dititipkan, waktu diperkirakan masih sempat untuk mengejar shalat Jumat di jalan. Rencananya mau di Masjid Pusdai, tetapi akhirnya lebih memilih di masjid dekat Taman Pramuka. Alhamdulillah masih terkejar dan bisa shalat dengan tenang. Beres shalat, perjalanan dilanjutkan kembali melewati Gedung Sate, Pasupati, memutari Biofarma dan RSHS, hingga akhirnya tiba dengan selamat di PVJ tepat sebelum pukul 13.00.

Event-06

Continue reading “Bandung sebagai Kota Kreatif Teknopolis”