Ngaboseh di IDR 2014

Sosok itu tidak pernah menyangka bahwa pada hari Sabtu itu (30/8) harus beristirahat di empat masjid yang berbeda hanya dalam satu trip ngaboseh dari Cianjur menuju Bandung. Pertama di Masjid Besar Darussalam, kedua di Masjid Muhammadiyah Rajamandala, ketiga di Mushala SPBU Cipatat, dan yang keempat di Masjid Cibabat, Cimahi. Makna istirahat ini adalah makna yang sebenarnya karena saya saat itu benar-benar harus tidur untuk memulihkan stamina yang memang sudah ngedrop.

Ada dua alasan utama mengapa harus memaksakan diri tidur sementara dia pernah melakukan trip yang sama dari Jakarta ke Bandung dan tidak sampai seperti itu. Satu, sosok itu bersepeda seorang diri. Dua, sebelumnya dia telah menempuh perjalanan 17 jam nonstop. Ya, perjalanan ngaboseh yang melelahkan meski dalam jarak yang tidak terlalu jauh dalam dunia persepedaan. Sangat melelahkan karena selama 17 jam itu dia harus mengayuh dengan kecepatan seorang pelari normal, yaitu hanya 5-7 km/jam. Sebuah trip yang pernah dilakukannya saat menjadi Pesepeda Marshal dalam rangka Long Run for Leukemia pada 13-15 Juni 2014 (PR, 6/7/2014).

Continue reading “Ngaboseh di IDR 2014”

Advertisements

Mengejar Khatam dengan Iktikaf

Momen Ramadhan selalu tidak bisa dipisahkan dengan prosesi ibadah shalat malam dan membaca Al-Quran (tilawah). Oleh karena itu Ramadhan akan selalu identik dengan shalat tarawih dan iktikaf. Pada iktikaf, semua umat Muslim berlomba-lomba (khususnya pada malam ganjil) untuk mendapatkan lailatul qadar, yaitu sebuah malam yang jika beribadah pada malam itu maka pahalanya hampir sama dengan ibadah 1000 malam di hari yang lain. Subhanallah.

Dan sosok itu berusaha mencoba menggapai itu, selain tentu saja berusaha meraih satu kali khatam Al-Quran mengingat pada tahun sebelumnya gagal dicapai. Meski start yang lumayan terlambat–seharusnya sudah dimulai pada hari pertama dengan 1 juz per hari–dengan banyak alasan (yang salah satunya adalah karena faktor kesehatan) namun sosok itu berjanji harus mampu menggapai juara khatam satu kali. Khatam adalah salah satu cara agar kita sering membaca Al-Quran. Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah selalu Al-Quran, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti untuk memberi syafaat kepada para pembacanya.”

Continue reading “Mengejar Khatam dengan Iktikaf”

Penjual Bunga Cempaka

Jangan pernah mengangap sepele pekerjaan yang kita lakukan, apapun bentuknya dan bagaimanapun kecilnya di mata kita maupun di mata masyarakat. Salah jika beberapa orang—bahkan ulama—mengatakan kalau waktu ibadah kita hanya tersedia pada waktu-waktu shalat dan ketika membaca Al Qur’an (baca: mengikuti pengajian) saja. Asal niat kita luruskan, perjalanan ke tempat kerja pun akan bernilai ibadah. Bekerja yang menghabiskan waktu 8 jam pun akan bernilai ibadah. Mengurus anak dan membersihkan rumah pun bernilai ibadah. Menyingkirkan duri dari jalan pun bernilai ibadah. Bahkan tersenyum pun bernilai pahala.

Continue reading “Penjual Bunga Cempaka”