Eksis di Media Massa

Hal yang lumrah jika seseorang ingin dikenal. Ingin dianggap. Tak heran kalau beberapa pun menggunakan berbagai cara untuk memuluskan jalan itu. Dari yang normal sampai yang sudah tidak wajar lagi. Bagi orang-orang tertentu, menggunakan cara yang unik atau tidak biasa bisa jadi jalan. Dan memang, eksis dianggap suatu seni tertentu agar dapat dikenal dan dikenang.

Sosok itu beberapa kali menunjukkan keeksisannya. Tidak hanya melalui tulisan yang memang sudah mendarah-daging di media massa. Tercatat, sudah ada empat kali fotonya terpajang di media massa. Anggap saja tidak disengaja. Akan tetapi, hal itu pun karena akitivitasnya di beberapa komunitas. Ya, semakin kita aktif, semakin eksis pula seseorang. Sangat berbeda bagi yang ingin tiarap dan tidak melakukan apa-apa.

Kegiatan olah fisik yang paling digandrunginya adalah bersepeda yang telah dilakoni secara serius pada 2005. Beberapa pesepeda sudah biasa eksis. Eksis yang narsis. Hanya bekal kamera atau HP terbaru, eksislah dia dengan berbagai komentar pada halaman foto di jaringan sosial. Sosok itu bersepeda murni dari hati. Sehingga ketika beberapa kawan berhenti atau istirahat sejenak dari kegiatan bersepeda, sosok itu masih asyik saja menggowes.

Continue reading “Eksis di Media Massa”