Merayakan Hari Kemerdekaan di Tapal Batas

Merayakan hari Kemerdekaan di tapal batas memang menjadi pengalaman istimewa bagi sosok itu. Pengalaman yang membuka matanya bahwa dunia ini berbatas, meski memang bahwa Bumi itu bulat. Indonesia dengan ribuan pulau dan laut yang begitu luas, ternyata tetaplah ada batasnya. Okelah dia tidak bisa melihat mana batas negara di atas laut, namun saat melihat dengan mata kepala sendiri bahwa daratan Indonesia itu juga berbatas, dia takjub. Pulau Sebatik adalah salah satu pulau yang berbatas itu: sebelah utara sudah masuk ke wilayah Malaysia sedangkan sebelah selatan milik Indonesia. Bahkan ada salah satu rumah di sana yang halaman depannya berada di Indonesia sementara halaman belakangnya berada di Malaysia. Butuh paspor gak ya untuk bisa menyeberanginya?

Keberangkatannya ke ujung utara Indonesia itu juga unik dan takdinyana. Selepas diundang sebagai pembicara di Aula Janaka Purwakarta, dia langsung diajak oleh Pak Fajar Tri Suprapto, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Kemendes PDTT, untuk melihat langsung kehidupan masyarakat desa di Pulau Sebatik. Katanya, “Akan ada ribuan paskibra yang siap mengibarkan bendera merah putih di sana dan bakal memecahkan rekor MURI.” Sosok itu langsung mengiyakan. Selaku blogger yang secara nurani memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan informasi bermanfaat, tentu kesempatan langka itu tidak boleh diabaikan. Harus cepat diambil keputusan.

Continue reading “Merayakan Hari Kemerdekaan di Tapal Batas”