Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft

Menghadiri pernikahan ASUS dan Microsoft kali ini jelas membuatnya bersemangat. Dia mengetahuinya setelah sehari sebelumnya sebuah undangan hadir melalui email. Undangan eksklusif. Sosok itu merasa bahagia dan merasa mendapatkan kehormatan. Dia harus hadir. Ini hal langka, dan patut diapresiasi dengan cara datang ke sana dan mendokumentasikannya. Kemudian, dia pun mempersiapkan diri sejak dari rumah. Disetrika sendiri kemejanya agar terlihat mulus dan layak pakai. Terus dia pun mengeluarkan sepedanya, langsung menembus jalanan kota Bandung dari daerah Ciganitri ke daerah Pasir Kaliki. Lumayanlah jaraknya sampai 12 kilometer. Keringatnya pun asli. Sampai di Hotel Hilton, dirinya langsung salin dengan kemeja itu dan siap hadir pada acara pernikahan itu.

Dia datang terlalu awal karena memang sengaja untuk siap-siap, khawatir kondisi lalu lintas tidak mendukungnya, apalagi ini naik sepeda. Namun dia mendengar bahwa acara pernikahan sudah berlangsung sejak tadi dan terdengar meriah. Apakah dia terlambat? Tidak. Setelah mengusutnya, ternyata wedding day ini dibagi menjadi dua segmen. Jam 12 tadi khusus undangan untuk wartawan. Sedangkan pada jam 14 nanti khusus untuk blogger dan influencer medsos lainnya. Unik. Sosok itu dan kawan-kawan blogger merasa diistimewakan. ASUS dan Microsoft tahu benar bagaimana men-treat tamu-tamunya. Untuk itulah sambil menunggu, dia menyempatkan diri untuk shalat Ashar. Pada saat keluar sudah ada Hilman, Yulia, Euis, dan Mbak Al. Alhamdulillah ada kawan.

Continue reading “Menghadiri Pernikahan ASUS dan Microsoft”