Tamu Tengah Malam

Pernahkah kamu kedatangan tamu di tengah malam? Kalau iya, tentu akan mengejutkan pastinya. Kalau tamunya tidak berniat baik, siapa pun akan merasa was-was, apalagi jika tamu itu adalah tamu takdiundang. Namun, bagaimana jika tamu yang datang adalah tamu yang sangat diharapkan kedatangannya? Hanya saja, karena satu dan lain hal, tamu tersebut memang datangnya bukan pada jam-jam biasa orang menerima tamu, tetapi pada tengah malam. Tentu akan mengasyikkan dan luarrr biasa!

Lebaran kali ini, sosok itu dan keluarga memang tidak berencana mudik. Kalaupun jadi, itu pun H+7 yang sekali lagi masih menunggu konfirmasi berikutnya. Salah satu alasan utamanya adalah orang tua yang tidak berada di rumah sebagaimana mestinya. Orang tua sosok itu memang tinggal di Jakarta, tepatnya di Kelapa Gading. Namun untuk tahun ini, orang tua berkeinginan lebaran di Wonosobo, Jawa Tengah. Kakak sulung yang tinggal di Suralaya (Banten) pun juga berlebaran ke Nganjuk, Jawa Timur. Ditambah lagi, penyakit yang tidak dapat dihindari menghampiri Kakak Bibin dan Adek Anin. Kakak Bibin terkena cacar air dan api, sedangkan Adek Anin karena kecelakaan yang sudah ditulis laporannya di sini.

Continue reading “Tamu Tengah Malam”

Advertisements

Lebaran Hijau

Apa yang kamu pikirkan tentang dua kata di atas? Memang lebaran hijau itu ada? Bagi beberapa orang bisa jadi lebaran hijau adalah konsep berlebaran di alam. Bukan hanya kembali ke kampung halaman tetapi berlebaran dengan lingkungan yang lebih alami, tanpa sesuatu pun yang berbau perkotaan. Namun bukan itu yang dimaksud oleh lebaran hijau di sini.

Lebaran hijau di sini adalah bagaimana berlebaran tanpa harus menyampah. Hal ini dimungkin setelah menonton “Story of Stuff” pada saat buka bersama di Common Room, Minggu kemarin. Film ini bercerita bagaimana semua barang itu pada akhirnya akan menghasilkan sampah yang lambat laun juga merugikan manusia itu sendiri. Di sinilah makna lebaran hijau yang dimaksud.

Continue reading “Lebaran Hijau”