PAXEL, Mengirim Paket pada Hari yang Sama

Seberapa ikhlas terhadap ketentuan Allah Swt.
Seberapa ikhlas untuk menerimanya.
Berbisnis itu harus melihat seberapa besar manfaatnya,
bukan seberapa besar keuntungannya.
          ~ Johari Zein (Komisaris JNE, Founder GBMI)

Sosok itu pernah pada suatu masa merasa kebingungan. Paket kue basah yang masa kadaluarsanya hanya tiga hari pada suhu ruangan harus segera dikirimkan. Tidak bisa tidak, pilihannya kue tersebut harus sampai pada hari yang sama, meski masalahnya adalah pada jarak. Ya, paketnya dikirim dari Bandung menuju Cikarang. Dari info yang didapatkan, paling mudah adalah menggunakan bus penumpang. Ini memang lazim, tetapi tidak efisien. Satu, paket harus diantar sendiri ke terminal bus atau menunggu di titik bus tersebut bakalan lewat. Dua, tidak tahu bagaimana kondisi kue selama dalam perjalanan, apakah aman atau tidak. Tiga, orang yang menerima paket harus menunggu di terminal kedatangan atau janjian dengan kernetnya di suatu tempat. Kesimpulannya … tidak efektif.

Continue reading “PAXEL, Mengirim Paket pada Hari yang Sama”

Advertisements

Kuis Bang Aswi: Pengumuman

Serba salah. Orang Jawa bilang ‘grasa-grusu’. Pokoknya membingungkan. ‘Rariweuh’ kalau kata orang Sunda mah. Kesibukan di dunia offline menyita habis waktu sosok itu untuk berseluncur di dunia maya. Belum masalah jaringan internet error sejak kemarin. Padahal, ada kewajiban per hari ini. Apalagi kalau bukan pengumuman Kuis Bang Aswi!

Dengan metode penomoran dan bobot nilai, tidak membuat sosok itu tahu siapa pemenangnya. Jumlah total nilai pun dilakukan di akhir penilaian, dan tetap sosok itu tidak mengetahui siapa saja pemenangnya. Barulah ketika disandingkan antara nomor dan nama peserta, sosok itu hanya bisa ‘manggut-manggut’ tentang siapa-siapa saja yang beruntung. Dan semua proses itu dilakukan dengan mencuri waktu kerja di kantor. Fiuhhh!

Continue reading “Kuis Bang Aswi: Pengumuman”