Kopdar PBA di Bandung

Penulis Bacaan Anak alias PBA adalah sebuah forum para penulis yang serius dan fokus pada buku-buku bacaan anak. Meski ada embel-embel ‘penulis’ di sana, tetapi yang berkumpul di dalamnya tidak hanya mereka saja. Masih ada ilustrator, desainer (termasuk layouter), dan bahkan para pecinta buku. Intinya, mereka semua begitu peduli pada kualitas dan kuantitas buku-buku anak yang beredar di Indonesia.

Para pendirinya adalah orang-orang yang lebih dahulu terjun dalam dunia buku anak, yaitu Ali Muakhir dan Benny Rhamdani. Tak ketinggalan Arleen Amidjaja, seorang ibu rumah tangga yang aktif menulis buku-buku anak berbahasa Indonesia maupun Inggris. Berawal dari sebuah milis sederhana di Yahoogroups, forum ini pun semakin berkembang saat membuka cabangnya di grup fesbuk.

Continue reading “Kopdar PBA di Bandung”

Advertisements

Puisi Sabtu

Ngeblog itu ajaib
Semuanya serba menarik
Menulis menjadi tertib
Takada alasan tidak ada yang diketik

Dan hari ini sosok itu begitu sumringah
Siap-siap menghadiri bukber di Kafe Persib
Seperti biasa bersepeda dengan gagah
Bertemu saudara dan sahabat karib

Continue reading “Puisi Sabtu”

Desain Kaos PBA

Bergabung dengan sebuah komunitas adalah keberuntungan. Dan sosok itu mengamininya. Apalagi awal keberhasilannya dimulai dari komunitas kepenulisan. Bahkan, jauh sebelum itu sosok itu telah aktif di pelbagai komunitas kampus. Di sanalah dia mendapatkan banyak kawan yang saling getok-tular berbagai pengalaman. Dari bidang yang awalnya asing, menjadi bidang yang sangat disukainya. Komunitas, sebuah jejaring sosial yang nyata.

Dari pelbagai komunitas, sosok itu berkembang terus. Selain komunitas menulis, sebut saja komunitas olahraga (khususnya sepeda dan yang sedang dijajaki saat ini adalah komunitas lari), komunitas blog, komunitas lingkungan hidup, hingga komunitas penulis bacaan anak (PBA). Dan komunitas yang terakhir inilah yang akan dicoba diangkatnya.

Continue reading “Desain Kaos PBA”

Gathering: Kebersamaan Fantastis

Sosok itu mengernyit. Di kejauhan, seorang kawan berbicara tanpa suara. Bersuara sebenarnya, tapi tak terdengar di telinga sang sosok. Jarak mereka tidak memungkinkan untuk berdiskusi secara normal. Membaca gerakan mulut adalah solusinya. Akan tetapi rumit. Yang ada hanyalah saling tertawa dan lempar-lemparan senyum. Di tengah acara Gathering PBA (Penulis Bacaan Anak) yang superseru (8/1), sosok itu dan kawannya mencoba untuk berkomunikasi, tapi gagal.

Sang kawan, membunuh waktu dan jarak demi acara ini, padahal dia dari Jakarta. Meski acara kumpul-kumpul ini masih tahap regional Bandung, tetapi yang antusias untuk datang banyak juga yang dari luar Bandung. Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tasikmalaya, bahkan yang dari Mojokerto pun ada (yang katanya sudah siap buka cabang di Makassar). Kumpul-kumpul regional Bandung juga tampak pada makanan yang disajikan. Segala macam jajanan tradisional ada di sini.

Continue reading “Gathering: Kebersamaan Fantastis”