Yuk Ah, Ngeblog

Sudah lama juga sosok itu tidak menjadi trainer #alahgaya. Jadi seseorang yang bisa memberikan ilmunya di depan kelas. Anggap saja selama hiatus sosok itu terus mengumpulkan ilmu lebih banyak agar bisa membagi dengan lebih baik lagi. Paling tidak itu alasan terkeren yang bisa diutarakan #ehm. Dan alhamdulillah Rabu kemarin sosok itu kembali menjabat sebagai trainer, yang membahas masalah ngeblog #nyambung. Sebenarnya ilmu sosok itu sama saja dengan para peserta lainnya, hanya saja dibedakan lebih dahulu atau lebih berpengalaman saja. Tidak lebih.

Berangkat dari rumahnya di GBA Barat, sosok itu langsung menggowes dengan kecepatan tinggi menuju Ujung Berung, tepatnya di RM Restu Mande. Jarak 15 km ditempuh olehnya dalam waktu 52 menit. Kira-kira cepat atau standar ya? Rute yang ditempuhnya adalah Jl. Margacinta, nembus ke Jl. Rancabolang, nyebrang Soetta, lalu masuk ke Jl. Parakan Saat, diteruskan via Cisaranten hingga nembus ke Jl. AH. Nasution, belok kanan hingga sampai di lokasi tepat sebelum BTP alias Bandung Timur Plaza yang baru dibuat. Lumayan berkeringat dan hah-heh-hoh apalagi persneling disetel di level tertinggi.

Continue reading “Yuk Ah, Ngeblog”

Menulis dengan Pensil Ajaib

Menulis adalah sebuah profesi. Bahkan, menjadi seorang penulis adalah unik. Ia bisa menjangkau seluruh profesi. Polisi, hakim, guru, pedagang, tukang becak, atau bahkan nelayan sekalipun membutuhkan keterampilan menulis. Paling tidak, menulis diperlukan saat membuat surat cinta, surat sakit, atau surat formal untuk mengurus keluarga.

Menulis pun telah tersirat dalam Al-Quran, khususnya pada ayat-ayat pertama yang diturunkan (QS Al-Alaq, 96). Setelah membaca  (ayat 1), kita diperintahkan untuk memperhatikan aktivitas menulis (ayat 4). Para ulama pun telah mencontohkan berapa banyak karya tulis mereka selama hidupnya sehingga bisa sampai kepada kita meski terpisahkan ribuan tahun sekalipun.

Continue reading “Menulis dengan Pensil Ajaib”