Kamu Mau Jadi Bos?

Menjadi bos? Siapa sih yang tidak mau. Mungkin kalau ditanyakan ke seratus orang, mayoritas atau bahkan semuanya akan menjawab, “Saya mau jadi bos.” Atau mungkin ada yang menjawab lebih ekstrem lagi, “Gile banget kalau ada orang yang nggak mau menjadi bos. Udah bosen hidup kali?”

Ya, itulah nilai manusia yang paling dasar. Memang sudah dari sananya kalau manusia sebagai makhluk sosial yang diberi kelebihan berupa akal pasti akan mengejar sesuatu lebih dari segalanya. Disadari atau tidak, manusia lahir sudah dengan mindset siap berkompetisi dan ingin menjadi seorang pemenang. Bahkan, dalam kerangka hamba Allah yang diperintahkan bahwa hidup ini ‘hanya’ untuk beribadah saja, Sang Pencipta sudah ‘menggarisbawahi’ kalimat “Manusia di mata Tuhan itu semuanya sama, yang membedakannya atau yang paling mulia di sisi-Nya adalah manusia yang paling takwa”. Maksudnya apa? Tentu saja, untuk menjadi manusia yang paling takwa adalah tidak lain harus menjadi manusia yang paling unggul dalam hal keimanan. Kamu harus menjadi nomor satu atau pemenang agar bisa dekat dengan Allah.

Continue reading “Kamu Mau Jadi Bos?”

Advertisements

Siapakah Pemenang KCP?


Sosok itu tersenyum. Ia berhasil mematangkan strateginya untuk mengajak Adek Anin berjalan-jalan di kota Betawi. Ya, mumpung liburan. Dan di sinilah kami, di atas bus Trans Jakarta yang mencoba menjalin sejejak perjalanan dari Pulogadung, Harmoni, sampai ke Benhil. Apalagi kalau bukan menuju sebuah tempat eksotis bernama Plangi. Sebuah tempat nan indah bercat warna-warni yang menghiasi langit, dengan hiasan bunga-bunga bermekaran yang menjadi tempat persembunyian sekelompok kupu-kupu bermain petak-umpet. Itulah imajinasi Adek Anin. Pada saat dijelaskan bahwa Plangi adalah Plaza Semanggi sebagaimana halnya mal-mal yang ada di Bandung, Adek Anin pun merengut.

Continue reading “Siapakah Pemenang KCP?”

Kuis Bang Aswi: Pengumuman

Serba salah. Orang Jawa bilang ‘grasa-grusu’. Pokoknya membingungkan. ‘Rariweuh’ kalau kata orang Sunda mah. Kesibukan di dunia offline menyita habis waktu sosok itu untuk berseluncur di dunia maya. Belum masalah jaringan internet error sejak kemarin. Padahal, ada kewajiban per hari ini. Apalagi kalau bukan pengumuman Kuis Bang Aswi!

Dengan metode penomoran dan bobot nilai, tidak membuat sosok itu tahu siapa pemenangnya. Jumlah total nilai pun dilakukan di akhir penilaian, dan tetap sosok itu tidak mengetahui siapa saja pemenangnya. Barulah ketika disandingkan antara nomor dan nama peserta, sosok itu hanya bisa ‘manggut-manggut’ tentang siapa-siapa saja yang beruntung. Dan semua proses itu dilakukan dengan mencuri waktu kerja di kantor. Fiuhhh!

Continue reading “Kuis Bang Aswi: Pengumuman”

Menjadi Pemenang dengan Menulis

Sosok itu sempat tidak yakin kalau dirinya menang. Ya, ini ingatan beberapa tahun lalu saat dirinya diberikan kepercayaan menjuarai lomba kepenulisan. Begitu pula saat dirinya juga dipercaya memperoleh beasiswa kepenulisan. Besaran materi jangan ditanya. Baginya, itulah rezeki takterduga yang alhamdulillah mampu menyinari kehidupan rumah tangganya. Waktu telah membuktikannya.

Siapa pun ingin menang. Namun syarat untuk menang pun adalah mengikutinya atau berpartisipasi. Omong kosong jika ada yang ingin menang, tapi takberani terlibat. Menjadi pemenang memang dibutuhkan keberanian. Berani menunjukkan hasil karyanya. Berani mempertanggungjawabkannya. Berani dikritik. Berani untuk menerima kekalahan. Berani berkorban. Berani menang.

Continue reading “Menjadi Pemenang dengan Menulis”

Kapan Pertama Kali Nge-Blog?

Ya, kapan sobat baraya pertama kali nge-blog? Masih ingatkah?

Setelah menelusuri ‘harta karun’, saya pun menemukan sejarah bahwa pertama kali nge- blog adalah pada 14 Oktober 2006 yang ditulis di friendster. Itu pun hanya sekali dan lamaaa … nggak pernah ditulis lagi :). Mau tahu isinya apa?

“Baru kali ini gue ngisi yang namanya BLOG! Walaupun udeh lama tau adanya model nyang beginian, tetapi tetap aja gue nggak mau tau dan MALES untuk membuatnya. Padahal, gue dah bisa bisa bikin WEB sendiri. Ya, udah, mudah2an ini menjadi pemicu biar gue mau menulis lagi (dah 2 tahun, Bro, gue nggak nulis –> padalah ngaku2 sebagai penulis)”

Continue reading “Kapan Pertama Kali Nge-Blog?”