Rantai Keberkahan

Alkisah ada seorang manusia bernama Alif yang sedang membangun perusahaan pelatihannya. Ia pun kemudian meminta bantuan seorang kawan dekatnya berupa dana tunai yang akan digunakan untuk melengkapi inventaris kantornya. Alif pun langsung menelepon Hamzah, kawan dekatnya yang sudah sukses itu. Tiga hari setelah menelepon, Hamzah balik menelepon Alif. “Lif, saya sudah transfer uang 5 juta ke rekening ente. Tolong dicek. Mudah-mudahan ente bisa melengkapi inventaris yang dibutuhkan,” ujar Hamzah.

Subhanallah. Tentu hal itu menjadi berita yang mengejutkan dan menggembirakan buat Alif. “Alhamdulillah … alhamdulillah. Makasih, Zah. Ente bener-bener temen yang baik,” jawab Alif tak kuasa menahan debur jantungnya yang mendadak seperti tersetrum. “Tapi tolong diingat, Lif,” sahut Hamzah menyambung, “ente nggak usah memikirkan cara pengembaliannya. Saya sudah ikhlas, kok.” Saat itulah Alif seperti tersengat petir yang berkapasitas jutaan volt. “M-m-a-k-k … sud ente apa?” Hamzah pun menenangkan dengan bahasa khasnya, “Ente sudah pasti paham apa maksud saya. Pergunakan yang bijak ya….”

Continue reading “Rantai Keberkahan”