Tips Bersepeda di Jalan Raya

Keselamatan adalah segalanya, apalagi di jalan raya. Bagi mereka yang sering bersepeda di jalan raya, apakah ber-bike to work (baca: bersepeda untuk beraktivitas) ataukah ber-bike to school, ada beberapa rambu atau aturan selama di jalan raya. Ingatlah bahwa peraturan lalu lintas tidak hanya untuk kendaraan bermotor tetapi juga untuk semua kendaraan dan pelaku jalan raya, termasuk pesepeda.

Selain kelengkapan pesepeda yang harus dipakai selama berkendaraan seperti helm, sarung tangan, sepatu, atau kacamata, sepeda pun jika dimungkinkan harus dilengkapi beberapa peralatan tambahan seperti kaca spion dan lampu reflektor (untuk malam hari). Bagi yang belum paham mengapa kita harus bersepeda di jalan raya dan sudah pasti menyehatkan dibanding memakai kendaraan bermotor, silakan baca-baca lagi di sini.

Continue reading “Tips Bersepeda di Jalan Raya”

Sejarah Tulisan

“Writing” adalah representasi bahasa pada media tekstual dengan menggunakan beberapa tanda atau simbol (yang dikenal sebagai sistem kepenulisan). Budaya menulis dimulai sebagai akibat dari kebutuhan akuntansi. Pada masa milenium ke-4 sebelum masehi, kompleksitas perdagangan dan perkembangan administrasi membutuhkan kapasitas memori yang lumayan banyak, dan tulisan pada akhirnya menjadi salah satu metode perekaman tepercaya yang permanen (Robinson, 2003, hal 36).

Dalam bahasa Inggris, ‘writing’ merujuk kepada dua hal, yaitu sebagai kata benda (tulisan) dan sebagai kata kerja (menulis). Kegiatan menulis sehingga menghasilkan tulisan adalah proses pembentukan kata-kata pada sebuah media, sehingga lahirlah teks-teks. Orang yang menulis pada akhirnya disebut sebagai penulis. Sesuai perkembangan zaman, lahirlah beberapa profesi spesifik yang berkaitan dengan dunia kepenulisan seperti penyair, penulis esai, novelis, penulis drama, jurnalis, dan lain-lain. Di luar itu ada orang-orang yang dikenal sebagai penerjemah dan ghost writer. Sementara orang yang mengelola hasil tulisan secara estetika dan atau tanpa gambar dikenal dengan kaligrafer (pembuat kaligrafi) dan desainer grafis.

Continue reading “Sejarah Tulisan”

Empat Lambang Matematika Kuno

Matematika lebih merupakan semacam bahasa khas daripada suatu badan pengetahuan. Bahasa ini sedemikian sempurna dan abstrak sehingga—mudah-mudahan—dapat dipahami oleh makhluk cerdas di seluruh alam semesta, betapa pun berbedanya organ indra maupun pencerapannya. Tata bahasanya—penggunaannya yang tepat—ditentukan oleh aturan logika. Kosa katanya terdiri dari lambang seperti: angka untuk menyatakan bilangan, huruf untuk menyatakan bilangan yang tak diketahui, persamaan untuk menyatakan hubungan antar bilangan, pi untuk menyatakan perbandingan antara keliling dan garis tengah lingkaran, sin-cos-tan (sinus-cosinus-tangen) untuk menyatakan perbandingan antara sisi-sisi suatu segitiga siku, dan beberapa lambang lainnya untuk menyatakan konsep lain dalam matematika tinggi.

Continue reading “Empat Lambang Matematika Kuno”