Menu Hari Ini: Telur Saus Merah

Sudah dua kali saya merasakan menu yang sama, yang dibuatkan secara istimewa oleh istri saya. Saya sendiri tidak terlalu paham apa nama masakan ini, tetapi agar enak menyebutnya, okelah kita sebut saja makanan ini bernama Telur Saus Merah. Bahan utama makanan ini memang telur, yang lebih tepatnya adalah telur mata sapi atau biasa disebut dengan telur ceplok.

Cara membuatnya mudah saja, yaitu mempersiapkan bahan dasarnya dahulu, yaitu telur ceplok. Jumlahnya terserah, tapi istri saya biasa membuat dua atau tiga saja, sesuai dengan jumlah orang yang mau memakannya. Siapkan pula bawang putih dan bawang bombay, yang setelah diiris langsung ditumis bersama dengan saos (bisa tomat atau cabe tergantung kebutuhan). Untuk menambah selera, istri saya menambahkan sosis yang juga sudah dipersiapkan matang-matang. Bumbu ini dianggap matang apabila saosnya sudah terlihat meletup atau mendidih. Nah, siramkan bumbu ini pada telur dan sosis yang telah dipersiapkan sejak awal. Jadilah Telur Saus Merah yang mmm….

Continue reading “Menu Hari Ini: Telur Saus Merah”

Advertisements

Power of Balance

Kalau kedua anak saya sedang ingin menu telur buat makan, otomatis yang dimintanya pasti telur ceplok. Selain praktis cara membuatnya, tanpa dikocok terlebih dahulu seperti halnya telur dadar, hasilnya pun terdiri dari dua bagian, yaitu bagian kuning yang terletak di tengah dan bagian putih yang mengelilingi kuningnya. Bagian unik dan menarik yang akan saya ceritakan di sini bukan pada telurnya, tetapi pada bagaimana kedua anak saya itu memakan telurnya.

Bibin, anak pertama, lebih menyukai bagian putihnya. Katanya, sih, bagian putih ada ‘kriuk-kriuk’nya, yaitu pada tepinya. Entah mengapa ia tidak begitu suka dengan bagian kuningnya. Berkebalikan dengan anak kedua, Ninin lebih suka bagian kuningnya daripada putihnya. Alhamdulillah, karena keunikan itulah saya atau istri sering menyuapi keduanya secara bersamaan, artinya cukup satu piring, satu porsi, dan hanya satu telur. Tidak ada yang mubazir. Semuanya berlangsung seimbang.

Continue reading “Power of Balance”