Tips Menulis Ala Blogger

Aihhh … blogger naik daun lagi, neh. Kurvanya naik turun sesuai perkembangan teknologi dan mood. Nah, yang terakhir ini memang jadi penyakit banyak blogger, dan juga manusia lainnya (termasuk sosok itu). Meski sempat tenggelam beberapa tahun lalu, ngeblog terus berenang untuk sampai ke permukaan hingga akhirnya sekarang telah berhasil mengapung dan terbang meninggalkan dunia air. Duh, kesannya. Pokoknya, yang dulu blogger hanya bisa disentuh oleh tangan-tangan idealis, kini sudah semakin dilirik oleh banyak kalangan. Banjir undangan pun memenuhi. Asal aktif di grup yang khusus, dijamin bahan tulisan tidak pernah habis. Perut kenyang dan syukur-syukur isi dompet bertambah sudah bukan barang aneh lagi.

Hanya saja, tidak sedikit blogger yang akhirnya malah terbawa arus. Mereka laksana buih di lautan dan tidak memiliki identitas lagi sebagai apa adanya mereka. Ya sebagai pribadi maupun sebagai blogger. Sosok itu sendiri sedang becermin, jangan-jangan dirinya juga telah berubah menjadi buih. Lalu ditiup oleh anak-anak hingga menjadi gelembung-gelembung yang diterbangkan angin menuju entah. Gelembung yang rapuh dan mudah sekali pecah. Idiiih … serem banget. Yup, blogger itu kan unik. Mereka memiliki ciri khas tertentu sehingga wajar kalau akhirnya dipercaya untuk mem-branding sesuatu. Entah itu event ataupun produk. Nah, kalau ciri khas itu hilang, lalu apa bedanya dengan jurnalis? Eh, jurnalis masih mending karena punya payung media. Lah, kalau blogger payungnya apa?

Continue reading “Tips Menulis Ala Blogger”

Advertisements

Tips Menulis Review Produk

Menulis memang membebaskan
Menulis memang menggairahkan
Namun yang terpenting dari semua itu
Siapa di balik sang pena!

Blogger-22Senin, 3 November 2014. Jakarta siang itu masih terik. Belum mengeluarkan Spidi, tubuhnya sudah mengeluarkan keringat. Berangkat hampir pukul 14:00 dari Kelapa Gading menuju FX Lifestyle X’nter dengan bersepeda tentulah bukan perkara mudah. Sinar matahari merupakan salah satu kendalanya. Belum kemacetan, yang memang terjadi di sepanjang perjalanan, apalagi saat memasuki Benhil. Fiuh! Sosok itu pantang ke belakang. Minuman dingin yang dibekalnya cepat memanas. Satu-dua teguk dilakukannya saat ada kesempatan berhenti. Untunglah hawa segar AC di FX Lifestyle X’nter lumayan terasa. Meski hanya segelintir orang yang hadir dan agak mundur dari jadwal, acara pelatihan Menulis Review Produk berjalan dengan baik.

Continue reading “Tips Menulis Review Produk”

7 Tips Menulis Ernest Hemingway

Writing to Heal: pasien asma yang menulis 20 menit sehari lebih cepat sembuh ketimbang kelompok pasien yang tidak menulis ~ James W. Pennebaker (Dept. of Psychology University of Texas, Austin)

Event-30Sebelumnya sosok itu pernah membahas tentang Gerakan Indonesia Menulis dimana salah satu pembicara yang hadir adalah Mbak Tutu yang bercerita tentang Paulo Coelho, Mushashi, dan filosofi pensil. Ada satu topik yang terlewat dalam postingan tersebut, yaitu 7 Tips yang dikemukan oleh Ernest Hemingway (sastrawan Amerika yang berhasil mendapatkan Nobel Sastra). Jika ingin bebas maka menulislah. Ya benar, menulis itu membebaskan dan bahkan menyembuhkan. Persis seperti apa yang telah ditulis oleh Pennebaker di atas.

Continue reading “7 Tips Menulis Ernest Hemingway”

Gerakan Indonesia Menulis

Event-29

Sudah ada banyak gerakan yang lahir di Indonesia. Dari yang sudah berkonotasi negatif sampai dengan yang berkonotasi positif. Salah satu gerakan kedua itu adalah Gerakan Indonesia Menulis (GIM). GIM adalah sebuah gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang mengajak beberapa komunitas kepenulisan. Di Bandung sendiri, acara ini diselenggarakan pada hari Kamis kemarin (6/3) di Hotel Golden Flower. Tokoh yang hadir pada diskusi formal yang non-formal ini adalah Pangestu Ningsih alias Mbak Tutu yang mewakili unsur penerbitan (Mizan) dan Kang Hikmat Darmawan.

Continue reading “Gerakan Indonesia Menulis”

Tips Konsisten Menulis di Blog

kon·sis·ten·si /konsisténsi/ n 1 ketetapan dan kemantapan (dalam bertindak); ketaatasasan. — kontekstual Ling kualitas terjemahan yang diperoleh dengan menerjemahkan ungkapan yang cocok untuk konteks tertentu dan bukannya untuk semua konteks.

Menurut bahasa sehari-hari, konsistensi adalah sebuah janji dalam hati yang dijalankan dengan sebenar-benarnya. Misalnya dalam menulis blog, Bang Aswi menggunakan kata sosok itu sebagai kata ganti pertama maka itulah yang harus dipegangnya saat menulis di blog.

Continue reading “Tips Konsisten Menulis di Blog”

Tips Ngeblog Ala YUI

Yui

Kamu suka Yui? Ah, siapa pula Yui ini? Kata Kang Kabayan, Yui adalah sejenis makanan kampung yang amat nikmat jika dimakan saat masih pagi dan masih hangat, bersanding dengan kopi kental yang sudah pasti masih mengepul asapnya. “Eta mah hui, Kang Kabayan. Ubi!” #lagingaco

Baiklah, Yui adalah selingkuhan sosok itu setelah Metallica. Gadis Jepang ini tidak hanya cantik rupanya tetapi juga amat menawan suaranya. Ia tidak hanya bisa menyanyikannya tetapi juga menciptakan sendiri lagu-lagunya dengan gitar yang selalu ingin dipeluk dan dipetiknya. #jadikepengen

Continue reading “Tips Ngeblog Ala YUI”