Tips Tulisan Headline

Sosok itu yakin bahwa tulisan yang muncul pada headline sebuah situs akan membuat penulisnya merasa bangga. Bagaimana tidak, tulisan itu akan terpampang dengan jelas dan semua mata yang membuka situs bersangkutan langsung disuguhi tulisan dimaksud. Beberapa situs yang dimaksud dan menjadi tampat kumpulnya para blogger adalah BlogDetik, Kompasiana, dan VivaNews. Bahkan fenomena hot threads pada forum kaskus juga begitu luar biasa.

Alhamdulillah, tulisan sosok itu pernah terpampang pada headline situs yang dimaksud di atas. Memang basi karena tulisan yang dimaksud adalah edisi jadul, tetapi takada salahnya kali ini sosok itu akan berbagi tips tentang bagaimana membuat sebuah tulisan itu bisa menjadi headline yang sebenarnya adalah teknik mencuri perhatian admin situs yang bersangkutan.

Continue reading “Tips Tulisan Headline”

EYD dan Tulisan yang Bagus (Bagian 2)

Sebelumnya, telah dijelaskan pada tulisan Mari Ber-TEORI dan Lupakan Titik Koma bahwa pada saat menulis lupakan titik dan koma. Menulislah apa adanya dan nikmati suasana itu tanpa harus memikirkan aturan-aturan yang membuat irama lagu di kepala kamu itu menjadi berantakan. Menulislah apa yang menurut kamu itu baik dan benar. Setelah itu, baru kita bermain pada beberapa poin di bawah ini.

Continue reading “EYD dan Tulisan yang Bagus (Bagian 2)”

Merevisi Kehidupan dan Tulisan

“Revision is one of the true pleasures of writing. I love the flowers of afterthought.” ~Bernard Malamud

Mau nulis apa hari ini? Sosok itu mengernyit. Mungkin menulis tentang lalat yang terbang merendah. Aroma kue bolu mengundangnya untuk mendekat. Kepakannya begitu cepat dan mencipta suara dengung yang khas. Tangan sosok itu pun mengibas. Sang lalat menjauh, melewati pintu dan terbang entah kemana. Sosok itu lalu menggigit kue bolu yang ada di tangannya. Asap mengepul dari cangkir susu coklat semakin menambah seleranya bersarapan.

Keseharian kita semakin monoton? Tentu peristiwa di atas menjadi takbermakna karena sudah menjadi sesuatu yang klasik. Begitu-begitu saja. Bangun pagi, beraktivitas di kamar mandi. Sambil bersantai, mencoba menikmati secangkir kopi atau coklat panas. Ditemani kue bolu atau roti atau gorengan hangat. Takada yang baru. Yah, inilah kehidupan.

Continue reading “Merevisi Kehidupan dan Tulisan”

(Menuju) Tulisan Baik

Saya pernah menjelaskan di sini bahwa latihan adalah segalanya dan tanpa latihan, seseorang bukanlah siapa-siapa. Sobat baraya ingin menjadi perenang maka berenanglah setiap hari agar sobat baraya bisa berenang dengan baik dan menjadi perenang terbaik. Berlatihlah menulis kalau sobat baraya ingin menjadi penulis. Tidak ada alasan kuat untuk tidak menulis setiap hari kalau sobat baraya sudah terjun bebas menjadi penulis profesional. Latihan tidak hanya membuat ketajaman tulisan sobat baraya semakin mantap, tetapi juga membuat sobat baraya semakin dikenal sebagai seorang penulis yang terus menjaga konsistensi atau ritme menulisnya.

Apabila dihubungkan dengan rumus matematika maka A = B dimana A adalah menulis setiap hari sedangkan B adalah tulisan baik. Artinya, menulis setiap hari akan menghasilkan tulisan yang baik. Inilah proses latihan yang terus menerus, yaitu dengan cara membiasakan diri menulis dengan memperbaiki kekurangan cara menulis kita kemarin sekaligus menambah kekuatan tulisan kita dengan segala macam pernak-pernik kepenulisan yang ada (dan kalau perlu menciptakannya sendiri).

Continue reading “(Menuju) Tulisan Baik”

Tulisan Umiku

KETIKA ITU….

Seorang ibu merintih kesakitan di pojok kamar yang sunyi….

Anak : Sakitkah, Bu, sakitkah luka yang menganga dan sangat dalam ini?
Ibu : Iya, Nak. Sangat. (sambil meneteskan air mata)
Anak : Oh Ibu… andaikan saya merasakan apa yang Ibu rasa mungkin tidak akan sekuat Ibu.
Ibu : Jangan, Nak, jangan pernah mengharapkan sesuatu yang orang pun enggan untuk memikirkannya sekalipun.
Anak : Kenapa Ibu bisa bertahan selama 5 tahun ini, menahan rasa sakit yang belum ditemukan obatnya?
Ibu : Kau, kalian anak-anakku yang membuat Ibu merasa mampu untuk bertahan dan berharap sembuh. Demi melihat kalian bahagia serta kalau boleh memohon kepada Allah, bolehkah rasa pasrahku ini menghapus dosa- dosaku yang lalu.
Anak : Apa yang Ibu harapkan dari kami?
Ibu : Bimbinglah Ibu. Ingatkan terus untuk memohon ampun kepada Allah, temani saat sakaratul maut akan menjemput. Bisikkan Allahu Akbar berkali-kali, jangan Laailaaha illallah. Ibu takut bila saatnya nanti tidak sempurna mengucapkannya dan mengubah artinya. Doakan agar Ibu sabar dan mampu menghadapi ini semua. Dan bila nanti Allah memanggilku kembali, kalian harus tegar dan jangan menangis. Kalian sudah besar, tangisan tidak akan menolongku. Doa anak-anak yang soleh dan solehah yang akan menolongku….[]

– 1,5 tahun yg lalu di kamar depan rumah kami

Continue reading “Tulisan Umiku”

Memperindah Tulisan dengan Kutek dan Tahu

Tentu sobat baraya sangat mengenal dengan istilah ‘kutek’. Ya, istilah ini sangat intim dengan urusan memperindah kuku. Kendati sejatinya kuku itu sudah dibuat indah oleh Sang Maha, namun manusia adalah makhluk yang serba kekurangan sehingga dibuatlah kutek sebagai sarana untuk memperindah bagian kukunya. Kini, kutek pun tidak hanya digunakan untuk memperindah kuku tetapi juga bisa digunakan untuk memperindah tulisan. Tidak percaya?!

Continue reading “Memperindah Tulisan dengan Kutek dan Tahu”

Sejarah Tulisan

“Writing” adalah representasi bahasa pada media tekstual dengan menggunakan beberapa tanda atau simbol (yang dikenal sebagai sistem kepenulisan). Budaya menulis dimulai sebagai akibat dari kebutuhan akuntansi. Pada masa milenium ke-4 sebelum masehi, kompleksitas perdagangan dan perkembangan administrasi membutuhkan kapasitas memori yang lumayan banyak, dan tulisan pada akhirnya menjadi salah satu metode perekaman tepercaya yang permanen (Robinson, 2003, hal 36).

Dalam bahasa Inggris, ‘writing’ merujuk kepada dua hal, yaitu sebagai kata benda (tulisan) dan sebagai kata kerja (menulis). Kegiatan menulis sehingga menghasilkan tulisan adalah proses pembentukan kata-kata pada sebuah media, sehingga lahirlah teks-teks. Orang yang menulis pada akhirnya disebut sebagai penulis. Sesuai perkembangan zaman, lahirlah beberapa profesi spesifik yang berkaitan dengan dunia kepenulisan seperti penyair, penulis esai, novelis, penulis drama, jurnalis, dan lain-lain. Di luar itu ada orang-orang yang dikenal sebagai penerjemah dan ghost writer. Sementara orang yang mengelola hasil tulisan secara estetika dan atau tanpa gambar dikenal dengan kaligrafer (pembuat kaligrafi) dan desainer grafis.

Continue reading “Sejarah Tulisan”